Kang Edwin Dorong Petugas Kesehatan “Jemput Bola” Layanan Warga Bandung Kidul
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BandungMBINEWS, — Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri Lokakarya Mini Tribulanan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Bandung Kidul, Jumat (22/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bandung.
Kang Edwin menegaskan komitmennya agar seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat memperoleh layanan kesehatan yang optimal, terutama bagi mereka yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian langsung dari petugas di lapangan.
Ia mendorong agar petugas kesehatan tidak hanya bersikap pasif menunggu kedatangan pasien, melainkan aktif melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui pola pelayanan “jemput bola”.
“Saya berharap peran petugas kesehatan itu bukan menunggu bola, tapi jemput bola. Pelayanan kesehatan harus mendatangi warga, bersama-sama melihat kondisi masyarakat yang sakit,” ujar Kang Edwin.
Usai kegiatan, Kang Edwin didampingi aparat kewilayahan turut meninjau langsung salah satu warga di Kelurahan Mengger RW 03 yang tengah berjuang melawan penyakit kanker usus dan telah lama terbaring di tempat tidur. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons cepat terhadap kondisi warga di wilayah tersebut.
Selain fokus pada layanan kesehatan, Kang Edwin juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan di Bandung Kidul. Bantuan tersebut meliputi sarana olahraga tenis meja untuk beberapa RW guna meningkatkan kebugaran warga, serta seragam untuk ibu-ibu Majelis Taklim yang merupakan hasil aspirasi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, ia berharap sinergi antara legislatif, pemerintah kewilayahan, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif, inklusif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Saat ini belum ada komentar