Lagi, Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan Tingkat Nasional
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, didampingi Ketua Forum Kota Sukabumi Sehat Fitri Hayati, mengikuti prosesi penganugerahan oleh pemerintah pusat, yang dilakukan secara virtual, di Balaikota Sukabumi. Rabu (17/11/2021).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi dinilai berhasil dalam mewujudkan ‘Kota Sehat’ dengan menyajikan sarana umum yang higienis diberbagai lokasi. Hal tersebut, merupakan unsur utama yang membuat Pemerintah Kota Sukabumi, mendapatkan penghargaan Kota Sehat Tahun 2021 dengan kategori Swasti Saba padapa, Rabu (17/11/2021).
Penganugerahan penghargaan, dilakukan secara virtual di Balaikota Sukabumi, dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi serta Ketua Forum Kota Sukabumi Sehat, Fitri Hayati.
“Peran aktif masyarakat dalam mewujudkan kota sehat sangat penting dalam mengokohkan Kota Sukabumi dalam meraih Kota Sehat. Misalnya. untuk tatanan pertama penciptaan sarana umum yang higienis di sekolah, terminal, dan pasar tradisional,” tutur Fahmi, seperti yang dilansir dari akun resmi Dokpim Pemerintah Kota Sukabumi.

Sementara itu, Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kartini Rustandi mengatakan, pada tahun 2021 ini, terdapat 155 kota dan kabupaten di Indonesia, yang diverifikasi menajdi kota sehat. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, terdapat 3 provinsi yang meraih penghargaan sebagai pembina kota dan kabupaten terbaik, kemudian terdapat 25 kota dan kabupaten penerima penghargaan Swasti Swaba Wistara, lalu 4 daerah penerima Sawasti Saba Wiwerda dan 7 kota dan kabupaten penerima penghargaan Swati Saba Padapa.
Berdasarkan data terbaru, saat ini hasil dari monitorin rutin terhadap udara dan air sungai yang bersih, saat ini pengurangan sampah yang terjadi hingga 21,5 persen. Bukan hanya itu, 74,93 persen penanganan sampah serta menambah perbaikan rumah tidak layak huni. Ardan/Wan/Mbi
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar