Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama para pejabat kewilayahan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Khusus (Satgasus) akan kembali menata pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam diskusi bersama Satgagus PKL di Aula Pendopo pada Senin, 30 Mei 2022.

“Kota Bandung ini terancam jadi zona hijau PKL kalau kita tidak memiliki target terukur untuk mempeluas zona merah. Zona merah bagaimana pun harus ditegaskan dan ditertibkan dari PKL,” ungkap Ema.

Melalui Satgasus PKL, Pemkot Bandung menargetkan menertibkan dan menata wilayah-wilayah yang terdapat PKL. Meski, Ema mengakui, jika salah satu tantangannya adalah isu ekonomi para PKL yang menurun setelah penertiban.

“Tapi jangan sampai isu ekonomi malah jadi membuat kota ini jadi semrawut dengan PKL. Zona merah akan kita tertibkan, siapapun di belakang mereka. Sambil kita melakukan pemberdayaan pada masyarakat,” ucapnya.

Meski sempat melakukan beberapa langkah penertiban di tahun-tahun sebelumnya, ternyata masih banyak PKL bandel yang muncul kembali di zona merah. Seperti di wilayah Dipati Ukur, Lengkong Kecil, Cikapundung, Sudirman, Kosambi, Tegalega, Kepatihan, dan Dalem Kaum.

“PKL Tegalega sempat dipindahkan ke Gedebage. Tapi, sekarang di Tegalega muncul lagi PKL baru. Sedangkan Gedebage jadi pasar,” ujarnya.

“Di Jalan Kepatihan juga kita hilangkan tenda biru tahun lalu sebelum almarhum Mang Oded meninggal. Tapi, sekarang kucing-kucingan lagi,” lanjutnya.

Ema menambahkan, belum lagi muncul istilah moko (mobil toko). Pedagang yang awalnya muncul mingguan, tapi sekarang setiap hari mangkal di tempat yang sama.

“Moko juga jadi salah satu tantangan kita,” ujarnya.

Maka dari itu, ia menegaskan, Satgasus PKL perlu menegaklan kembali Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan PKL.

Ia berharap, para pejabat kewilayahan mampu membantu dengan metode ‘bubur panas’. Dengan begitu akan memunculkan rasa “kanyaah” baik dari pejabat maupun para PKL.

“Pakai metode bubur panas, kita sisir dulu sisinya. Kita benahi dulu jalan protokol. Minimal wajah wilayah dulu yang kita benahi. Komunikasikan sesuai perda dengan pendekatan lebih humanis,” imbaunya.

Selain itu, perlu adanya pendataan ulang untuk memvalidasi jumlah PKL di Kota Bandung. Menurut data dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, terdapat 25.000 PKL di Kota Bandung.

“Data juga harus valid dan terbaru. Lakukan pemisahan antara PKL beneran dengan pekerja atau pengusaha. Bisa dicek dari pendekatan modal,” jelasnya.

Setelah melakukan pendataan dan target, maka Satgasus PKL bisa mengajukan APBD perubahan yang akan dilakukan para pertengahan Oktober nanti.

“Harus komitmen dengan target perluasan zona merah dan anggaran pun yang disesuaikan dengan targetnya. Kita bisa perjuangkan di APBD Perubahan pertengahan Oktober nanti,” tuturnya.

Selain itu, perlu juga dilakukan pengawasan rutin secara konvensional dengan patroli yang dibantu Satpol PP. Serta melakukan evaluasi minimal tiap tiga bulan sekali.

“Tadi ada masukan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung untuk mengimbau PKL bandel lewat CCTV. Betul jika teknologi itu membantu. Tapi, pengawasan yang sifatnya konvensional tetap harus dilakukan,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgasus PKL Kota Bandung, Atet Dendi Handiman mengatakan, pembenahan juga akan dilakukan pada lokasi-lokasi yang belum diatur zonasinya.

“Masih ada lokasi-lokasi yang belum diatur zonasinya. Nanti akan kita bahas lebih lanjut. Prinsipnya fasilitas umum tidak diperbolehkan jualan PKL. Kecuali yan diatur dan ditetapkan lain oleh wali kota,” ujar Atet.

Ia juga menambahkan, perlu adanya sinkronisasi dari SKPD terkait dengan Satgasus PKL, baik dari data maupun tupoksi.

“Kita juga akan bahas mengenai anggaran karena selama ini yang konsisten ada itu di Dinas KUKM. Kami gunakan untuk pembinaan dan pemberdayaan PKL dalam meningkatkan usahanya. Sedangkan untuk penegakkan hukum dan penertiban itu belum ada anggarannya,” pungkasnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber […]

  • bank bjb Sambut Fase Baru Kehidupan Ekonomi, Siap Rebound Setelah Covid-19

    bank bjb Sambut Fase Baru Kehidupan Ekonomi, Siap Rebound Setelah Covid-19

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Status new normal alias normal baru telah diterapkan di berbagai daerah. Dengan aktivitas yang selama ini dibatasi dibolehkan kembali beroperasi dengan batasan-batasan yang lebih longgar dan tetap mengacu pada protokol kesehatan COVID-19. Aktivitas ekonomi yang selama ini banyak terinterupsi perlahan kembali menggeliat. bank bjb dengan segudang strategi yang telah diformulasikan bersiap menyambut […]

  • Erick Thohir Resmikan Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta ‘Arts, Culture, Entertainment in a Heritage Place’

    Erick Thohir Resmikan Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta ‘Arts, Culture, Entertainment in a Heritage Place’

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta diresmikan pembukaannya oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia Handriani Tjatur Setijowati dan CEO Pos Bloc Jakarta Jimmy Saputro beserta segenap jajarannya masing-masing. Setelah menjalani renovasi […]

  • 92 Karyawan Terbaik Alfamart, Diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah

    92 Karyawan Terbaik Alfamart, Diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Siapa sangka, dari rutinitas melayani pelanggan di toko Alfamart, seorang kru bisa melangkah ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah umrah. Itulah yang dialami oleh Eer Nurhasanah, karyawan toko Alfamart dari Sukabumi, yang menjadi salah satu dari karyawan terpilih lainnya dalam program ‘Trip Reward Umrah’ Alfamart 2025. Dengan raut wajah penuh haru, Eer mengaku […]

  • SehatQ dan Enervon-C Buka Sentra Vaksinasi di Tangerang

    SehatQ dan Enervon-C Buka Sentra Vaksinasi di Tangerang

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – Startup di bidang health tech SehatQ kembali membuka sentra vaksinasi Covid-19 di pusat perbelanjaan QBig BSD City, Tangerang, Banten. Vaksinasi dosis pertama ini terbuka bagi usia 18 tahun ke atas, yang memiliki KTP tanpa batasan domisili di Indonesia. “SehatQ membuka sentra vaksinasi, kali ini dengan dukungan Enervon-C agar masyarakat yang belum mendapatkan […]

  • Pemkot Sukabumi Terima Bantuan 977 Paket OAT Anak dari PT Indofarma

    Pemkot Sukabumi Terima Bantuan 977 Paket OAT Anak dari PT Indofarma

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima bantuan sebanyak 977 paket Obat Anti Tuberkulosis (OAT) anak dari PT Indofarma (Persero) Tbk. Penyerahan bantuan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Indofarma Hadir untuk Penanggulangan TB Anak” ini, berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Langkah kolaboratif ini dilakukan sebagai upaya […]

expand_less