Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Tegaskan Zona Merah Harus Bersih PKL

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama para pejabat kewilayahan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas Khusus (Satgasus) akan kembali menata pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dalam diskusi bersama Satgagus PKL di Aula Pendopo pada Senin, 30 Mei 2022.

“Kota Bandung ini terancam jadi zona hijau PKL kalau kita tidak memiliki target terukur untuk mempeluas zona merah. Zona merah bagaimana pun harus ditegaskan dan ditertibkan dari PKL,” ungkap Ema.

Melalui Satgasus PKL, Pemkot Bandung menargetkan menertibkan dan menata wilayah-wilayah yang terdapat PKL. Meski, Ema mengakui, jika salah satu tantangannya adalah isu ekonomi para PKL yang menurun setelah penertiban.

“Tapi jangan sampai isu ekonomi malah jadi membuat kota ini jadi semrawut dengan PKL. Zona merah akan kita tertibkan, siapapun di belakang mereka. Sambil kita melakukan pemberdayaan pada masyarakat,” ucapnya.

Meski sempat melakukan beberapa langkah penertiban di tahun-tahun sebelumnya, ternyata masih banyak PKL bandel yang muncul kembali di zona merah. Seperti di wilayah Dipati Ukur, Lengkong Kecil, Cikapundung, Sudirman, Kosambi, Tegalega, Kepatihan, dan Dalem Kaum.

“PKL Tegalega sempat dipindahkan ke Gedebage. Tapi, sekarang di Tegalega muncul lagi PKL baru. Sedangkan Gedebage jadi pasar,” ujarnya.

“Di Jalan Kepatihan juga kita hilangkan tenda biru tahun lalu sebelum almarhum Mang Oded meninggal. Tapi, sekarang kucing-kucingan lagi,” lanjutnya.

Ema menambahkan, belum lagi muncul istilah moko (mobil toko). Pedagang yang awalnya muncul mingguan, tapi sekarang setiap hari mangkal di tempat yang sama.

“Moko juga jadi salah satu tantangan kita,” ujarnya.

Maka dari itu, ia menegaskan, Satgasus PKL perlu menegaklan kembali Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan PKL.

Ia berharap, para pejabat kewilayahan mampu membantu dengan metode ‘bubur panas’. Dengan begitu akan memunculkan rasa “kanyaah” baik dari pejabat maupun para PKL.

“Pakai metode bubur panas, kita sisir dulu sisinya. Kita benahi dulu jalan protokol. Minimal wajah wilayah dulu yang kita benahi. Komunikasikan sesuai perda dengan pendekatan lebih humanis,” imbaunya.

Selain itu, perlu adanya pendataan ulang untuk memvalidasi jumlah PKL di Kota Bandung. Menurut data dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, terdapat 25.000 PKL di Kota Bandung.

“Data juga harus valid dan terbaru. Lakukan pemisahan antara PKL beneran dengan pekerja atau pengusaha. Bisa dicek dari pendekatan modal,” jelasnya.

Setelah melakukan pendataan dan target, maka Satgasus PKL bisa mengajukan APBD perubahan yang akan dilakukan para pertengahan Oktober nanti.

“Harus komitmen dengan target perluasan zona merah dan anggaran pun yang disesuaikan dengan targetnya. Kita bisa perjuangkan di APBD Perubahan pertengahan Oktober nanti,” tuturnya.

Selain itu, perlu juga dilakukan pengawasan rutin secara konvensional dengan patroli yang dibantu Satpol PP. Serta melakukan evaluasi minimal tiap tiga bulan sekali.

“Tadi ada masukan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung untuk mengimbau PKL bandel lewat CCTV. Betul jika teknologi itu membantu. Tapi, pengawasan yang sifatnya konvensional tetap harus dilakukan,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgasus PKL Kota Bandung, Atet Dendi Handiman mengatakan, pembenahan juga akan dilakukan pada lokasi-lokasi yang belum diatur zonasinya.

“Masih ada lokasi-lokasi yang belum diatur zonasinya. Nanti akan kita bahas lebih lanjut. Prinsipnya fasilitas umum tidak diperbolehkan jualan PKL. Kecuali yan diatur dan ditetapkan lain oleh wali kota,” ujar Atet.

Ia juga menambahkan, perlu adanya sinkronisasi dari SKPD terkait dengan Satgasus PKL, baik dari data maupun tupoksi.

“Kita juga akan bahas mengenai anggaran karena selama ini yang konsisten ada itu di Dinas KUKM. Kami gunakan untuk pembinaan dan pemberdayaan PKL dalam meningkatkan usahanya. Sedangkan untuk penegakkan hukum dan penertiban itu belum ada anggarannya,” pungkasnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Targetkan Seluruh PJU Menyala di 2026

    Wali Kota Sukabumi Targetkan Seluruh PJU Menyala di 2026

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melakukan tindak lanjuti kerjasama dengan Tim Simpul Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), untuk program Penerangan Jalan Umum. Melalui Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki tersebut, menjadi penegasan komitmen Pemkot Sukabumi dalam mengatasi persoalan penerangan di wilayahnya. Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, […]

  • Kemenkominfo Berikan Penghargaan Smart Governance Kepada Pemkot Sukabumi, Sekdis: Kedepan Smartcity Harus Standard SNI

    Kemenkominfo Berikan Penghargaan Smart Governance Kepada Pemkot Sukabumi, Sekdis: Kedepan Smartcity Harus Standard SNI

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menerima penghargaan bergengsi. Kali ini, Pemkot Sukabumi menerima penghargaan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), berupa Smart City kategori Smart Governance, di BSD City , Tanggerang, Selasa (14/12/2021). Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, menerima langsung penghargaan yang diberikan oleh Menkominfo Johnny G Plate, di BSD […]

  • Resmi Menjabat Sebagai Sekretaris DPRD, Asep Koswara Siap Emban Amanah Yang Baik

    Resmi Menjabat Sebagai Sekretaris DPRD, Asep Koswara Siap Emban Amanah Yang Baik

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah resmi menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep Koswara, mengaku akan menjalankan amanah apa yang disampaikan oleh Walikota Sukabumi saat dirinya dilantik pada Jum’at, (31/12/2021). Amanah tersebut lanjut Asep, tentu saja salah satunya menjadi penghubung yang baik untuk dua kepentingan. Apalagi, kondisi sinegitas antara Pemerintah daerah dan DPRD sudah baik, tentu saja kedepanya […]

  • Pasca terjadinya Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Prioritaskan Wisata Lokal

    Pasca terjadinya Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi Prioritaskan Wisata Lokal

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota Sukabumi akan memprioritaskan wisata lokal, pasca terjadinya pandemi covid – 19. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat membuka pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata yang diadakan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), disalah satu Hotel kawasan jalan Suryakencana. Rabu, (2/6/2021).”Kota Sukabumi memliki banyak potensibesar dalam wisata lokal. […]

  • Komunitas Musik Jalanan Bogor Beserta Sapol PP Sosialisasikan Protokol Kesehatan

    Komunitas Musik Jalanan Bogor Beserta Sapol PP Sosialisasikan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Komunitas Musik Jalanan (KMJ) Kota Bogor bergandengan tangan dengan Satpol PP setempat untuk menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes). KMJ bersama Satpol PP akan berkeliling untuk mengajak masyarakat menanati prokes sebagai langkah pencegahan Covid-19. Upaya itu diapresiasi Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar. Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sabil Akbar sangat […]

  • Ketua DPRD Apresiasi Kegiatan Rutin PWI  Dan IKWI kota Bandung Bersana SMSI Jabar Bagikan Takjil Gratis

    Ketua DPRD Apresiasi Kegiatan Rutin PWI Dan IKWI kota Bandung Bersana SMSI Jabar Bagikan Takjil Gratis

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews id – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengapresiasi kegiatan rutin berbagi takjil atau iftar gratis yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung dan didukung penuh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat. Hal itu diungkapkan Tedy Rusmawan disela-sela acara berbagi takjil dan iftar gratis […]

expand_less