Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Terima 400 Unit WASHaLOT Dari GIZ- Jerman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan berupa 400 fasilitas cuci tangan yang disebut WASHaLOT 3.0 dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau GIZ, Perusahaan Internasional milik Pemerintah Jerman.

WASHaLOT 3.0 tersebut berupa pipa yang dipasang horizontal. Ketika digunakan harus diisi air di bagian atasnya dan dapat mengalirkan air untuk cuci tangan 5 sampai 10 orang secara bersamaan, serta bersifat portable atau mudah untuk dipindahkan.

Sebanyak 400 unit WASHaLOT tersebut akan disalurkan ke 258 Sekolah dan Madrasah di Kota Bandung. Bantuan diserahkan secara simbolis di Ruang Tengah Balai Kota Bandung pada Selasa 6 April 2021.

Penyerahan simbolis termasuk penandatanganan berita acara serah terima dari Perwakilan GIZ kepada Perwakilan Sekolah dan Madrasah disaksikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial didampingi Perangkat Daerah terkait, Ketua Forum Bandung sehat (FBS), Siti Mutamah dan Wakil Ketua FBS, Yunimar Mulyana.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia menilai di masa pandemi covid-19 ini, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) harus lebih diperhatikan terutama jelang penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penyediaan fasilitas tempat mencuci tangan di sekolah dinilai paling tepat dalam menjalankan salah satu poin dalam protokol kesehatan, yakni 5M yang cukup efektif memutus rantai penyebaran virus covid-19.

“Karena hal itu lebih mudah dan murah untuk dilaksanakan. Di sisi lain juga untuk tetap membiasakan peserta didik melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan sekolah,” katanya.

“Ketika ada kepedulian dari warga luar terhadap Kota Bandung, tentunya ini merupakan sesuatu yang harus menjadi pemicu untuk lebih peduli dan beraksi memastikan semua sekolah dan Madrasah siap melakukan PTM dan PHBS di lingkungan sekolah,” lanjutnya.

Oded pun berpesan untuk Sekolah dan Madrasah yang mendapatkan fasilitas cuci tangan agar bisa menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada anak didiknya. Sehingga harus dipastikan adanya kegiatan secara rutin dan terjadwal, serta perawatan dan pemeliharaan terhadap fasilitasnya.

“Saya berharap fasilitas cuci tangan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, mudah-mudahan anak didik Sekolah dan Madrasah dapat memanfaatkan sebaik-baiknya dan saya minta kepada para guru, pembimbing, pendidik anak anak di sekolah terus bimbing anak-anak untuk memanfaatkan fasilitas ini,” ucapnya.

Sementara itu Development Cooperation Counsellor of the German Embassy-Jakarta, David Tantow mengatakan, Pemerintah Jerman berkomitmen untuk mendukung penangggulangan Covid-19 melalui dana khusus sebesar 1 juta euro.

Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas cuci tangan bagi sekolah di 4 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia untuk membantu memenuhi standar kebersihan dan kesehatan serta membangkitkan aktivitas cuci tangan untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Sejak 2011 Pemerintah Jerman telah mendukung peningkatan air, sanitasi, dan kebersihan untuk sekolah-sekolah, khususnya melalui program GIZ fit for school. Dari laporan yang dilakukan WHO dan UNICEF, Sekolah di Indonesia 73 persen telah mencapai layanan dasar untuk air, 40 persen untuk sanitasu, dan 59 persen untuk layanan dasar kebersihan,” katanya.

“Namun saya percaya, masih banyak hal yang bisa ditingkatkan agar semua sekolah dapat memenuhi standar tingkat layanan dasar untuk wash di sekolah. Dengan fasilitas yang dapat membantu sektor pendidikan di Indonesia diharapkan kita bisa menyediakan akses yang aman untuk anak-anak,” lanjutnya.

Menurut David, WASHaLOT telah dikembangkan dan diuji secara cermat di bawah kolaborasi antara mitra pengembangan, pelaksanaan, dan mitra universitas di Jerman.

“Dengan berbagai perbaikan, fasilitas cuci tangan ini dapat diimplementasikan di berbagai negara. WASHaLOT hanya perlu menggunakan sedikit air dan bersifat mobile yang berarti dapat ditempatkan secara strategis seperti di area pintu masuk sekolah,” ucapnya.

“Fasilitas cuci tangan ini sangatlah baik, dan juga praktis, saya juga senang fasilitas ini diimplementasikan di Sekolah-sekolah di Kota Bandung dan dalam waktu dekat juga akan diimplementasikan di daerah lain di Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FBS, Siti Muntamah mengatakan, penyerahan bantuan fasilitas cuci tangan ini merupakan puncak ikhtiar dalam kolaborasi Pemerintah Kota Bandung yang disambut program dari GIZ untuk membagikan fasilitas cuci tangan di Asia.

“Salah satunya adalah di Indonesia, alhamdulillah kita dapat 400 buah dan ini tentu saja akan kita manfaatkan disebar sedemikian rupa mulai dari TK, SD, SMP dan Madrasah,” katanya

“Tentu saja ini merupakan bagian dari ikhtiar yg dilakukan pemerintah kota Bandung untuk menghadirkan sebuah kolaborasi yang kuat sampai di tingkat Internasional sekaligus untuk menghadirkan PHBS kalau anak-anak sudah kembali lagi ke sekolah,” lanjutnya.

Siti berharap, WASHaLOT memiliki dampak yang sangat besar dapat menghadirkan PHBS di sekolah dan menjadikan anak-anak lebih sehat.

“Karena seperti yang kita ketahui dengan mencuci tangan itu ternyata lebih dari 400.000 anak yang akhirnya terselamatkan dari penyakit diare dan kematian. Selain itu dapat menghadirkan budaya dan cuci tangan pakai sabun atau fasilitas cuci tangan itu bisa dihadirkan dengan sesuatu yang sangat mudah dan dirawat bersama-sama dengan sekolah dan anak anak,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, dengan kerja sama ini menunjukan penanganan pencegahan covid 19 itu adalah tanggung jawab bersama.

“Kami bersyukur, berterima kasih kepada pihak yang memang sangat peduli dalam hal ini dari GIZ untuk memberikan kontribusi kepada dunia pendidikan khususnya di sekolah-sekolah, di satuan pendidikan, untuk fasilitas cuci tangan ini,” katanya.

“Kita juga mengantisipasi hal itu (fasilitas cuci tangan), semua sebagai persyaratan protokol kesehatan yang tentu sangat diperlukan dan ini sangat bermanfaat,” katanya.

“Sampai dengan saat ini, semua sekolah sudah membuat tempat fasilitas cuci tangan, hanya barangkali ukuran sempurna atau tidak sempurna relatif. Dengan bantuan ini akan menambah efektif efisien di sekolah-sekolah,” imbuh Hikmat. (agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Konfercab III Muslimat NU. Wali Kota:  Sinergi untuk Percepatan Pembangunan

    Buka Konfercab III Muslimat NU. Wali Kota: Sinergi untuk Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menegaskan, pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Hal tersebut disampaikan saat membuka Konferensi Cabang III Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Sukabumi, di Toserba Selamat, Kamis (8/1/2026). “Kita tidak bisa membangun Kota Sukabumi hanya oleh pemerintah. Program pembangunan harus dikerjakan bersama seluruh elemen […]

  • Dahlan Iskan Dipanggil KPK terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina

    Dahlan Iskan Dipanggil KPK terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

      JAKARTA, MBInews.id – KPK memanggil Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN periode 2011-2014, terkait kasus dugaan korupsi LNG Pertamina. Pemanggilan ini dilakukan di ACLC KPK pada hari Kamis. Meskipun Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, belum memberikan detail tentang apa yang akan dibahas dalam pemeriksaan tersebut, kasus korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina tahun 2011-2014 […]

  • Sudah Final, Inilah Fraksi-Fraksi Periode 2019 – 2024 DPRD Kota Bandung

    Sudah Final, Inilah Fraksi-Fraksi Periode 2019 – 2024 DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung  – Setelah melakukan serangkai tahapan lobi-lobi Partai Diwakili para Dewan yang Lolos hingga Sidang Paripurna Internal Pembentukan Fraksi-Fraksi Periode 2019-2024 DPRD Kota Bandung sudah rampung dengan Kesepakatan 7 Fraksi. Hingga Rapat Banggar DPRD Kota Bandung antar Pimpinan Fraksi dan anggota digelar di ruang Bamus DPRD Kota Bandung, jalan Sukabumi 30, Kamis, (15/8/19). Rapat […]

  • Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Jalankan Rekomendasi DPRD

    Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Jalankan Rekomendasi DPRD

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan penguatan tata kelola wakaf serta evaluasi Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan agar lebih akuntabel, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. ‎ ‎Sebagai tindak lanjut rekomendasi Panitia […]

  • Terkonfirmasi Positif  12 Siswa dan 1 Guru, Lima Sekolah di Kota Bandung Ditutup

    Terkonfirmasi Positif 12 Siswa dan 1 Guru, Lima Sekolah di Kota Bandung Ditutup

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Sekolah Dadar (PPSD) Dinas Pendidikan Kota Bandung, Bambang Ariyanto mengungkapkan, setelah melakukan tes acak sekitar 2.488 warga sekolah  terdapat 13 orang terkonfirmasi positif covid-19. Dari jumlah tersebut di antaranya yaitu 12 siswa dan seorang guru. Atas hal itu ia mengaku terus melakukan evaluasi bersama dinas terkait soal Pembelajaran […]

  • Teken Angka Kemiskinan Yang Tergolong Tinggi, Pemkot Sukabumi Ciptakan Program Unggulan

    Teken Angka Kemiskinan Yang Tergolong Tinggi, Pemkot Sukabumi Ciptakan Program Unggulan

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berusaha untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini tergolong masih tinggi. Salah satunya dengan menciptakan berbagai program unggulan yang ada saat ini.”Mudah-mudahan kepemimpinan Pak Wali dan saya sebagai wakilnya, angka kemiskinan 4 tahun kedepan bisa berkurang,”ujar Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, usai diskusi Forum Diskusi Dinas […]

expand_less