Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Terima 400 Unit WASHaLOT Dari GIZ- Jerman

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan berupa 400 fasilitas cuci tangan yang disebut WASHaLOT 3.0 dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH atau GIZ, Perusahaan Internasional milik Pemerintah Jerman.

WASHaLOT 3.0 tersebut berupa pipa yang dipasang horizontal. Ketika digunakan harus diisi air di bagian atasnya dan dapat mengalirkan air untuk cuci tangan 5 sampai 10 orang secara bersamaan, serta bersifat portable atau mudah untuk dipindahkan.

Sebanyak 400 unit WASHaLOT tersebut akan disalurkan ke 258 Sekolah dan Madrasah di Kota Bandung. Bantuan diserahkan secara simbolis di Ruang Tengah Balai Kota Bandung pada Selasa 6 April 2021.

Penyerahan simbolis termasuk penandatanganan berita acara serah terima dari Perwakilan GIZ kepada Perwakilan Sekolah dan Madrasah disaksikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial didampingi Perangkat Daerah terkait, Ketua Forum Bandung sehat (FBS), Siti Mutamah dan Wakil Ketua FBS, Yunimar Mulyana.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia menilai di masa pandemi covid-19 ini, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) harus lebih diperhatikan terutama jelang penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penyediaan fasilitas tempat mencuci tangan di sekolah dinilai paling tepat dalam menjalankan salah satu poin dalam protokol kesehatan, yakni 5M yang cukup efektif memutus rantai penyebaran virus covid-19.

“Karena hal itu lebih mudah dan murah untuk dilaksanakan. Di sisi lain juga untuk tetap membiasakan peserta didik melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan sekolah,” katanya.

“Ketika ada kepedulian dari warga luar terhadap Kota Bandung, tentunya ini merupakan sesuatu yang harus menjadi pemicu untuk lebih peduli dan beraksi memastikan semua sekolah dan Madrasah siap melakukan PTM dan PHBS di lingkungan sekolah,” lanjutnya.

Oded pun berpesan untuk Sekolah dan Madrasah yang mendapatkan fasilitas cuci tangan agar bisa menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada anak didiknya. Sehingga harus dipastikan adanya kegiatan secara rutin dan terjadwal, serta perawatan dan pemeliharaan terhadap fasilitasnya.

“Saya berharap fasilitas cuci tangan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, mudah-mudahan anak didik Sekolah dan Madrasah dapat memanfaatkan sebaik-baiknya dan saya minta kepada para guru, pembimbing, pendidik anak anak di sekolah terus bimbing anak-anak untuk memanfaatkan fasilitas ini,” ucapnya.

Sementara itu Development Cooperation Counsellor of the German Embassy-Jakarta, David Tantow mengatakan, Pemerintah Jerman berkomitmen untuk mendukung penangggulangan Covid-19 melalui dana khusus sebesar 1 juta euro.

Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas cuci tangan bagi sekolah di 4 negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia untuk membantu memenuhi standar kebersihan dan kesehatan serta membangkitkan aktivitas cuci tangan untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Sejak 2011 Pemerintah Jerman telah mendukung peningkatan air, sanitasi, dan kebersihan untuk sekolah-sekolah, khususnya melalui program GIZ fit for school. Dari laporan yang dilakukan WHO dan UNICEF, Sekolah di Indonesia 73 persen telah mencapai layanan dasar untuk air, 40 persen untuk sanitasu, dan 59 persen untuk layanan dasar kebersihan,” katanya.

“Namun saya percaya, masih banyak hal yang bisa ditingkatkan agar semua sekolah dapat memenuhi standar tingkat layanan dasar untuk wash di sekolah. Dengan fasilitas yang dapat membantu sektor pendidikan di Indonesia diharapkan kita bisa menyediakan akses yang aman untuk anak-anak,” lanjutnya.

Menurut David, WASHaLOT telah dikembangkan dan diuji secara cermat di bawah kolaborasi antara mitra pengembangan, pelaksanaan, dan mitra universitas di Jerman.

“Dengan berbagai perbaikan, fasilitas cuci tangan ini dapat diimplementasikan di berbagai negara. WASHaLOT hanya perlu menggunakan sedikit air dan bersifat mobile yang berarti dapat ditempatkan secara strategis seperti di area pintu masuk sekolah,” ucapnya.

“Fasilitas cuci tangan ini sangatlah baik, dan juga praktis, saya juga senang fasilitas ini diimplementasikan di Sekolah-sekolah di Kota Bandung dan dalam waktu dekat juga akan diimplementasikan di daerah lain di Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FBS, Siti Muntamah mengatakan, penyerahan bantuan fasilitas cuci tangan ini merupakan puncak ikhtiar dalam kolaborasi Pemerintah Kota Bandung yang disambut program dari GIZ untuk membagikan fasilitas cuci tangan di Asia.

“Salah satunya adalah di Indonesia, alhamdulillah kita dapat 400 buah dan ini tentu saja akan kita manfaatkan disebar sedemikian rupa mulai dari TK, SD, SMP dan Madrasah,” katanya

“Tentu saja ini merupakan bagian dari ikhtiar yg dilakukan pemerintah kota Bandung untuk menghadirkan sebuah kolaborasi yang kuat sampai di tingkat Internasional sekaligus untuk menghadirkan PHBS kalau anak-anak sudah kembali lagi ke sekolah,” lanjutnya.

Siti berharap, WASHaLOT memiliki dampak yang sangat besar dapat menghadirkan PHBS di sekolah dan menjadikan anak-anak lebih sehat.

“Karena seperti yang kita ketahui dengan mencuci tangan itu ternyata lebih dari 400.000 anak yang akhirnya terselamatkan dari penyakit diare dan kematian. Selain itu dapat menghadirkan budaya dan cuci tangan pakai sabun atau fasilitas cuci tangan itu bisa dihadirkan dengan sesuatu yang sangat mudah dan dirawat bersama-sama dengan sekolah dan anak anak,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, dengan kerja sama ini menunjukan penanganan pencegahan covid 19 itu adalah tanggung jawab bersama.

“Kami bersyukur, berterima kasih kepada pihak yang memang sangat peduli dalam hal ini dari GIZ untuk memberikan kontribusi kepada dunia pendidikan khususnya di sekolah-sekolah, di satuan pendidikan, untuk fasilitas cuci tangan ini,” katanya.

“Kita juga mengantisipasi hal itu (fasilitas cuci tangan), semua sebagai persyaratan protokol kesehatan yang tentu sangat diperlukan dan ini sangat bermanfaat,” katanya.

“Sampai dengan saat ini, semua sekolah sudah membuat tempat fasilitas cuci tangan, hanya barangkali ukuran sempurna atau tidak sempurna relatif. Dengan bantuan ini akan menambah efektif efisien di sekolah-sekolah,” imbuh Hikmat. (agg)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karantina Wilayah, Gubernur Jabar Izinkan Daerah  27 Kota/Kabupaten  Lakukan KWP

    Karantina Wilayah, Gubernur Jabar Izinkan Daerah 27 Kota/Kabupaten Lakukan KWP

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengizinkan kepala daerah 27 kabupaten/kota lakukan Karantina Wilayah Parsial (KWP) atau penutupan wilayah untuk tingkat RT, RW, desa, kelurahan, hingga tkecamatan, jika terdapat penyebaran COVID-19 yang cukup masif. “Saya sudah memberikan izin kepada kota/kabupaten untuk melakukan karantina wilayah parsial bila situasinya memburuk, jadi tidak ada istilah […]

  • Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    Relawan Prabowo-Gibran Nyatakan Sikap Dukungannya

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Bandung, MBINews.id – Para seniman se Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas Sawargi menyatakan sikap untuk mendukung dukungan keoada Paslon no. 2, Prabowo-Gibran. Hal itu terungkap dalam sebuah pertemuan yang dilaksanakan di RM Cibiuk kota Bandung, pada Senin, (22/1/2024). Ketua Relawan Sawargi Ridwan Ch.Mafris mengatakan pada pertemuan Senin, 22 Januari 2024 sore itu merupakan sebuah […]

  • TAPD Bersama DPRD Kota Sukabumi Lakukan Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2020

    TAPD Bersama DPRD Kota Sukabumi Lakukan Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2020

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews id – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, mulai melakukan pembahasan kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2020.”Hari ini, kita masih dalam rangka pembahasan kesepakatan (KUA-PPAS), dan mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kesepakatan untuk dibahas selanjutnya,”ujar Sekda Kota Sukabumi Dida […]

  • Yana Resmikan Kampung Wisata Quran Di Kircorn Bandung

    Yana Resmikan Kampung Wisata Quran Di Kircorn Bandung

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Kampung Wisata Quran di Jalan Babakan Sari Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong, Senin (12/8/2019). Kawasan Kampung Wisata Quran ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Syaamil Quran dan Sygma Group. “Para wisatawan bisa mendapatkan penjelasan bagaimana pembuatan Alquran. Ini juga mendukung salah […]

  • Pemkot Cimahi Berikan Penghargaan Kepada 36 Atlet Prestasi

    Pemkot Cimahi Berikan Penghargaan Kepada 36 Atlet Prestasi

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Penghargaan secara simbolis diberikan langsung oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna kepada sebanyak 36 atlet berprestasi di Kota Cimahi. Selain itu, 7 pelatih berprestasi juga turut diguyur penghargaan di Gedung Techno Park Cimahi, Jalan Raya Baros, Sabtu (2/11/2019). Mereka yang diguyur penghargaan itu merupakan atlet yang menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar […]

  • Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    Peradaban Logam di Bandung Telah Ada Sejak 300 Tahun Lalu

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Guru Besar Emeritus Geologi Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, R.P Koesoemadinata mengatakan, artefak yang ditemukan di timur laut Bandung, seperti serpihan batu obsidian, alat batu terpoles, dan tembikar, menunjukkan keberadaan peradaban yang telah ada sejak zaman Neolitikum hingga sekitar 300 tahun yang lalu. Temuan ini menegaskan bahwa leluhur Ki Sunda […]

expand_less