Breaking News
Trending Tags

Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Kota Sukabumi mengaku, tidak pernah tahu adanya pembangunan pedestrian Ahmad Yani yang saat ini tengah dalam pembangunan. Hal itu terungkap saat Paguyuban tersebut melakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi, di Ruang Paripurna DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (1/12/2021).

“Sangat disayangkan sosialisasi ke warga tidak ada, harusnya kita dong diajak ngobrol padahal kita yang paling berdampak,”ujar Ketua Paguyuban Pedagang Toko Ahmad Yani, Ikbal Adenan.

Ikbal menandaskan, semenjak adnaya pembangunan pedestrian tersebut, alami penuruna omset sekitar 60 persen. Pasalnya, pembangunan pedestrian membuat orang malas ke toko karena tidak nyaman.

“Anjlok 60 persen pendapatan kita, karena tadi itu,”katanya.

Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Saat Hearing Dnegan Jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi

Makanya lanjut Ikbal, dalam hearing ini, pihaknya meminta agar para wakil rakyat bisa membantu solusi bagi pengusaha Toko yang berdampak ini.”Kami menaruh harapan kepada para anggota dewan untuk mencari solusi permasalahan ini,”tandasnya.

Ikbal juga mengungkapkan, permasalahan lainya yakni tentang pemasangan tray kabel disepanjang plafon toko- toko Ahmad Yani, tanap izin pemilik tempat atau pemilik toko.”tidak ada izin. Padahal pemasangan trey kabel tersebut merusak properti toko kami , dengan cara membolongi plafon, serta menutup papan toko kami,”ungkapnya.

Selain itu juga, tambah Ikbal, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di nol kilometer yang terlalu mepet ke badan toko, yang dikhawatirkan oleh pemilik toko bisa dijadikan media untuk berbuat jahat.

“bayangin saja PJU itu ujungnya persis di jendel kamar salah satu pemilik toko. Apakah itu tidak menjadi khawatir,”ujarnya.

Tampak PJU yang disoal oleh Paguyuna Pengusaha Toko Ahmad Yani Yang diKhatirkan Memebhayakan Pemilik Toko

Ikbal juga menanyakan, pendestrian itu nantinya itu seperti apa, bagaimana menyikapai masalah kantung parkirnya, PKL nya apakh bisa tertata dengan baik. Sedangkan kalau melihat pembangunanya, jalan menjadi sempit, dan pasti akan terjadi kemacetan.

“Coba lihat, selain jalan menjadi sempit, tempat parkirnya tidak ada, dan itu yang menjadi keresahan kita, karena berdmapak juga kepada pemilik toko. Makanya hari ini kita adukan semuanya kepada anggota DPRD, agar kami bisa kembali nayman dalam berdagang dan tidak alami penurunan omset,”bebernya.

Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Asep Irawan mengungkapkan, sebetulnya koordinasi dan sosialisasai sudah dilakukan yang dilaksanakan di Pemda. Cuman nampaknya belum cukup. Hal itu disadarinya, karena banyak hal-hal yang semula tidak dipikirkan ternyata terjadi dilapangan.

“Sosialisasai dan koordinasi ada, hanya belum cukup saja kiranya,”kata Asep.

Dalam hearing tadi dengan mereka dan para anggota DPRD, yang paling menonjol pelaksanan pemindahan utilitas. Seperti kabel-kabel PLN yang dipasang dipertokoan. Mereka merasa khawatir dan takut, karena menyangkut keamanannya.

“Tapi Alhamdulillah, smeuanya sudha terjawab, karena dalam hearing ini juga, kami menghadirkan pihak dari PLN untuk menjelaskan kepada mereka, bahwa kabel yang akan diganti atau dipasang akan aman, karena menggunakan kabel baru,”katanya.

Seangkan berkaitan dnegan PJU, Asep mengungkapkan, jika PJU itu ada dua. Yakni, PJU estetika yang dipasang sepanjang jalan, dan PJU yang tinggi dipasang di nol kilometer yang dikhawatirkan juga takutnya jadi batu loncatan para pencuri.

“Untuk itu kami akan mencari solusi seperti apa pemasangan PJU yang di keluhkan oleh pemilik toko tersebut,”akunya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, yang sekaligus memimpin hearing, Ivan Rusvansyah, mengungkapkan, pihaknya bersama jajaran Komisi 2 lainya, akan menampung keluhan para paguyuban pengusaha toko yang ada di Jalan Ahmad Yani tersebut dan segera akan menyampaikan ke pihak eksekutif (pemerintah).

“Segera kita akan koordinasikan keluhan ini, ke pemerintah agara ada solusi yang diharapkan oleh paguyubanm,”singkatnya.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Masyarakat, BRI Region 9 Bandung Gandeng Yayasan dan Pesantren Salurkan Sembako

    Peduli Masyarakat, BRI Region 9 Bandung Gandeng Yayasan dan Pesantren Salurkan Sembako

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah kerjanya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 9 Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang berada di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Program bantuan sosial ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan menggandeng tiga mitra strategis, yaitu Yayasan […]

  • Pemkot Sukabumi Apresiasi Kinerja TNI Dan Polri Saat Pengamanan Pelantikan Presiden RI

    Pemkot Sukabumi Apresiasi Kinerja TNI Dan Polri Saat Pengamanan Pelantikan Presiden RI

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUKABUMI – Mbinews.id. Pemkot Sukabumi sangat mengapresiasi kinerja TNI-Polri sehingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 bisa berjalan dengan kondusif diwilayahnya. Kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. “Alhamdulillah, Kami ucapkan terimakasih kepada pihak TNI dan Polri yang telah melaksanakan tugas negara dengan luar biasa mulai dari Pileg hingga pelantikan Presiden terpilih kemarin, TNI dan […]

  • bank bjb Dukung Stimulasi Perekonomian Melalui Restrukturisasi Kredit

    bank bjb Dukung Stimulasi Perekonomian Melalui Restrukturisasi Kredit

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka memberi sokongan perekonomian kepada masyarakat di tengah gejolak yang dipicu pandemi COVID-19 bank bjb siap mengambil langkah penyesuaian atas kebijakan yang dikeluarkan perseroan, khususnya di sektor pembiayaan. Saat ini perseroan tengah menyusun pedoman implementasi restrukturisasi kredit guna menstimulasi perekonomian nasional. Seperti diketahui, pemerintah sendiri menginstruksikan pelaku industri keuangan untuk mengambil […]

  • Pemkot Sukabumi dan BJB Perkuat Sinergi untuk Majukan Daerah

    Pemkot Sukabumi dan BJB Perkuat Sinergi untuk Majukan Daerah

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dan Bank Jabar Banten (BJB) menyepakati penguatan sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kesepakatan itu terjalin dalam pertemuan antara Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan Direktur Utama BJB, Yusuf Saadudin, yang berlangsung di Menara BJB, Bandung, Jumat (01/08). Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan peran koperasi, Badan […]

  • Belajar Soal Pelayanan Publik, Wali Kota Padang Temui Yana

    Belajar Soal Pelayanan Publik, Wali Kota Padang Temui Yana

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah banyak menerima penghargaan terkait pelayanan publik. Bahkan untuk smart city, Kota Bandung telah diakui masuk dalam 50 besar pemerintahan kota pintar atau smart city di dunia. Hal inilah yang membuat Pemkot Padang Sumatera Barat ingin belajar ke Kota Bandung terkait pelayanan publik. Tak hanya itu, dipimpin langsung […]

  • Metoda Kolaboratif Membangunkan dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Perekonomian

    Metoda Kolaboratif Membangunkan dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dan Perekonomian

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Karawang – Untuk membantu kepercayaan dan beban ekonomi masyarakat, Kodam III/Siliwangi menggelar kegiatan kolaboratif bersama Polda, Pemda, Pelaku Usaha dan Unsur lainnya di Sektor 18 Citarum Harum, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (04/03/2023). Kegiatan kolaboratif dikemas dalam berbagai rangkaian. Salah satunya dengan menggelar pasar murah yang menyediakan 1.000 paket sembako berisi […]

expand_less