Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pengurus PWI Desak KPK dan Polisi Usut Dugaan Korupsi Hendry Ch Bangun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA , Mbinews – Penggagas dan perumus  utama Kode Perilaku Wartawan (KPW) PWI, Wina Armada Sukardi, menjelaskan, KPW sudah dengan tegas menyebut, salah satu perbuatan tercela bagi wartawan anggota PWI adalah korupsi uang organisasi dan  keuangan negara.

Sedangkan kemelut yang terjadi di PWI berawal dari dugaan korupsi keuangan organisasi dan uang negara di pengurusan PWI yang baru seumur jagung itu.

Wina Armada Sukardi mengungkapkan itu kepada wartawan, Selasa (6/8/2024), di Jakarta.

Menurut Wina, dana bantuan dari Forum Humas BUMN senilai Rp6 miliar yang masuk ke kas PWI, sudah sempat dikeluarkan sebesar Rp1.771 miliar untuk cashback dan fee orang dalam di PWI (Hendry Ch Bangun dkk).

Perinciannya, sebagai berikut. Untuk Cashback ke BUMN sebesar Rp1.080 miliar dan Rp691 juta untuk ordal alias orang dalam PWI.

Cashback untuk pihak BUMN dibuat tanda terimanya tanggal 29 Desember 2023.  Dalam kuitansi jelas tertera “Untuk pembayaran cashback UKW PWI – BUMN.”

Oleh sebab itu, dalam pandangan hukumnya, bukti ini tidak dapat disangkal lagi, semula uang itu digelontorkan atas nama cashback, dan bukan lainnya.

“Jika belakangan diubah oleh Hendry Ch Bangun dengan istilah lain, itu untuk menutupi penyelewengan dan semata menyamarkan bukti yang ada.”

Tanda terima untuk cashback itu juga dilengkapi dengan tanda tangan. “Padahal pihak Forum Humas BUMN dengan tegas membantah telah mengatur keharusan adanya  cashback, apalagi sampai menerima cashback,” ungkap Wina.

Audit yang dilakukan di Forum Humas  BUMN memang terbukti tidak ada pengeluaran dan penerimaan cashback sebagaimana dimaksud dalam dokumen tanda terima karangan Hendry Ch Bangun Cs.

Wina menjelaskan ada dua hal mendasar terhadap fakta ini. Pertama, semua uang Rp1.080 miliar yang sudah sempat keluar dari kas PWI, perlu dipertanyakan keluar ke mana, karena Forum Humas BUMN membantah telah menerima uang terebut.

“Dari sini saja sudah terang benderang unsur dugaan korupsinya  sudah terpenuhi,” tandas Wina.

Wina mengatakan, dirinya dalam kasus ini  sengaja memilih istilah “korupsi,” lantaran pada saat sekarang, dari praktek tata kelola keuangan negara, semua aset, kekayaan dan keuangan BUMN dimasukan sebagai keuangan negara.

“Pada bagian ini dapat diartikan, korupsi terhadap keuangan BUMN sama dengan korupsi terhadap keuangan negara,” terangnya.

Hal kedua, aliran dana yang sudah sempat keluar dari kas PWI dan ada tanda terimanya yang seakan dari Forum Humas BUMN, menimbulkan dugaan ada pemalsuan tanda tangan pihak Forum Humas BUMN.

“Ini sudah telak menambah unsur pidana,” tegas Wina.

Di mata Wina, unsur pidana semakin jelas, setelah Dewan Kehormatan PWI dalam keputusannya memerintahkan agar uang cashback itu dikembalikan, dan kemudian pengurus PWI mengembalikan uang tersebut, lengkap dengan bukti pengembaliannya di formulir bank.

Ternyata pengembalian uang memang bukan dari Forum Humas BUMN melainkan dari pengurus PWI sendiri dalam hal ini mantan Sekjen PWI, Sayyid Iskandar.

“Dengan  begitu sudah terang benderang  ke mana aliran dana yang sempat melayang hilang,” ujarnya.

Pakar hukum dan etika pers itu mengingatkan, pengembalian uang dalam kasus dugaan korupsi tidaklah menghilangkan unsur tindak pidana korupsinya sendiri.

Paling, katanya, hanya dapat dipakai untuk pertimbangan mengurangi hukuman.

Wina menampik dugaan korupsi ini hanya dilakukan satu oknum pengurus PWI saja.

Menurut Wina, dugaan korupsi ini harus dianggap dilakukan oleh pengurus harian PWI tertinggi dan beberapa jajaran intinya lantaran yang bersangkutan telah menyetujui  semua tindakan tersebut.

Apalagi, Hendry Ch Bangun selalu menyatakan dirinyalah yang bertanggung jawab.

Wina mengungkapkan, dirinya dan beberapa pengurus PWI sedang mempertimbangkan melaporkan mantan ketua umum PWI Hendri Ch Bangun ke KPK dan Polri.

“Organisasi wartawan yang harusnya melaksanakan kontrol, pengawasan terhadap kepentingan umum, eh kok malah terlibat dalam dugaan pusaran korupsi,” kata Wina memberi alasan mengapa dia dan beberapa pengurus lainnya mempertimbangkan bakal melaporkan Hendry Ch Bangun ke KPK dan Polri.

Disinggung soal pemberhentiannya sebagai sekretaris Dewan Penasihat oleh Hendri Ch Bangun, Wina mengaku sama sekali tidak mengubrisnya, dan pemberhentian itu sama sekali tidak memberikan dampak apapun.

Wina lantas menyindir, “Bagaimana mungkin orang yang sudah dipecat dari keanggotaan PWI, dan kartunya sudah dicabut oleh Pengurus PWI Provinsi DKI Jakarta, serta diduga ikut dalam persoalan korupsi uang negara, masih mau dan berani berkata menghentikan pengurus yang resmi dan sah. Tidak masuk logika!” tegas Wina. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Boseh Bike Kini Hadir Di Kawasan Summarecon Bandung

    Boseh Bike Kini Hadir Di Kawasan Summarecon Bandung

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Setelah hadir di kawasan pusat kota, Dinas Pehubungan Kota Bandung kini menghadirkan booth Boseh Bike di kawasan Summarecon Bandung Gedebage Kota Bandung. Boseh Bike adalah sepeda yang disewakan oleh Dishub Kota Bandung. Booth Boseh Bike di kawasan Summarecon berada di di Cluster Crystal dan Taman Sumringah. Boseh Bike dapat disewa setiap hari […]

  • Tiga Tahun Bersama, Ini Rahasia Keharmonisan Oded Dengan Yana

    Tiga Tahun Bersama, Ini Rahasia Keharmonisan Oded Dengan Yana

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Torehan sejarah untuk pertama kalinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengawali perjalanan Oded M. Danial dan Yana Mulyana dalam memimpin Kota Bandung. Bahkan, prestasi yang diraih tersebut berhasil dipertahankan dalam tiga tahun berturut. Menapaki tiga tahun Oded dan Yana pada pekan ketiga September 2021 ini, sebanyak […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Acara Musrenbang di Kecamatan Buah Batu

    Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Acara Musrenbang di Kecamatan Buah Batu

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan AT., M.M., menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Buahbatu, di Aula Kecamatan Buahbatu, Bandung, Kamis (3/2/2022). Dalam sambutannya, Tedy berharap setelah masa PPKM ini seluruh pihak bisa memaksimalkan dan mengupayakan berjalannya program kerja dengan baik. Setiap upaya untuk mengawal usulan dari musrenbang bisa dilaksanakan […]

  • Barnas Adjidin: Acara Bimbingan Mental Dan keagamaan Akan Berdampak Baik Bagi Kehidupan

    Barnas Adjidin: Acara Bimbingan Mental Dan keagamaan Akan Berdampak Baik Bagi Kehidupan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id —  Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar bimbingan mental dengan tema peningkatan iman dan takwa guna mewujudkan pegawai yang berakhlak. Kegiatan  tersebut dilakukan di rooptof DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis (05/10/2023). Dalam sambutannya, Sekretaris DPRD Jawa Barat Barnas Adjidin menyambut positif kegiatan bimbingan mental tersebut. Bahkan pihaknya berharap kegiatan bimbingan mental dengan pendekatan agama […]

  • Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung. Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, […]

  • Pengurus PWI Pusat Diterima Menteri Hukum, Blokir Administrasi Resmi Dibuka

    Pengurus PWI Pusat Diterima Menteri Hukum, Blokir Administrasi Resmi Dibuka

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum terpilih, Akhmad Munir, diterima langsung oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, pada Kamis, 11 September 2025 siang. Pertemuan yang berlangsung tersebut menjadi momen penting bagi kelanjutan perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum menandatangani disposisi […]

expand_less