Breaking News
Trending Tags

Permintaan Pasar Meningkat, Mentan “YSL” Ekspor Enam Komoditas Pertanian Asal Provinsi Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LEMBANG, MBInews.id  – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 6 komoditas pertanian asal Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang terus bertumbuh dan meningkat permintaannya di pasar ekspor. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian mencatat kenaikan sejak Januari hingga pertengahan Juni 2020 dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

“Kita buktikan lagi yang tidak terganggu oleh pandemi Covid, yang ekspor nya juga tetap jalan adalah pertanian,”kata Mentan saat memberikan arahan dalam acara “Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian Indonesia” di Lembang, Selasa (16/06/20).

Salah satunya komoditas yang tinggi permintaannya yakni Kaktus atau anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae ternyata memiliki arti berbeda ditangan eksportir asal Bandung ini.

“Ada lagi yang lebih hebat. Kembang kita yang digarap anak muda dilahan pekarangan menjadi tanaman hias sekarang sudah di ekspor hasilnya sekitar 80 hingga 200 juta pengakuannya dalam sebulan,” ucap Mentan.

Ditengah situasi pandemi ini, ekspor kaktus dari Jawa Barat pada semester I tahun ini meningkat empat kali lipat atau kenaikannya sebesar 13,7 ribu batang dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencapai 2,8 ribu batang. Tujuan ekspornya diantaranya ke Amerika, Kanada, taiwan dan Korsel.

“Ini membuktikan bahwa, kita mampu, kita bisa dan kita harus bangkit. Kami akan ‘support’ penuh apa yang bisa kita lakukan bersama,” terang Mentan SYL.

Selain kaktus, pria yang biasa di sapa SYL ini juga menyerahkan beberapa phytosanitary certificate komoditas pertanian asal Jawa Barat yang akan diekspor ke mancanegara dengan total nilai Rp 15,4 milyar.

Adapun ke-6 komoditas tersebut diantaranya teh, kopi, jeruk purut, sayuran, vaksin dan sarang burung walet. Menurutnya, ekspor itu bagi pemerintah adalah sebuah kebanggaan negara, namun bagi masyarakat adalah sebuah berkah, berkah bagi petani dan pelaku agribisnis serta masyarakat sekitar yang hidup dari sektor itu.

“Seperti jeruk purut, dipasar domestik harganya sekitar 50 ribu, nah di Eropa harganya sekitar 130 ribu, ini kan bagus, ada nilai tambah lebih, apa lagi kalau bisa diolah misalkan, saya yakin kita bisa,” ungkap Mentan SYL.

Selain melepas ekspor komoditas pertanian, Mentan SYL juga melakukan inspeksi dan kunjungan pada rumah kemas serta mengunjungi green house milik PT. Momenta Agrikultura yang juga telah disertifikasi sebagai instalasi karantina tumbuhan.

“Ini sesuai program Kementan yakni Cara Bertindak 4 (CB4 ) tentang pertanian modern atau modern farming. Contohnya green house, grey house, mulsa itu bentuk bentuk pertanian yang akan kita hadapi besok artinya kita tidak terlalu bergantung dengan alam lagi,”tuturnya.

Menurutnya Mentan semua negara membutuhkan tanaman daerah tropis sehingga saat ini komoditas pertanian masih bisa diekspor karna komoditas seperti sayur, buah-buahan atau komoditas lainnya sangat dibutuhkan.

“Kita masih bisa ekspor ke berbagai negara itu berarti komoditas kita dibutuhkan baik sayur, buah-buahan atau komoditas lainnya,”tambahnya.

*Bangkit Bersama Pertanian*

Selain itu, Mentan SYL juga mengapresiasi sistem produksi dan pemasaran berskala menengah atau kemitraan pertanian yang telah diterapkan eksportir dan kelompok tani di wilayah Lembang.

“Mohon pak Dirjen adik-adik kita ini tolong fasilitasi sehingga dengan kredit dia bisa kembangkan lebih baik,”ungkap Mentan SYL.

Jajat, ketua kelompok tani dari desa Sunten Jaya menyebutkan ia dan 30 petani desanya telah bermitra sejak tahun 2018. Letucce dan buncis kenya dibudidayakan dengan bimbingan teknis dan mutu ekspor dari Karantina Pertanian dan eksportir.

“Alhamdulilah, saat ini kami bisa mensuplai 6 ton per bulan untuk diekspor melalui eksportir ke Singapura dan Brunei Darusalam,” ungkap Jajat.

“Ini skema kerjasama yang harus kita dorong dan tularkan di sentra pertanian lain. Masyarakat bisa jadi bagian tindak lanjut dari gerakan Pangan Pekarangan Lestari (P2L), tidak hanya untuk kebutuhan sendiri bahkan bisa diekspor,” harapnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil yang juga mendampingi kunjungan tersebut mengaku siap mengakselerasi ekspor produk pertanian dengan skema kemitraan.

“Kami memiliki klinik ekspor yang dilengkapi dengan aplikasi peta ekspor. Potensi dan sentra dapat dimonitor dan dapat dijadikan landasan bagi pengembangan kawasan pertanian berbasis ekspor,” jelas Jamil.

Informasi pada klinik ekspor dapat diakses melalui kantor layanan karantina pertanian ditanah air.

“Layanan ini adalah bagian dari lima langkah strategis Kementerian Pertanian untuk mencapai target Gerakan Tigakali Lipat Ekspor, Gratieks,” tutup Jamil.

Peningkatan volume, frekuensi, ragam komoditas, jumlah negara tujuan dan penambahan pelaku agribisnis atau eksportir baru khususnya dari kaum muda.(Rep/Wisnu S)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BJB Cabang Kebayoran Baru, Semakin Baik Dan Harus Dipertahankan

    Bank BJB Cabang Kebayoran Baru, Semakin Baik Dan Harus Dipertahankan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, Mbinews.id – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat apresiasi kinerja Bank BJB Cabang Kebayoran Baru. Diketahui bahwa Bank BJB Cabang Kebayoran Baru merupakan cabang BJB yang kinerjanya terbaik ketiga. Dalam kunjungannya pada Senin 27 Desember 2021, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Oleh Soleh, SH menyebut kinerja Bank BJB […]

  • Pemkot Bandung akan Tempatkan Mesin Insinerator di Pasar Kosambi, agar Sampah Bisa Langsung Dikelola

    Pemkot Bandung akan Tempatkan Mesin Insinerator di Pasar Kosambi, agar Sampah Bisa Langsung Dikelola

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menempatkan satu mesin insinerator untuk mengolah sampah di Pasar Kosambi Kota Bandung. Hal itu agar sampah di Pasar Kosambi bisa dikelola dengan lebih baik. Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE, M.Pd saat meninjau penanganan sampah di Pasar Kosambi Jl. Ahmad Yani, pada […]

  • Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung

    Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kunjungan Kerja Komisi B.DPRD Kota Bandung ke DPMPTSP, Telisik Potensi Investasi di Kota Bandung BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar kunjungan sekaligus rapat kerja ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Jalan Cianjur, Kota Bandung pada Rabu, 9 Oktober 2024. Kunjungan sekaligus rapat kerja […]

  • Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id — Rabu malam (04/09/2019) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang Bogor melakukan kajian serius terkait RUU Pertanahan bersama koalisi Mahasiswa Bogor. Sebagaimana diketahui bahwa RUUP direncanakan akan disahkan pada tanggal 24 September 2019 yang bertepatan dengan hari tani. 24 September dipilih menjadi hari tani karena bertepatan dengan lahirnya UUPA 1960. “Hari […]

  • Berikan Bantuan kepada Warga Kuntum Mekar, Ketua PKB Kota Bandung Kunjungi Lokasi Kebakaran

    Berikan Bantuan kepada Warga Kuntum Mekar, Ketua PKB Kota Bandung Kunjungi Lokasi Kebakaran

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pasca kebakaran yang menghanguskan 3 Rumah dan beberapa rumah lainnya yang ikut rusak akibat kebakaran Jum’at (18/9) lalu, salah satu anggota DPRD Komisi D yang juga merupakan Ketua RW 10, H. Erwin, S.E., mengunjungi lokasi kebakaran di Jl. Kuntum Mekar III Rt 3/RW 15, minggu (20/9/2020), sekira pukul 16.00 WIB. Kedatangannya bertujuan […]

  • Jelang Pilpres, Pileg dan Pilkada 2024, KPU Kota Bandung :  Antisipasi Isu  dan Informasi Hoaks

    Jelang Pilpres, Pileg dan Pilkada 2024, KPU Kota Bandung : Antisipasi Isu dan Informasi Hoaks

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung miliki kesamaan pandangan terkait bahayanya berita bohong atau hoaks, bahkan keduanya berkomitmen untuk sama-sama menekan laju sebaran hoaks terlebih menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 2024. Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 pun diharapkan dapat berjalan baik, dan […]

expand_less