Breaking News
Trending Tags

Persiapan Bantuan, Pemkot Bandung Matangkan Data Warga Terdampak Pademi Covid-19 Sampai Tingkat RT/RW

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung matangkan persiapan pemberian bantuan jaringan pengaman sosial bagi warga terdampak Covid-19. Saat ini, Pemkot Bandung juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan provinsi terkait dimulainya pemberian bantuan..

“Daerah menunggu ketentuan yang dilakukan oleh pusat dan provinsi. Tapi kita terus pematangan dalam persiapan terutama pembersihan data agar tepat sasaran. Kita terus berhitung juga kemampuan keuangan,” ucap Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/4/2020).

Ema menuturkan, pendataan masyarakat yang terdampak ini menjadi poin yang krusial dalam pemberian bantuan agar tepat sasaran. Ia memprediksi ada warga miskin baru karena mengalami penurunan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Berbeda dengan warga miskin yang sudah ada sebelumnya, yakni tercatat melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terintegrasi lewat Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung hingga Kementerian Sosial. Di Kota Bandung, warga miskin pada DTKS sebanyak 137.000 KK.

“Kalau yang DTKS ini, Kota Bandung sudah aman yaitu di angka 137.000 KK. Sekarang ini yang cukup luar biasa itu non DTKS, bahkan jumlahnya melebihi data DTKS,” ujarnya.

Ema memaparkan, untuk data non DTKS ini, Pemkot Bandung melalui kewilayahan hingga ke tingkat RT dan RW telah mendata warga non DTKS. Saat ini, terhimpun warga yang terdampak virus corona dari non-DTKS sebanyak 156..125 KK.

Ema mengakui, jumlah tersebut berpotensi mengalami perubahan. Meski begitu, Dinsosnangkis beserta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus memverifikasi dan memvalidasi guna menjamin keakuratan data. Hal itu agar bantuan tidak tumpang tindih.

“Hari ini kita terus mematangkan data warga masyarakat yang terdampak Covid. Data ini sudah kita sampaikan. Walau pun memang wajar ada sedikit dinamika. Kalau hari ini orang aman, besok bisa saja jadi tidak aman,” ujarnya.

Mengenai bentuk bantuannya, Ema memastikan sepenuhnya diberikan dalam bentuk uang. Mekanisme pembagiannya akan bekerja sama dengan PT. POS. Nantinya akan diatur jadwal agar tidak terjadi kerumunan.

Hanya saja, Ema mengakui besaran bantuan masih terus dibahas. Sebab, situasi yang berkembang ternyata warga miskin baru atau yang masuk kategori non DTKS ini mengalami peningkatan signifikan.

“Memang pernah kita bicarakan dengan dewan di forum banggar ada angka sebesar Rp500.000. Itu dengan proyeksi non DTKS sebanyak 98.000 KK. Tapi faktanya sekarang ada sekitar 156.125 KK.. Anggaran yang harus disiapkan selama tiga bulan ini sangat luar biasa,” bebernya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp298 miliar untuk menangani masalah virus corona. Dengan rincian Rp75 miliar untuk penanganan kesehatan, Rp5 miliar operasional gugus tugas. Sedangkan sisanya sebesar Rp218 miliar untuk jaring pengamanan sosial.

Ema mengungkapkan kondisi anggaran saat ini justru berbanding terbalik dengan data non DTKS yang membengkak. Sedangkan sumber pendapatan Pemkot Bandung dari berbagai sektor pajak justru mengalami penurunan drastis.

“Karena kita tahu aktivitas hotel mayoritas tutup. Artinya mendekati nol kita mendapat pajak dari perhotelan. Kemudian dari restoran juga terjadi penurunan cukup drastis. Hiburan sudah tidak ada karena dalam suerat edaran pun itu termasuk aktivitas yang harus sudah tutup,” ujarnya

“Dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pun tidak bisa berharap banyak. Sebab melihat kondisi perekonomian masyarakat ytang juga ikut anjlok ikut terdampak oleh penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Begitupun dari sektor parkir, sambung Ema, juga ikut terdampak mengingat sebagian besar pendapatan pajaknya berasal dari operator. Sementara operator parkis terbesar berada di mal atau pusat perbelanjaan yang saat ini juga tidak beroperasi.

“Yang mungkin bisa diharapkan oleh kita itu pun mungkin Pajak Penerangan Jalan. Tapi itu pun pasti ada penurunan, karena banyak mal yang tidak beroperasional kemudian banyak pabrik yang WFH itu berpengaruh,” ungkapnya. (HMS/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bawaslu Kota Sukabumi puji media massa setempat. Pasalnya, informasi terkait berbagai hal di Bawaslu banyak yang cepat sampai ke media. “Media Sukabumi hebat. Banyak informasi yang cepat sampai ke media,” ujar Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih saat Media Gathering, Jumat (29/11). Hal yang paling […]

  • Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memberikan tanggapan terkait kehadirannya pada Peresmian Gedung Dakwah ANNAS, Minggu, 28 Agustus 2022 lalu, yang menjadi polemik masyarakat. Kang Yana, sapaan akrabnya Yana Mulyana mengungkapkan, kehadirannya dalam peresmian tersebut dalam kapasitas sebagai Wali Kota Bandung yang datang memenuhi undangan warganya. Sebagai Bapak dari masyarakat, dirinya senantiasa berusaha […]

  • Pansus Pemajuan Kebudayaan Usulkan Muatan Lokal Masuk Kurikulum Pelajaran

    Pansus Pemajuan Kebudayaan Usulkan Muatan Lokal Masuk Kurikulum Pelajaran

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus Raperda terkait Pemajuan Kebudayaan DPRD Kota Bandung mengusulkan mata pelajaran muatan lokal masuk kurikulum pelajaran Sekolah Dasar. Hal tersebut dibahas pada rapat kerja Pansus 4 bersama Disbudpar, Bagian Hukum, Tim Naskah Akademik dan Perwakilan Komunitas Kebudayaan Kota Bandung di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat, (16/9/2022). Rapat tersebut dipimpin […]

  • Wow! Lapas Nyomplong Jadi Juara Pada KaKanwil Cup 2021

    Wow! Lapas Nyomplong Jadi Juara Pada KaKanwil Cup 2021

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringati Hari Dharma Karyadhika, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengadakan ajang kompetisi menembak Menkumham Cup. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi mengikuti ajang bergengsi yang diadakan oleh Kemenkumham tersebut. “Alhamdulilah pada kegiatan ini, kita mendapatkan juara 3 pada babak kualifikasi yang diadakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Barat,” tutur […]

  • Panpel HPN  2023:  Ramgkaian Kegiatan Hari Pers Nasional di Gelar di Kota Medan

    Panpel HPN 2023: Ramgkaian Kegiatan Hari Pers Nasional di Gelar di Kota Medan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, MbInews.id – Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang akan digelar di kota Medan, Sumatera Utara sudah disusun oleh Panpel HPN 2023. Ketua HPN 2023, H. Mirza Zulhadi mengatakan bahwa penyelenggaraan HPN di Kota Medan mendatang tetap mengagendakan beberapa program seperti Seminar. “Beberapa kegiatan sudah mantap kita rancang demi memeriahkan kegiatan peringatan […]

  • Seret Nama Ketua KPK Firli Bahuri, Kasus Kebocoran Dokumen ESDM Naik ke Tahap Penyidikan

    Seret Nama Ketua KPK Firli Bahuri, Kasus Kebocoran Dokumen ESDM Naik ke Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Polda Metro Jaya dikabarkan menaikkan status dugaan kebocoran dokumen penyelidikan di Kementerian ESDM ke penyidikan. Kasus ini disebut-sebut menyeret nama Ketua KPK Firli Bahuri. Menyangkut dugaan kebocoran dokumen ESDM telah naik ke penyidikan, dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto sendiri mengkonfirmasinya. Dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Selasa, 20 Juni, Karyoto […]

expand_less