Breaking News
Trending Tags

Ratusan Buruh KBB Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id– Wacana pemerintah menaikan iuran BPJS Kesehatan, ratusan buruh asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam koalisi sembilan serikat buruh mendatangi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Cimahi, Jalan Sangkuriang pada Kamis (19/9/2019). Mereka menyuarakan penolakan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Seperti di kabarkan sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas satu naik dua kali lipat dari Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu. Dari pantauan di lapangan, di atas mobil komando tampak orator terus menyuarakan penolakan rencana pemerintah menaikan iuran BPJS Kesehatan serta menuntut BPJS Kesehatan meningkatkan pelayanan.

Menurut Koordinator Koalisi sembilan, Dede Rahmat mengatakan, akhir dari aksi ini serikat buruh merasa kecewa karena tidak bisa menemui kepala cabang BPJS Cimahi. Mereka hanya diterima bawahan sekelas kepala bidang yang tidak memiliki kapasitas untuk menentukan kebijakan.

“Kami sedikit kecewa karena kepala cabang tidak mau menemui kami, hanya kabid yang bukan penentu kebijakan,”ujar dede di depan kantor Cabang BPJS Cimahi.

Dede yang juga Sekretaris Konsulat Cabang, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengatakan tuntutan buruh ialah menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan karena memberatkan masyarakat. “Padahal pemberitahuan aksi ini sudah diketahui mereka seminggu sebelumnya, ketiadaan Kepala Cabang menunjukan bahwa tidak ada itikad baik dari mereka,” tegas Dede.

Menurut dia, selain penolakan kenaikan iuran buruh juga menuntut perbaikan pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan Cimahi. Pada prakteknya banyak sekali pelayanan yang mengecewakan peserta BPJS. “Entah bagaimana di lapangan kita temukan buruh sakit hanya dirawat tiga hari, belum sembuh suruh pulang dulu, baru boleh berobat lagi, kenapa!?,” jelasnya.

Bukan hanya itu, buruh juga meminta manajeman yakni pengawas BPJS menindak tegas pengusaha nakal yang tidak mengikutsertakan pekerjanya menjadi peserta BPJS sesuai aturan yang berlaku. “Tindak tegas pengusaha nakal. Data kami dari 3ribu perusahaan kecil dan besar di KBB hanya 30 persen yang sudah mengikutsertakan pekerjanya di BPJS Kesehatan, namun BPJS tidak pernah melakukan tindakan,”katanya.

Buruh KBB juga mengancam akan melakukan aksi lebih besar dengan melibatkan ribuan masa menggedor kantor wilayah BPJS Kesehatan Jawa Barat.

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Ilman Muttaqien mengatakan, secara keseluruhan aspirasi buruh kali ini diterima dan akan disampaikan kepada pimpinan.

“Pimpinan (kepala cabang) tidak ada di tempat dikarenakan ada dinas luar kota tanggal 18-20 September ke Riau, Sumatera memenuhi kewajiban kegiatan internal BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Ia menyatakan, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk sesegera mungkin menindaklanjuti aspirasi hari ini, “dengan mengundang kembali para pimpinan SP/SB se-KBB untuk dapat bertemu dengan kepala cabang,” katanya.

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO,  Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO, Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan akan terus lakukan 3T (tracing, tracking, treatment) sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Meski pun saat ini, pelacakan epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung sudah di atas standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Kita tetap lakukan 3T dengan pegangan ketentuan dari WHO yaitu harus mencapai 1 per […]

  • Peforma Bisnis bank bjb Semakin Solid, Nancy Adistyasari Raih The Next Top Leader 2022

    Peforma Bisnis bank bjb Semakin Solid, Nancy Adistyasari Raih The Next Top Leader 2022

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari berhasil meraih penghargaan sebagai The Next Top Leader 2022 versi Majalah Infobank karena kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan bisnis bank bjb semakin solid, dan mendukung berbagai program usaha kecil menengah sehingga semakin berkontribusi bagi pertumbuhan bisnis bank bjb. Penghargaan tersebut diberikan Infobank dalam Forum Infobank […]

  • Drs.Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Periode 2025 – 2030

    Drs.Akhmad Munir Resmi Jadi Ketua Umum PWI Periode 2025 – 2030

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews – Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 yang digelar di Cikarang, Kabupaten Bekasi Sabtu 30 Agustus 2025 resmi menetapkan Drs. H. Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI peri3ode 2025–2030. Dalam pemilihan tersebut, Akhmad Munir meraih 52 suara, sementara pesaingnya Hendry CH Bangun mendapatkan 35 suara. Disampaikan Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers […]

  • H. Eep Berharap Musrenbang Harus Berinovasi Dalam Pembangunan Kab Bandung

    H. Eep Berharap Musrenbang Harus Berinovasi Dalam Pembangunan Kab Bandung

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Kalau ada aspirasi atau masukan dari masyarakat yang sifatnya baik yang namanya Topdown maupun Boton Up , jangan sampai ada perubahan dicoret atau dihilangkan,” Ujar H. Eep Jamaludin, Anggota DPRD Kab Bandung, Usai Musrenbang Kec Ciwidey Kab Bandung. (25/2/2025). Lanjut H. Eep, perubahan bisa dicoret atau dihilangkan, apabila tidak sesuai dengan […]

  • Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Diaga Muda Indonesia Kabupaten Sukabumi menolak pengesahan RUU Omnibus Law atau Cipta Kerja. Pasalnya DPR RI sama sekali tidak mengakomodir kepentingan Rakyat. ” Kami menyangkan atas sikap yang diambil oleh DPR RI karena telah menetapkan RUU Omnibuslaw menjadi UU, kami melihat bahwa atas penetapan Omnibus Law ini DPR RI tidak mengindahkan apa […]

  • Wali Kota Sukabumi Memotivasi Peserta SKD CPNS 2021

    Wali Kota Sukabumi Memotivasi Peserta SKD CPNS 2021

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meninjau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021, untuk formasi Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi, yang digelar di Telkom University Bandung, Kamis (23/9/2021). Fahmi memastikan pelaksanaan SKD CPNS tahun 2021, berjalan lancar. Tak hanya itu, Fahmi juga meberikan motivasi kepada peserta, agar […]

expand_less