Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sekda Beberkan Sejarah Hari Jadi Kota Bandung di Sidang Paripurna DPRD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG , MBinews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, H. Ema Sumarna memaparkan sejarah Kota Bandung dari masa ke masa hingga pengukuhan Hari Jadi Kota Bandung disepakati bersama di Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung dalam peringatan HJKB ke 210 di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi 30 Bandung, Jumat (25/9 /2020).

Betapa pentingnya sejarah untuk generasi muda dan yang akan datang serta anak cucu kita agar mereka mengetahuinya.

Inilah paparan yang disampaikan Ema Sumarna dalam sidang paripurna tersebut.

“Kota Bandung tepat berusia 210 tahun. Untuk ukuran sebuah kota, Kota Bandung terhitung belum terlalu tua. Karena masih ada sejumlah kota lainnya di Indonesia yang berusia lebih dari 210 tahun.

Kota Badung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri.

Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi, dengan Bupati pertama Tumenggung Wiraangunangun. Beliau memerintah Kabupaten Bandung hingga tahun 1681.

Semula Kabupaten Bandung beribukota di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Ketika kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati ke-6, yakni R.A Wiranatakusumah II (1794-1829) yang dijuluki “Dalem Kaum I”, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan Hindia Belanda, dengan gubernur jenderal pertama Herman Willem Daendels (1808-1811).

Untuk kelancaran menjalankan tugasnya di Pulau Jawa, Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) dari Anyer di ujung barat Jawa Barat ke Panarukan di ujung timur Jawa timur (kira-kira 1000 km). Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing.

Di daerah Bandung khususnya dan daerah Priangan umumnya, Jalan Raya pos mulai dibangun pertengahan tahun 1808, dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada.

Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Asia Afrika – Jalan A. Yani, berlanjut ke Sumedang dan seterusnya. Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels melalui surat tanggal 25 Mei 1810 meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari), mendekati Jalan Raya Pos.

Rupanya Daendels tidak mengetahui, bahwa jauh sebelum surat itu keluar, bupati Bandung sudah merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan.

Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan, terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang).

Alasan pemindahan ibukota itu antara lain, Krapyak tidak strategis sebagai ibukota pemerintahan, karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan.

Sekitar akhir tahun 1808/awal tahun 1809, bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah dari Krapyak mendekali lahan bakal ibukota baru. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir, selanjutnya pindah lagi ke Kampur Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang).

Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung, bahkan pembangunan kota itu langsung dipimpin oleh bupati. Dengan kata lain, Bupati R. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810,” paparan Ema Sumarna.

“Bersama Kita Tangguh Melawan Covid-19,” pungkasnya. (WAN/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semester Satu, DPRD dan Pemkot Sukabumi Rampungkan Empat Raperda

    Semester Satu, DPRD dan Pemkot Sukabumi Rampungkan Empat Raperda

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Periode Januari hingga Juli 2021 (semester satu), Pemkot Sukabumi bersama DPRD setempat baru merampungkan empat Rancangan Peraturan Daerah (raperda) dari 11 raperda yang menjadi agenda pembahasan.”Sampai dengan semester satu ini, kami baru menuntaskan empat raperda, dan sisanya masih dalam perjalanan pembahasan,”ujar Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum, Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Tri […]

  • Pemkot Wajibkan  Ojol Wajibkan Kantongi Surat Bebas Covid-19

    Pemkot Wajibkan Ojol Wajibkan Kantongi Surat Bebas Covid-19

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) untuk mengantongi surat bebas Covid-19. Hal itu menjadi syarat bagi ojol untuk bisa kembali mengangkut penumpang. “Kami minta mitra ini memiliki surat keterangan bebas Covid-19. Surat tersebut tentu dikeluarkan oleh institusi yang berwenang dalam hal ini adalah lembaga kesehatan,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota […]

  • Terbaik se Indonesia, Kota Sukabumi Raih Penghargaan PPD

    Terbaik se Indonesia, Kota Sukabumi Raih Penghargaan PPD

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemeritah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menorehkan pretasi yang bergengsi tingkat Nasioanal. Kali ini, penghargaan yang diraih, sebagai Kota Terbaik I se Indonesia dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, kepada […]

  • Akibat Naiknya Harga Minyak Curah, Pedagang Kehilangan Omset Hingga 40 Persen

    Akibat Naiknya Harga Minyak Curah, Pedagang Kehilangan Omset Hingga 40 Persen

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Harga minyak curah hingga saat ini masih tergolong tinggi. Semenjak alami kenaikan di bulan oktober lalu, komoditas tersebut saat ini berada di angka Rp18 ribu per kilogram. Sedangkan minyak goreng dalam kemasan mencapai Rp18.500. “Sampai saat ini, harga minyak curah dan kemasan masih tinggi,”ujar Kepala Seksi Pengawasan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan […]

  • DKPP Kota Bandung Gelar GPM dengan Komoditas Harga Terjangkau

    DKPP Kota Bandung Gelar GPM dengan Komoditas Harga Terjangkau

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman PT. Malleesso Investama Abadi, Jalan Mekar Mulya Panyileukan, Kota Bandung, Senin 1 April 2024. Berkolaborasi dengan Viva Dahlia, GPM kali ini juga diselenggarakan serentak secara nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang hari besar nasional […]

  • Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    Edwin Senjaya Berpartisipasi dan Dukung Penuh Donor Darah

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri acara undangan LPM Kelurahan Wates, Kecamatan Bandung Kidul, di Kantor Kelurahan Wates, Senin (27/2/2023). Acara Aksi Sosial Donor Darah Jilid 5 dengan tema “Ubah Niat Baik menjadi Aksi Baik Saatnya Peduli Saatnya Berbagi,” ini diadakan oleh LPM Kelurahan Wates Kecamatan […]

expand_less