Breaking News
Trending Tags

Tandamata Untuk Negeri, Bank bjb Dari Waktu Ke Waktu Tren Terus Meningkat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBINews.id, BANDUNG – SESUAI tagline yang diusung, kehadiran dan keberadaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bjb) diharapkan menjadi hadiah atau tanda mata yang memberikan manfaat terbaik bagi negeri Indonesia. Bahkan, pemakaian kata “tandamata” ini pun inline dengan produk unggulan bjb yang sudah dipatenkan hak atas kekayaan intelektualnya.

Secara historis, pada 2008 silam bjb memiliki visi “Menjadi 10 Bank Terbesar dan Berkinerja Baik di Indonesia.” Sejak saat itu, perseoran mengusung tagline “Tandamata untuk Negeri” dan kian dikukuhkan pada 2017.

Bahkan, dengan tetap mengusung tagline “Tandamata untuk Negeri” perseroan mengubah visi. Transformasi itu berdasarkan SK Direksi Nomor 0449/DIR-PST/2020 pada 9 Juli 2020. Kini, visi Bjb “Menjadi Bank Pilihan Utama Anda” yang artinya menyatakan cita-cita dan tujuannya untuk menjadi bank yang terbaik dengan memberikan layanan terdepan yang dapat menjawab kebutuhan bisnis dan transaksi nasabah yang semakin dinamis. Diharapkan, bjb menjadi bank utama yang dipilih masyarakat untuk keperluan bertransaksi perbankan maupun kebutuhan bisnis nasabah.

Direktur Konsumer & Ritel bjb Suartini mengatakan, tagline yang diusung itu pun mempengaruhi produk dan layanan yang diberikan kepada masyarakat. Berdasarkan perkembangan produk tabungan konsumer pada 2019-2020, terdapat sejumlah jenis produk tabungan yang seluruhnya mencantumkan kata “tandamata”.
Tapi, dari semua varian itu, produk Tabungan Tandamata tercatat paling tinggi. Pada Desember 2020, produk itu memiliki volume Rp12,5 triliun dari 1,9 juta number of account (NoA) . Angka itu, diakuinya, tertinggi dari total produk tabungan yang memiliki volume Rp22,3 triliun dari 4,9 juta NoA.

Tak hanya jadi primadona, Tabungan Tandamata juga menunjukkan peningkatan yang selalu tajam. Pasalnya, pada Desember 2019 produk Tabungan Tandamata itu tercatat memiliki volume Rp14,4 triliun dengan 2,1 juta NoA.

“Melihat perkembangannya, pada grafik tren tabungan perorangan itu terus meningkat dari waktu ke waktu,” tambahnya.

Suartini menuturkan, perseroan memiliki basis nasabah yang relatif loyal dengan jumlah sangat besar. Mereka yakni aparatur sipil negara (ASN), pensiunan, dan masyarakat lokal, terutama di wilayah Jabar-Banten.

Bahkan, kredit konsumer didominasi kredit guna bhakti (KGB) yang merupakan fasilitas kredit untuk debitur berpenghasilan tetap dengan tujuan penggunaan konsumtif multiguna yang diperuntukkan bagi ASN, pegawai BUMN/BUMD, pegawai lembaga negara atau instansi pemerintah non-PNS, anggota TNI/Polri, pegawai swasta atau yayasan, kepala dan wakil kepala daerah, anggota dewan, perangkat desa dan lain. Total kredit KGB sebesar 67,62% dari total kredit konsumer.

Secara umum, dia menyebutkan kinerja operasional dana pihak ketiga (DPK) konsumer untuk produk tabungan itu cenderung meningkat. Pada 2016, DPK produk tabungan itu tercatat sebesar Rp16,8 triliun yang terus meningkat menjadi Rp17,7 triliun (2017), Rp 17,9 triliun (2018), Rp 20,6 triliun (2019), dan Rp20,3 triliun (2020). (*)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    Anggota DPRD Jabar, Ade Kaca Sebut Pemahaman Empat Pilar Berangkat Dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB.GARUT, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ade Kaca sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Kader Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Sabtu (15/10/22). Ade Kaca mengatakan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus berangkat dari lingkungan terkecil yakni keluarga. […]

  • konferensi virtual, Kota Bandung Dan Mebourne Berbagi Ilmu Penanganan Covid-19

    konferensi virtual, Kota Bandung Dan Mebourne Berbagi Ilmu Penanganan Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Penanganan wabah Covid-19 di Kota Bandung ternyata hampir serupa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Melbourne Australia. Namun ada sejumlah hal yang bisa dicontoh Kota Bandung dari Melbourne.  Hal itu terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wali Kota Melbourne, Sally Anne Capp bertukar pikiran mengenai penanganan Covid-19 melalui konferensi video, […]

  • Fokus Pengawasan Pasar,  DKP3 : Kota Sukabumi  Aman Tidak Ada Daging Sapi Bercampur Daging Babi

    Fokus Pengawasan Pasar, DKP3 : Kota Sukabumi Aman Tidak Ada Daging Sapi Bercampur Daging Babi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, terus melakukan pengawasan terhadap pangan yang beredar. Terutama, saat ini fokus terhadap pangan jenis daging sapi. Pasalnya, saat ini ada daerah yang menemukan peredaran penjualan daging sapi dicampur dengan daging babi.”Makanya kita lebih inten lagi dalam pengawasan kelapanga,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri […]

  • Bikin Pemyakit! Sampah  Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    Bikin Pemyakit! Sampah Menumpuk Hiasi Wajah Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tahun terkahir masa jabatan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Namun di sisa waktu yang ada justru terkesan kurangnya partisipasi dari Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD). Salahsatunya persoalan penanganan sampah yang saat ini semakin menghiasi wajah Kota Bandung. Tumpukan sampah yang dalam beberapa hari […]

  • Potensi zakat di Jawa Barat Mencapai Kisaran Rp.33 Triliun tapi hanya bisa terhimpun Rp.7 triliun

    Potensi zakat di Jawa Barat Mencapai Kisaran Rp.33 Triliun tapi hanya bisa terhimpun Rp.7 triliun

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam indikator pemetaan potensi zakat di wilayah Jawa Barat, bahwa zakat umat bisa mencapai dikisaran Rp.33 triliun, namun hanya bisa terhimpun sebanyak Rp.7 triliun. Penghimpunan zakat , baik melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat langsung maupun terhimpun di beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah terdaftar dan terverifikasi BAZNAS. […]

  • Gus Ahad: SMA dan SMK Negeri di Kota Bogor Harus Maksimalkan Rombongan Belajar

    Gus Ahad: SMA dan SMK Negeri di Kota Bogor Harus Maksimalkan Rombongan Belajar

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Bogor harus bisa memaksimalkan jumlah rombongan belajar (Rombel) di masing-masing sekolahnya. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya saat kunjungan kerja Komisi V Ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II di Kota Bogor, […]

expand_less