Breaking News
Trending Tags

Tingkatkan Koperasi, KUMKM Kota Bandung Luncurkan JUK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung meluncurkan Jaringan Usaha Koperasi (JUK) untuk meningkatkan kapasitas koperasi Kota Bandung di Hotel Prama Grand Preanger, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (25/2/2020).

JUK merupakan upaya untuk mempertemukan dan mengoordinasikan koperasi-koperasi untuk saling bermitra dan bersinergi melalui konsep “Belanja Bareng”. Dengan konsep ini, koperasi serba usaha memiliki produk berkualitas dengan harga bersaing.

“Dengan JUK ini diharapkan harga barang setiap koperasi bisa lebih murah dan saling menguntungkan, dan sebagai langkah konkret mampu menigkatkan daya beli masyarakat,” ungkap Kepala Dinas KUMKM, Atet Dedi Handiman.

Menurutnya, pengembangan JUK yang kuat dan kerja sama antar koperasi yang erat dan saling menguntungkan merupakan faktor penting dalam menumbuhkan potensi koperasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembinaan koperasi oleh dinasnya.

“Kami sudah melakukan berbagai langkah, seperti memfasilitasi temu usaha pengusaha besar dengan koperasi, FGD Jaringan Usaha Koperasi dengan koperasi-koperasi yang berkomitmen untuk belanja bareng,” jelas Atet.

Pada program ini, Dinas KUMKM menggaet berbagai perusahaan penyedia barang konsumsi, seperti Bulog SubDivre Jawa Barat, Indofood, Unilever, dan SB Mart. Selain itu, Atet juga memberikan pelatihan kepada koperasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Upaya ini diapresiasi oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna. Menurutnya, penting bagi koperasi untuk memiliki ‘agility’ sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman. Sebab, koperasi harus bersaing dengan banyaknya usaha-usaha besar di Kota Bandung yang jumlahnya lebih dari 800 unit usaha.

“Paradigma ini harus diubah setahap demi setahap. Kalau mengandalkan yang konvensional akan jalan di tempat. Kalau koperasi semua bisa bekerja sama didukung teknologi kekinian, saya punya optimisme,” ujar Ema.

Jejaring koperasi ini menjadi langkah perubahan baru sebagai jawaban atas tuntutan zaman. Ema percaya jika koperasi bergerak bersama, fungsi koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa bisa kembali dijunjung tinggi.

“Kalau bergerak bersama, saya yakin koperasi yang mati suri bisa hidup kembali. Kalau masing-masing, sendiri-sendiri, kita tidak bisa bersaing dengan perusahaan atau pemodal besar. Di Kota Bandung ini ada lebih dari 800 toko modern. Kalau ini tumbuh tidak terkendali koperasi bisa mati,” serunya.

Sebagai langkah konkret JUK, Dinas KUMKM memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman antara beberapa koperasi yang akan berkolaborasi, di antaranya Kopontren Daarut Tauhid dan KKP ITB, Koperasi Karyawan Kopertis Wilayah IV, Koperasi Karyawan Fathul Huda, dan Kojamas At-Taqwa. Selain itu, telah ada 100 koperasi yang telah berkomitmen untuk bergabung ke dalam JUK ini.(mbi**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinkronisasi Arah Pembangunan, Jadi Fokus Musrenbang RKPD 2027 Kota Sukabumi

    Sinkronisasi Arah Pembangunan, Jadi Fokus Musrenbang RKPD 2027 Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 305
    • 0Komentar

    SUKABUMI ,MBINews.id- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menegaskan, pentingnya sinkronisasi arah pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (8/4/2026). Menurutnya, Musrenbang RKPD menjadi momentum strategis untuk menyatukan kebijakan pembangunan agar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Musrenbang ini harus […]

  • Ratusan Mahasiswa Syamsul Ulum Siap Abdikan Diri Untuk Masyarakat

    Ratusan Mahasiswa Syamsul Ulum Siap Abdikan Diri Untuk Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id, – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul Ulum Sukabumi siap menerjunkan ratusan mahasiswa untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Selama satu bulan, mahasiswa KKN 2021 akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melihat dan menyaksikan serta membantu persoalan masyarakat dari berbagai bagai aspek. “ Jumlahnya ada 195 mahasiswa yang mengikuti KKN dan dikelompokkan menjadi dua. 120 […]

  • H. Deden Caleg DPR RI, Apabila Terpilih  Gaji 100 % Untuk Beasiswa Warga Tidak Mampu

    H. Deden Caleg DPR RI, Apabila Terpilih Gaji 100 % Untuk Beasiswa Warga Tidak Mampu

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Penguatan tim relawan HADE yaitu H. Deden Mulyana Caleg DPR RI No urut :4 dari partai Nasdem ,Jabar II,Kab Bandung dan Kab Bandung Barat,berlangsung di GOR Graha Desa Cibodas Kec Pasir Jambu Kab Bandung . (8/2/2024) Acara yang dihadiri 22 desa di wilayah Kec Pasir Jambu Ciwidey dan Kec Rancabali dari […]

  • Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    Diaga Muda Sukabumi ; Gegara Omnibus Law, DPR Langgar Hak Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Diaga Muda Indonesia Kabupaten Sukabumi menolak pengesahan RUU Omnibus Law atau Cipta Kerja. Pasalnya DPR RI sama sekali tidak mengakomodir kepentingan Rakyat. ” Kami menyangkan atas sikap yang diambil oleh DPR RI karena telah menetapkan RUU Omnibuslaw menjadi UU, kami melihat bahwa atas penetapan Omnibus Law ini DPR RI tidak mengindahkan apa […]

  • Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Meski telah melewati masa darurat sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap menerapkan sejumlah strategi dalam menangani peningkatan volume sampah. Mulai dari memilah, mengedukasi, Maggotasi, hingga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi. Pj Wali Kota Bandung bambang Tirtoyuliono mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi. Di antaranya perilaku mindset, […]

  • Cegah DBD, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Perkuat Kolaborasi di Wilayah

    Cegah DBD, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Perkuat Kolaborasi di Wilayah

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – UPTD Puskesmas Cikundul menggelar rapat koordinasi atau rakor lintas sektor penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD). Rapat yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Dr. Reni Rosyida Muthmainnah, M.Kes tersebut, berlangsung di salah satu objek objek wisata Kota Sukabumi, Rabu,(08/05/2024). Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah, mengungapkan, […]

expand_less