Breaking News
Trending Tags

Tumbuhkan Toleransi Dan Lawan Stunting Lewat ATM Beras Dan Buruan SAE

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Siapa yang tidak garuk kepala jika melihat harga-harga kebutuhan pokok yang melambung belakangan ini. Apalagi bagi warga yang kurang mampu, untuk mendapatkan makanan bergizi, seperti karbohidrat, protein, dan mineral rasanya bagai mimpi.

Demi mewujudkan mimpi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, bersama-sama membuat program berupa ATM Beras sejak 2018, dan Buruan SAE sejak 2020.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memaparkan, sampai sekarang kedua program unggulan Pemkot Bandung ini masih terus berjalan aktif.

“Alhamdulillah kedua program dari Almarhum Mang Oded dan Pak Yana ini masih aktif berjalan. Bahkan, sampai sekarang dari target 30 ATM beras di seluruh kecamatan, kita sudah sediakan 24. Dan untuk Buruan SAE, sudah ada kelompok-kelompoknya di 151 kelurahan,” papar Gin Gin.

Untuk enam ATM sisanya, akan kembali digarap di tahun ini. Program ATM Beras, ujar Gin Gin, memang hanya diperuntukkan bagi warga Bandung yang kurang mampu.

Satu unit ATM Beras bisa membantu 75 kepala keluarga (KK). Di mana masing-masing KK memperoleh 10 kg beras setiap bulannya.

“Satu kali pengambilan itu 2,5 kg per minggu. Jadi, dalam waktu sebulan, 1 KK bisa mendapatkan 10 kg beras,” ujarnya

Gin Gin menambahkan, program ATM beras ini akan diberikan selama satu tahun untuk masing-masing KK. Setelah itu, daftar KK lain akan dijadikan sebagai penerima bantuan ATM Beras.

“Datanya kami koordinasikan bersama Dinas Sosial. Sehingga, harapannya semua warga yang kurang mampu bisa merasakan bantuan dari ATM Beras,” imbuhnya.

ATM Beras ini bukan hanya berbicara tentang pangan, tapi juga nilai toleransi.

Gin Gin menyebutkan, tempat yang menjadi lokasi ATM Beras antara lain di masjid, gereja, dan kantor kelurahan. Sehingga, tidak hanya menyalurkan beras, tapi juga ada aspek edukasi yang diberikan pada masyarakat.

“Makanya kenapa ATM Beras ini kami letakkan di masjid dan gereja juga. Supaya warga sekaligus beribadah ke masjid, mendapat arahan ilmu agama, dan kita salurkan bantuan beras,” ucap Gin Gin.

Pembagian beras ini dilakukan selepas salat Subuh bagi warga muslim, atau setelah kebaktian bagi penganut agama Kristen.

ATM Beras ini juga mendapat dukungan dari warga melalui Baznas Kota Bandung. Sampai saat ini, Baznas Kota Bandung sudah memberikan 12 ATM Beras dan termasuk pengisian beras secara rutin.

“Warga juga bisa ikut memberikan sumbangan mengisi beras ke ATM Beras. Karena kan target dari kami ini 75 KK. Jika semakin banyak stok beras yang tersedia, kami juga bisa menambah list penerima manfaat,” tuturnya.

Cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) menjadi salah satu sumber untuk pengisian ATM Beras. Beras yang diberikan termasuk dalam kategori premium berkualitas baik.

“Sampai saat ini ATM Beras selalu terisi, tidak ada kekosongan. Karena teman-teman koordinator juga punya sistem. Selalu berkoordinasi dengan kami untuk pengadaan berasnya,” papar Gin Gin.

Demi menjaga keamanan dan tepat sasaran penerima manfaat, sama halnya dengan ATM uang, ATM Beras menyediakan kartu ATM untuk warga yang terdaftar.

Dyah, salah satu koordinator ATM Beras di Kecamatan Mandalajati mengatakan, warga sangat merasa terbantu dengan adanya ATM Beras ini.

“Enggak ada komplain dari warga. Alhamdulillah berasnya juga selalu penuh. Benar-benar merasa tertolong dengan adanya ATM Beras, apalagi di masa seperti ini,” ungkap Dyah.

Ciptakan Ketahanan Pangan

Tidak hanya memikirkan tentang makanan pokok untuk masyarakat, Pemkot Bandung juga meluncurkan Buruan SAE pada akhir 2020 untuk menjaga ketahanan pangan di Kota Bandung.

“Buruan dalam Bahasa Sunda artinya halaman. Sedangkan SAE itu artinya bagus, indah, rapi. Selain itu SAE juga akronim dari sehat, alami, dan ekonomis,” ucap Gin Gin.

Sehingga, melalui program Buruan SAE ini, Gin Gin mengatakan, warga bisa memanfaatkan lahan lingkungan atau pekarangan rumahnya yang terbatas untuk integrasi tanaman pangan bernilai ekonomis.

“Jadi, warga bisa tanam sayuran untuk kebutuhan mineral, bisa ternak ikan di ember, bisa juga ternak ayam untuk kebutuhan proteinnya,” jelasnya.

Tanaman hasil Buruan SAE ini merupakan sayuran organik yang diolah dengan menggunakan pupuk dari sampah organik. Pupuk ini dikelola dari program Kang Pisman.

Dengan Buruan SAE, Gin Gin juga berharap, warga bisa lebih berdaya secara ekonomi dari hasil tanam pangan di lahan rumah atau lingkungannya.

Bahkan, warga juga bisa saling berbagi satu sama lain jika tanaman atau ternak di rumahnya sudah panen.

“Kami cuma modalin bibit saja. Lalu didampingi cara pengelolaannya. Sisanya ya warga yang melanjutkan. Harapannya Buruan SAE ini bisa saling membantu dengan berbagi sesama warga,” imbuh Gin Gin.

Lebih jauh dari itu, Gin Gin menyampaikan, jika Buruan SAE ini bisa menurunkan angka stunting di Kota Bandung.

“Tapi, tentu ini bukan hanya karena kinerja DKPP saja, tapi juga dari Dinas Kesehatan dan SKPD lainnya. Peran masyarakat juga penting dalam menurunkan angka stunting, salah satunya ya melalui program-program ini,” ucapnya.

Salah satu daerah dari 151 kelurahan yang sudah menjalankan Buruan SAE adalah Kelurahan Jatihandap.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kel. Jatihandap, Dodi suhendi menyebutkan, sudah ada 14 RW di daerahnya yang menjalankan program ini.

“Dari 17 RW, sudah ada 14 RW yang jalan. Tanaman sayurannya beragam, seperti terong, cabe pakcoy, kangkung,” ujarnya.

Dodi menambahkan, warga sangat merasa terbantu dengan adanya Buruan SAE ini. Mereka jadi bisa memanfaatkan lahannya untuk lebih produktif.

“Meski sempit, tapi lahan rumahnya lebih berdaya. Sudah ada tiga kelompok yang panen. Dan hasilnya dibagikan juga ke warga sekitar,” imbuhnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DI Peringatan Hari Pahlawan, Jadikan Momen untuk terus bersatu, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

    DI Peringatan Hari Pahlawan, Jadikan Momen untuk terus bersatu, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Hari pahlawan memiliki makna yang sangat besar bagi kita semua. Ketika dahulu para pahlawan dengan demikian sulitnya merebut kemerdekaan, dan saat ini berjuang memeprtahankan NKRI tercinta. Khusunya dimasa pandemi.Hal itu diungkapkan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi saat menyampaikan amanat Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di ruang Utama Balaikota Sukabumi. […]

  • Tambah Ruang Publik, Pemkot Bandung Resmikan Ciko Arena 1

    Tambah Ruang Publik, Pemkot Bandung Resmikan Ciko Arena 1

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerinta Kota (Pemkot) Bandung terus menambah ruang publik. Terbaru, Pemkot Bandung meresmikan ruang publik di area situ Otong Kawasan Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal. Ruang publik ini dibangun di lahan bekas penertiban bantaran sungai. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana secara resmi meresmikan ruang publik yang diberi nama Ciko Arena 1, Senin 25 Juli […]

  • Revitalisasi Tugu Adipura Kota Sukabumi

    Revitalisasi Tugu Adipura Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan Dinas PUTR Kota Sukabumi Mohammad Sahid mengkonfirmasi bahwa pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Adipura Kota Sukabumi mengalami penundaan, Jumat (16/09). Selaku leading sektor proyek tersebut, Sahid mengatakan bahwa pengerjaan proyek saat ini terkendala oleh pendanaan dari APBD

  • Dani Nurahman  : Pentingnya Peranan Guru Untuk Pemberdayaan Dan Pengembangan Sekolah

    Dani Nurahman : Pentingnya Peranan Guru Untuk Pemberdayaan Dan Pengembangan Sekolah

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Ditemui di ruang kerja Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Disdik Kota Bandung,  Dani Nurrahman memaparkan betapa pentingnya peranan guru dalam dunia pendidikan,  Jalan Ahmad Yani Bandung,  Senin,  (7/10/19) Kwalitas pelajaran ditentukan oleh mutu pembelajaran seorang guru dalam mengejewantahkan ilmu pada anak didiknya dengan cara, teknik, skill hingga keilmuannya hingga dapat dicerna […]

  • Rencana Kenaikan UMK, TPID Kota Sukabumi  Cemas

    Rencana Kenaikan UMK, TPID Kota Sukabumi Cemas

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sukabumi khawatir, jika adanya rencana kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) akan menggangu stabilitas harga kebutuhan pokok saat ini. Hal itu dikatakan oleh Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami usai menggelar high level meeting TPID di Balikota Sukabumi. Rabu, (23/10/2019).Hadir dalam agenda tersebut Asisten Direkltur Divisi Pengembangan […]

  • Sebanyak 5.400 Liter Stok Minyak Akan Didistribusikan Ke Bandung

    Sebanyak 5.400 Liter Stok Minyak Akan Didistribusikan Ke Bandung

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Demi menjaga stabilitas pasokan minyak goreng, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan operasi pasar setiap pekan ke pasar-pasar tradisional maupun toko ritel. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, per Jumat, 18 Februari 2022 kemarin, stok minyak goreng di Kota Bandung mencapai 250 ribu liter. Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly […]

expand_less