Breaking News
Trending Tags

Waspada! Anak Muda Kota Bandung Rentan Kena Hipertensi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap kali diidentikan pada orang usia lanjut dengan gejala sakit kepala dan mudah marah.

Namun, ternyata dari hasil Riset Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung tahun 2018, 1 dari 3 penduduk di Kota Bandung berusia lebih dari 15 tahun mengidap hipertensi.

Prevalensinya mencapai 36.6 persen dari jumlah penduduk Kota Bandung di atas usia 15-69 tahun.

Hitungannya, sekitar 700 ribu orang di Kota Bandung berpotensi terkena hipertensi. Sampai Mei kemarin Dinkes memperoleh aduan hipertensi sekitar 28.000 kasus.

Bahkan, saking tak terasa di awal, penyakit ini disebut sebagai ‘silent killer’. Seringnya baru ketahuan ketika sudah bergejala, seperti stroke, sakit ginjal, dan masalah jantung.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani seusai acara Bandung Menjawab pada Rabu, 8 Juni 2022.

“Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi penderitanya mulai bergeser ke usia yang lebih muda,” ungkap Ira.

Faktornya terbagi menjadi dua, faktor yang tidak bisa dikendalikan dan bisa dikendalikan. Untuk faktor yang tidak bisa kendalikan, seperti usia, jenis kelamin, dan keturunan.

“Tapi, ada juga faktor yang bisa kita kendalikan, seperti pola diet, menu makanan yang tidak seimbang, kurang olahraga, konsumsi garam berlebih, dan tingkat stress yang tinggi,” akunya.

Ira mengingatkan masyarakat untuk rutin melakulan screening atau cek kesehatan di puskesmas terdekat. Jangan sampai menunggu ada gejala dulu baru memeriksakan ke dokter.

“Mau ada gejala atau tidak, minimal setahun sekali periksa tekanan darahnya ke puskesmas terdekat. Biayanya gratis, sudah dijamin pemerintah,” ujarnya.

Beberapa gejala yang bisa muncul akibat hipertensi antara lain stroke, retinopati, komplikasi jantung, dan gagal ginjal.

Perlu diketahui, retinopati merupakan salah satu penyakit mata yang rentan membuat penglihatan seseorang menjadi kabur. Jantung pun membesar karena harus memompa terus-menerus

“Bisa gagal jantung atau ada penyumbatan di dalamnya. Lalu ginjal juga jadi ancaman jika tekanan darah tinggi tidak terkontrol,” imbuhnya.

Untuk menekan angka hipertensi di Kota Bandung, Dinkes Kota Bandung bekerja sama dengan puskesmas mengadakan webinar. Namun, Ira mengaku, untuk mengubah perilaku masyarakat tidak bisa dalam jangka waktu cepat.

Ira memaparkan langkah-langkah yang harus dilakukan agar mengindari hipertensi. Caranya dengan CERDIK:

  1. Cek kesehatan secara berkala. Jika telah terdeteksi hipertensi harus sebulan sekali cek kesehatan.
  2. Enyahkan asap rokok. Sebab ada bahan dalam rokok yang bikin pembuluh darah kita jadi tidak elastis.
  3. Rutin melakukan aktivitas fisik yang harus terukur. Sehingga punya impact ke kesehatan tubuh kita.
  4. Diet atau menu makanan yang seimbang. Harus ada sayur dan buah, serta minum yang cukup.
  5. Istirahat yang cukup untuk karena akan memengaruhi kesehatan tubuh kita.
  6. Kelola stress dengan benar.

“Memang perlu upaya-upaya yang harus kita lakukan. Warisan ke anak cucu bukan cuma hutan, sawah, lautan, kosan, tapi juga kesehatan,” tuturnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencanakan Keuangan Gunakan Produk Dana Pensiun, Bantu Masa Depan Lebih Baik

    Rencanakan Keuangan Gunakan Produk Dana Pensiun, Bantu Masa Depan Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Melakukan perencanaan keuangan adalah sebuah keniscayaan, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kelak. Dengan melakukan perencanaan keuangan, setidaknya sedikit memberi harapan akan kehidupan di masa depan yang lebih baik lagi. Bagaimanapun, memiliki perencanaan keuangan yang terjamin, tentu menjadi harapan setiap orang. Tetapi tidak semua orang memiliki rencana yang matang […]

  • Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi  Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Layak Anak (KLA) adalah kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, telah membentuk Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan dan Desa/Kelurahan Layak Anak (Dekelana). “Belum lama ini kita sudah sosialisasikan Kelana dam Dekelana, […]

  • Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik ke II Dalam Penyusunan RKPD Tingkat Provinsi Jabar

    Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik ke II Dalam Penyusunan RKPD Tingkat Provinsi Jabar

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali mendapatkan pengharggan terbaik ke II Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam rangka Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, pada acara Musrenbang Tingkat Provinsi Jawa Barat bertempat di Ballroom […]

  • Pemdes Tenjolaya Kec Pasirjambu Salurkan BLT Untuk 65 KPM

    Pemdes Tenjolaya Kec Pasirjambu Salurkan BLT Untuk 65 KPM

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Bupati Bandung Dr.HM Dadang Supriatna hari ini (10/6/2024) mengunjungi Desa Tenjolaya Kec Pasir Jambu sekaligus memantau penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap I triwulan II bulan Ke- 4.5 dan 6 anggaran tahun 2024. Kunjungan Bupati Bandung disambut Kepala Desa Tenjolaya, Iswanto Somantri SH, Kades Marga mulya, Camat Pasirjambu, Nia […]

  • DPRD Kota Bandung Usulkan Yana Jadi Wali Kota Bandung Definitif

    DPRD Kota Bandung Usulkan Yana Jadi Wali Kota Bandung Definitif

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – DPRD Kota Bandung mengusulkan Yana Mulyana sebagai Wali Kota Bandung sisa masa jabatan 2018-2023. Hal ini tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat 4 Maret 2022. Yana saat ini menjabat sebagai Plt. Wali Kota Bandung. Sebelumnya, Yana menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung. Pengusulan Yana sebagai Wali Kota Bandung berbarengan dengan […]

  • DPRD Jabar Tanggapi Pekerja Migran Asal Cianjur Terlantar di Luar Negeri

    DPRD Jabar Tanggapi Pekerja Migran Asal Cianjur Terlantar di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bandung – Beredar di media sosial terkait permintaan bantuan seorang Pekerja Migran Asal Cianjur yang ingin pulang ke Indonesia, karena terlantar di negeri orang. Menanggapi permintaan bantuan seorang Pekerja Migran Asal Cianjur tersebut, DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Elin Suharliah mengatakan banyak Pekerja Migran asal Jawa Barat yang mengalami nasib serupa di luar negeri. Hj […]

expand_less