Breaking News
Trending Tags

Yuk Mengenal Sejarah Kebun Binatang Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Keberadaan Kebun Binatang Bandung memiliki sejarah yang panjang. Dosen Pendidikan Sejarah Sekolah Pascasarjana UPI dan Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, Leli Yulifar kepada Humas Kota Bandung, Kamis 4 Agustus 2022 mengungkapkan kisah berdirinya Kebun Binatang Bandung.

Cerita dimulai pada tahun 1900, Bupati R.A.A. Martanegara mendirikan Kebun Binatang di Cimindi. Sementara itu, sejumlah pecinta satwa mendirikan Kebun binatang di Bukit Dago.

Sejarah mencatat, 1 April 1906 Bandung menjadi gemeente (kotapraja) yang dipimpin seorang walikota (Burgermaster).

Kemudian, pada tahun 1920 Berdiri Bandoeng Vooruit (Bandung Maju) yakni perkumpulan swasta yang menjadi partner pemerintah dalam menata gemeente khusus di bidang pariwisata, yang terdiri dari orang-orang Belanda.

Bandoeng Vooruit adalah partner gementee dalam membangun, menata kota dan membenahi kota, khususnya untuk bidang pariwisata.

Pada tanggal 1 Oktober 1926, Bandung sebagai gemeente menjadi Kotapraja mandiri (Stadgemeente). Sehingga tidak ada lagi dualisme (antara pemerintah pribumi dan Kolonial).

Kota Bandung sebagai kota mungil yang awalnya hanya desa kecil didirikan untuk kepentingan penduduk Eropa, dengan mengadopsi infrastruktur kota di Eropa.

Karena itu, Pemerintah Kotapraja Bandung (gemeente) mendirikan perumahan dalam skala real estate, gedung pemerintahan, motel/hotel, instansi pendidikan, tempat hiburan, serta taman-taman kota.

Satu di antara taman yang didirikan gemeente tersebut adalah Jubileum Park, yang membentang dari ujung paling utara daerah Lebak Gede Barat sampai dengan Cikapundung Timur.

Jubileum Park, atau taman ulang tahun adalah taman botanik yang berupa tanaman keras dan tanaman hias, didirikan pada tahun 1923 dalam rangka memperingati 50 tahun Ratu Wilhelmina memerintah.

Selanjutnya pada tahun 1933, atas prakarsa Bandoeng Vooruit, kedua kebun binatang yang didirikan di Cimindi dan Bukit Dago tersebut disatukan dengan pindah ke wilayah bagian selatan Taman Botanik (Jubileumpark).

“Artinya Kebun binatang tersebut berdiri pada sebagian tanah gemeente (Pemerintah Kota Bandung), yang terletak di Huygensweg (Sekarang Jl. Tamansari),” ujar Leli.

Pendirian ini disahkan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada 12 april 1933 dengan nama Bandoengsche Zoologisch Park pimpinan Hogland, Kepala bank Bank DENNIS yang sekarang BJB, yang secara ekonomi sangat kuat untuk menjadi pen-support dana dalam mengelola taman hewan tersebut.

Pendirian Bandoengsche Zoologisch Park, tertulis pada Kandang Gajah yang dibangun pada tahun yang sama oleh kontraktor Thio Tjoan Tek yang berkantor di Ost Eindeweg (Jl. Sunda).

Pendirian kebun binatang dan taman-taman di Bandung, sama dengan tujuan didirikannya Jubileum park, yakni merupakan bagian dari kelengkapan infrastruktur kota, di samping taman-taman lain, seperti Insulinde Park (Taman Lalu lintas), Molukken Park (Taman Maluku), Ijzerman Park (Taman Ganesa), dan Pieter Park (Taman Merdeka).

Ketika tahun 1942, Jepang mendarat dan melakukan pendudukan, banyak orang Belanda (termasuk Hoogland) ditahan pihak Jepang, dan berada di tempat penampungan (camp interniran).

Kebun Binatang diurus oleh sekelompok kaum pribumi, satu di antaranya R. Ema Bratakoesoema, dalam kondisi keterbatasan biaya tentunya.

Saat chaos, jangankan memikirkan binatang, manusiapun dalam kondisi darurat pangan, sandang dan papan.

Saat kemerdekaan dicapai bangsa ini pada 17 Agustus 1945, kelompok interniran (termasuk Hogland) Kembali ke negaranya (Belanda).

Rentang waktu 1945-1950. Satwa penghuni Kebun Binatang semakin tidak terurus dan memprihatinkan. Karena Indonesia saat itu dalam keadaan mempertahankan kemerdekaan dan menghadapi Agresi Militer I dan II dari pihak Belanda.

Pada saat yang bersamaan, terjadi ketidakstabilan politik dan ekonomi yang disebabkan jatuh bangunnya kabinet. Maka, kondisi Kebun Binatang Bandung makin merana.

Pada tahun 1956, Hogland Kembali ke Bandung, dan melihat bahwa Taman Hewan sudah tampak seperti hutan, dengan tumbuhan liar, serta sedikit hewan yang bisa diselamatkan. Saat itu, terdapat kesepakatan dengan R. Ema Bratakoesoema, yakni :

  1. Pembubaran Taman Hewan (Bandoengsche Zoologisch Park);
  2. Melikuidasi sisa kekayaan Taman Hewan;
  3. Mendirikan Badan Hukum yang dinamai Yayasan Margasatwa Tamansari (Bandoeng Zoolical Garden), dengan Hogland sebagai Ketua Yayasan dan di dalamnya ada beberapa orang Belanda yang dulu terlibat di Bandoengsche Zoologisch Park.

Pada akhir 1957, Hogland bersama rekannya yang lain Kembali ke Belanda, Sehingga Yayasan tersebut dipimpin oleh R. Ema Bratakoesoema sampai meninggal tahun 1984. Selanjutnya YTM dilanjutkan kepengurusannya oleh para ahli warisnya.

Medio 1990. Kebun Binatang nyaris dipindahkan ke Jatinangor, karena saat itu Pemkot Bandung akan menyerahkan wilayah tersebut kepada ITB, yang akan digunakan sebagai perluasan kampus ITB.

Tetapi karena permasalahan dana, rencana tersebut tertunda. Malahan, saat ini Kampus ITB yang sebagian kampusnya berada di Jatinangor. (rob-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus PBSI Kota Sukabumi Resmi Dikukuhkan 

    Pengurus PBSI Kota Sukabumi Resmi Dikukuhkan 

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Sukabumi periode 2023-2027 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum PBSI Jawa Barat yang juga Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, di Bandung, Jumat (7/6). Pelantikan tersebut berbarengan langsung bersama sembilan kepengurusan PBSI lainnya yang ada di beberapa wilayah. Harapannya para pengurus […]

  • Wali Kota Bandung Ajak Orang Tua Edukasi Anak Untuk Tertib Aturan Berlalu Lintas

    Wali Kota Bandung Ajak Orang Tua Edukasi Anak Untuk Tertib Aturan Berlalu Lintas

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak para orang tua mengedukasi putra-putrinya untuk taat dan disiplin aturan berlalu-lintas. Hal itu dapat mendukung ketertiban dan kenyamanan di Kota Bandung. “Saya imbau kepada orang tua turut mengedukasi supaya tidak terbawa arus hal yang tidak patut,” kata Oded di Kantor Diskar PB Kota Bandung, Senin […]

  • Ketua DPRD Melantik IKIADI Kota Bandung Priode 2024 – 2029

    Ketua DPRD Melantik IKIADI Kota Bandung Priode 2024 – 2029

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., melantik dan mengukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Kota Bandung masa bakti 2024-2029, di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 15 Januari 2025. Dalam sambutannya, mengatakan, IKIAD Kota Bandung memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan moral, sosial, dan emosional kepada para anggota DPRD Kota […]

  • Pancasila sebagai Kompas Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

    Pancasila sebagai Kompas Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

      Oleh: Susanto Triyogo Adiputro, Anggota DPRD Kota Bandung Di tengah derasnya arus globalisasi, percepatan revolusi teknologi, dan perubahan sosial yang kian cepat, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila. Namun, peringatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial tahunan semata. Lebih dari itu, momentum ini seharusnya menjadi refleksi mendalam: masihkah Pancasila benar-benar menjadi kompas moral […]

  • Peduli Terhadap Masyarakat, DPD PAN Kabupaten Bandung Gelar Bazar Sembako Gratis

    Peduli Terhadap Masyarakat, DPD PAN Kabupaten Bandung Gelar Bazar Sembako Gratis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Partai Amanat Nasional (PAN) Kab.Bandung mengadakan acara Bazar tebus murah sembako terdepan untuk warga Jawa Barat yang bertempat di Kantor DPD PAN TKK Katapang, Sabtu (22/03/25). Eddy Soeparno mengatakan, pada hari, kita menyelesaikan sejumlah rangkaian kegiatan dari Bazar tebus murah sembako terdepan dari Partai Amanat Nasional khususnya di wilayah warga Jawa […]

  • Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dari Ketua KPK dan Terancam Hukuman Seumur Hidup

    Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dari Ketua KPK dan Terancam Hukuman Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MBInews || Jakarta — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Ancaman hukuman yang dihadapi Firli adalah penjara seumur hidup sesuai Pasal 12B, dengan denda minimal Rp 200 juta dan maksimal satu miliar rupiah. Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade […]

expand_less