Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Dan BIGRS Akan Jadikan Kawasan Supratman Lebih Berkeselamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) akan menata kawasan Jalan di Supratman (area Taman Persib) menjadi lebih berkeselamatan.

Saat ini, jalan di kawasan Taman Persib tersebut direkayasa sehingga pengendara dari arah selatan (Jalan Jakarta, Laswi, Ahmad Yani) harus mengelilingi Taman Persib dulu jika hendak menuju ke arah utara (Pusdai, Gasibu). Pelimpahan kendaraan untuk mengelilingi Taman Persib tersebut berdampak bagi keselamatan jalan, khususnya para pelajar yang banyak menggunakan akses jalan tersebut.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung, Sam Satriabadra menyebutkan, akan memfungsikan kembali jalur yang saat ini ditutup (tepat di area Taman Persib, red). Namun akan dilengkapi fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki.

Ini diyakini akan berdampak positif bagi ruas jalan yang terkoneksi langsung dengan area Taman Persib seperti Jalan Cendana, Bengawan, sampai ke Jalan Riau.

“Jika sebelumnya kami menciptakan kawasan jalan berkeselamatan di satu trase saja, sekarang eksekusinya sudah masuk kawasan,” ujar Sam pada Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis (22/8/2019).

Sam menyatakan, perencanaan penataan jalan Supratman saat ini sudah memasuki tahap akhir pada konseptual desain, dan dalam waktu dekat akan segera dieksekusi.

“Kita akan fokus menjadikan Kota Bandung ramah bagi pejalan kaki,” katanya.

Senada dengan Sam, Kepala Seksi Manajemen Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Sultoni menyebutkan, jalan yang berkeselamatan itu adalah jalan yang mendahulukan kenyamanan pejalan kaki dan sepeda.

“Produksi dan konsumsi kendaraan memang tidak bisa kita kendalikan. Tetapi kita harus bisa mengendalikan sistem penggunaannya, agar semua pengguna jalan merasa nyaman,” ujar Sultoni.

Oleh karenanya, ia juga menyebutkan nantinya di kawasan Supratman akan didesain ramah bagi pejalan kaki.

“Karena merupakan kawasan sekolah, di sana juga akan kami siapkan area drop off (area menurunkan penumpang) bagi pengguna kendaraan yang hendak mengantar-jemput putra-putrinya. Sehingga kendaraan-kendaraan yang berhenti itu tidak mengganggu lalu lintas,” papar Sultoni.

Ia juga menambahkan, trotoar di sepanjang jalan dari SMP Negeri 14 Bandung hingga Ciujung akan dilebarkan, khususnya untuk keselamatan para pelajar yang menggunakan jalan tersebut.

Sebagai informasi, BIGRS memulai masa kerja sama dengan Kota Bandung pada tahun 2015. Pendampingan BIGRS akan berakhir pada tahun 2019.

Mengulas konsen dan kolaborasi BIGRS dengan Pemerintah Kota Bandung dari tahun ke tahun, setidaknya ada 3 kampanye keselamatan jalan yang dilakukan: penggunaan helm yang benar, penggunaan sabuk pengaman pada pengendara mobil, dan batas kecepatan minimum serta maksimum untuk pengendara di Kota Bandung.

Selain itu, beberapa titik jalan di Kota Bandung dijadikan prototype untuk jalan berkeselamatan seperti misalnya di kawasan simpangan Jalan Ahmad Yani dan Cikudapateuh.

“Pada 2019 ini, kami kembali fokus pada penggunaan helm yang baik dan benar. Utamanya adalah mengampanyekan klik helm biar selamat,” ujar Enforcement Assistant pada Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) Kota Bandung, Johan Ramadhan.

Johan menyebutkan, selama masa kerja sama tersebut, ada pula output berupa laporan rutin berbentuk buku yang berisi data keselamatan jalan di Bandung. Data ini tersinkronisasi dengan data kepolisian dan rumah sakit. Nantinya, data tersebut digunakan sebagai rujukan konsen eksekusi upaya keselamatan jalan.

“Dari annual report tersebut, bisa dipetakan jalanan mana di Bandung yang bisa kita buat lebih berkeselamatan,” ujarnya.

Jika sudah rampung nanti, kawasan Supratman bukan kawasan pertama yang menjadi kawasan jalan berkeselamatan hasil kerja sama Pemkot Bandung dan BIGRS.

Sebelumnya, kawasan pedestrian di Jalan Sudirman, Simpang Asia Afrika dan Alun Alun Timur, Simpang Alun Alun Timur dan Dalem Kaum, Simpang Dewi Sartika dan Kepatihan, Simpang Ahmad Yani, Jalan Veteran dan Jalan Naripan, dan Simpang Cikudapateuh telah jadi area implementasi keselamatan jalan. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percantik Kawasan Alun-Alun, JPO Depan Kantor pos Dibongkar

    Percantik Kawasan Alun-Alun, JPO Depan Kantor pos Dibongkar

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bagian dari penataan kawasan Alun-alun Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membongkar jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jalan Asia Afrika, tepatnya di depan Gedung Kantor Pos Bandung, Senin 20 Desember 2021 malam. Pembongkaran ini dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna. Pembongkaran JPO diprediksi memakan waktu selama 8 hari. Pengerjaan […]

  • Kabid Disdik Kota Bandung : Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Harus Ditunjang Dengan Peningkatan Kompetensi

    Kabid Disdik Kota Bandung : Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Harus Ditunjang Dengan Peningkatan Kompetensi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInnews.id – Kabid Pembinaan dan Pengembangan SD Disdik Kota Bandung ngobrol bareng bersama H. Dani Nurrahman perihal TKP (Peningkatan Kompetensi Pembelajaran) untuk pemberdayaan kualitas pendidikan Sekolah Dasar. Adapun tujuan program PKP yang diselaraskan dengan sistem zonasi yaitu untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan sampai dengan mengevaluasi semua kegiatan pembelajaran yang […]

  • Sambil Sunmory, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada Dapat Dukungan Dari KOS

    Sambil Sunmory, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada Dapat Dukungan Dari KOS

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Berbagi dukungan untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Sukabumi dan Wakil wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada, pada Pilkada 2024 semakin tak terbendung. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Komunitas Otomotif Sukabumi (KOS), saat menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) di Gedung Perteuan Grand Cikaroya. Minggu, (15/9/2024). Bertambahnya dukungan, Achmad Fahmi mengungkapkan apresiasi atas […]

  • Pemkot Bandung Ajukan Izin Perbaikan ke Pemerintah Pusat Untuk PJU Mati dan Jalan Nasional Rusak

    Pemkot Bandung Ajukan Izin Perbaikan ke Pemerintah Pusat Untuk PJU Mati dan Jalan Nasional Rusak

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Walikota Bandung Farhan mengatakan Pemerintah Kota Bandung telah mengajukan izin kepada pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan sejumlah fasilitas infrastruktur, termasuk lampu penerangan jalan umum (PJU) dan ruas jalan nasional yang rusak. Sepanjang jalan Soekarno-Hatta, mulai dari Cibeureum hingga Cibiru, merupakan jalan Nasional yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat. Menurut Walikota Bandung […]

  • Penanganan Banjir di Kota Bandung Belum Optimal

    Penanganan Banjir di Kota Bandung Belum Optimal

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penanganan Banjir di Kota Bandung belum optimal,karena beberapa faktor yang menyebab banjir, yaitu Padatnya penduduk Kota Bandung yang menimbulkan dampak pada tata ruang ,yaitu jika hujan turun sejumlah wilayah tergenang banjir. Penanganan banjir di kota Bandung belum optimal , karena kurang koordinasi penanganan genangan banjir, belum optimalnya sarana dan prasarana Sumber Daya […]

  • WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    WJIS 2020, bank bjb Iringi Langkah Pemprov Jabar Membangun Rebana Metropolitan

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – West Java Investment Summit (WIJS) 2020 resmi digelar pada 16-19 November 2020. Ajang yang mempertemukan para investor nasional dan global ini kembali diselenggarakan dengan fokus mempromosikan prospek investasi untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. […]

expand_less