Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Dan BIGRS Akan Jadikan Kawasan Supratman Lebih Berkeselamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) akan menata kawasan Jalan di Supratman (area Taman Persib) menjadi lebih berkeselamatan.

Saat ini, jalan di kawasan Taman Persib tersebut direkayasa sehingga pengendara dari arah selatan (Jalan Jakarta, Laswi, Ahmad Yani) harus mengelilingi Taman Persib dulu jika hendak menuju ke arah utara (Pusdai, Gasibu). Pelimpahan kendaraan untuk mengelilingi Taman Persib tersebut berdampak bagi keselamatan jalan, khususnya para pelajar yang banyak menggunakan akses jalan tersebut.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung, Sam Satriabadra menyebutkan, akan memfungsikan kembali jalur yang saat ini ditutup (tepat di area Taman Persib, red). Namun akan dilengkapi fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki.

Ini diyakini akan berdampak positif bagi ruas jalan yang terkoneksi langsung dengan area Taman Persib seperti Jalan Cendana, Bengawan, sampai ke Jalan Riau.

“Jika sebelumnya kami menciptakan kawasan jalan berkeselamatan di satu trase saja, sekarang eksekusinya sudah masuk kawasan,” ujar Sam pada Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis (22/8/2019).

Sam menyatakan, perencanaan penataan jalan Supratman saat ini sudah memasuki tahap akhir pada konseptual desain, dan dalam waktu dekat akan segera dieksekusi.

“Kita akan fokus menjadikan Kota Bandung ramah bagi pejalan kaki,” katanya.

Senada dengan Sam, Kepala Seksi Manajemen Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Sultoni menyebutkan, jalan yang berkeselamatan itu adalah jalan yang mendahulukan kenyamanan pejalan kaki dan sepeda.

“Produksi dan konsumsi kendaraan memang tidak bisa kita kendalikan. Tetapi kita harus bisa mengendalikan sistem penggunaannya, agar semua pengguna jalan merasa nyaman,” ujar Sultoni.

Oleh karenanya, ia juga menyebutkan nantinya di kawasan Supratman akan didesain ramah bagi pejalan kaki.

“Karena merupakan kawasan sekolah, di sana juga akan kami siapkan area drop off (area menurunkan penumpang) bagi pengguna kendaraan yang hendak mengantar-jemput putra-putrinya. Sehingga kendaraan-kendaraan yang berhenti itu tidak mengganggu lalu lintas,” papar Sultoni.

Ia juga menambahkan, trotoar di sepanjang jalan dari SMP Negeri 14 Bandung hingga Ciujung akan dilebarkan, khususnya untuk keselamatan para pelajar yang menggunakan jalan tersebut.

Sebagai informasi, BIGRS memulai masa kerja sama dengan Kota Bandung pada tahun 2015. Pendampingan BIGRS akan berakhir pada tahun 2019.

Mengulas konsen dan kolaborasi BIGRS dengan Pemerintah Kota Bandung dari tahun ke tahun, setidaknya ada 3 kampanye keselamatan jalan yang dilakukan: penggunaan helm yang benar, penggunaan sabuk pengaman pada pengendara mobil, dan batas kecepatan minimum serta maksimum untuk pengendara di Kota Bandung.

Selain itu, beberapa titik jalan di Kota Bandung dijadikan prototype untuk jalan berkeselamatan seperti misalnya di kawasan simpangan Jalan Ahmad Yani dan Cikudapateuh.

“Pada 2019 ini, kami kembali fokus pada penggunaan helm yang baik dan benar. Utamanya adalah mengampanyekan klik helm biar selamat,” ujar Enforcement Assistant pada Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) Kota Bandung, Johan Ramadhan.

Johan menyebutkan, selama masa kerja sama tersebut, ada pula output berupa laporan rutin berbentuk buku yang berisi data keselamatan jalan di Bandung. Data ini tersinkronisasi dengan data kepolisian dan rumah sakit. Nantinya, data tersebut digunakan sebagai rujukan konsen eksekusi upaya keselamatan jalan.

“Dari annual report tersebut, bisa dipetakan jalanan mana di Bandung yang bisa kita buat lebih berkeselamatan,” ujarnya.

Jika sudah rampung nanti, kawasan Supratman bukan kawasan pertama yang menjadi kawasan jalan berkeselamatan hasil kerja sama Pemkot Bandung dan BIGRS.

Sebelumnya, kawasan pedestrian di Jalan Sudirman, Simpang Asia Afrika dan Alun Alun Timur, Simpang Alun Alun Timur dan Dalem Kaum, Simpang Dewi Sartika dan Kepatihan, Simpang Ahmad Yani, Jalan Veteran dan Jalan Naripan, dan Simpang Cikudapateuh telah jadi area implementasi keselamatan jalan. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dividen Rp329,3 Miliar Dibagikan, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Transformasi dan Ekspansi Global

    Dividen Rp329,3 Miliar Dibagikan, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Transformasi dan Ekspansi Global

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta ,Mbinews.id — PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menunjukkan ketahanan bisnis di tengah tekanan industri semen nasional dengan membagikan dividen sebesar Rp329,3 miliar atau setara 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp658,7 miliar. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Jumat, 22 Mei […]

  • Hari Jadi Kota Bandung, Pemkot Gandeng Komunitas Ramaikan Potensi Ekonomi

    Hari Jadi Kota Bandung, Pemkot Gandeng Komunitas Ramaikan Potensi Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) 2022 mulai akan disemarakkan di beberapa lokasi. Melalui tagline “Bangkit Bersama untuk Bandung Juara”, diharapkan Kota Bandung siap untuk berjuang bangkit memulihkan ekonomi di tengah pandemi demi mensejahterakan warga masyarakatnya. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Ratnarahayu […]

  • Hari Hak Konsumen Sedunia, Yuk! Kenalan Dengan BPSK Kota Bandung

    Hari Hak Konsumen Sedunia, Yuk! Kenalan Dengan BPSK Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hari Hak Konsumen Sedunia diperingati setiap 15 Maret. Tujuan diperingatinya hari tersebut agar meningkatkan kesadaran setiap masyarakat tentang hak dan kebutuhan konsumen dan memiliki semua informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat. Dengan demikian, mengetahui hak-hak sebagai konsumen sangat penting karena masyarakat dapat mengidentifikasi hak-hak sebagai konsumen. Di Kota Bandung memiliki […]

  • Inilah Sosok Budi Perajin Otodidak Di Kebon Gedang Batununggal

    Inilah Sosok Budi Perajin Otodidak Di Kebon Gedang Batununggal

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari Jumat tanggal 16/11/19 secara kebetulan bertemu karena bisikan gaib kaki melangkah dan bertemu di kediaman pengrajin sang insinyur otodidak, kang Budi. Tanpa ada perencanaan sebelumnya kita berkumpul dengan bahasan menyuarakan para penggagas kreatif inovasi untuk disinergikan dengan kebijakan yang menghasilkan Soluktifitas. Adapun maksud dan tujuan untuk memajukan karya kearifan lokal yang […]

  • Desa Gunungsari Banjir 38 Kali: Butuh TPT Sungai Ciberes

    Desa Gunungsari Banjir 38 Kali: Butuh TPT Sungai Ciberes

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MBInews.id – Sungai Ciberes sangat membutuhkan pembuatan senderan sebagai tanggul penahan tanah (TPT). Hal itu disampaikan masyarakat Desa Gunungsari kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady ketika melakukan reses di desa tersebut. 11 Nopember 2022 Daddy menyatakan bahwa, “Ciberes sudah 38 kali kebanjiran. Seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Gunungsari mengajukan pembuatan TPT Sungai Ciberes. […]

  • Kongres Luar Biasa PWI dan Perdebatan Legalitas di Tengah Konflik

    Kongres Luar Biasa PWI dan Perdebatan Legalitas di Tengah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Oleh: Zulmansyah Sekedang SUDAH sepekan lebih, saya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Banyak Ketua PWI Provinsi bertanya; Kapan KLB? Bisakah KLB menyelesaikan masalah PWI? Haruskah KLB diusulkan 2/3 PWI Provinsi? Jawaban saya antara lain begini. Kongres Luar Biasa (KLB) di PWI adalah legal, sah, dan diatur jelas […]

expand_less