Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Akademis Unpad : Langkah Pemkot Bandung Batasi Ruang Gerak Cukup Efektif, Tren Covid-19 Menurun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pertemuan dengan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meminta pandangan dan rekomendasi langkah lanjutan penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Hal itu mengingat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung akan berakhir pada Jumat 12 Juni 2020 besok.

Pertemuan yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung, Kamis (11/6/2020) itu menghadirkan tiga akademisi Unpad. Ketiganya yaitu pakar kesehatan masyarakat, Irvan Afriandi, pakar ekonomi, Ferry Hadiyanto, dan pakar antropologi, Erna Herawati.

Ketiganya telah menyampaikan rekomendasi berdasarkan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini. Irvan Afriandi, misalnya, melihat tren kasus sudah cukup menurun meskipun angka absolut masih belum tercapai. Namun, hal ini merupakan sinyal yang baik untuk menunjukkan bahwa langkah Pemkot Bandung selama ini telah memberikan dampak positif.

“Kalau trennya menurun dan ditambah dengan indikator lainnya, walaupun belum begitu memuaskan tetapi itu modal optimisme kita bahwa apa yang dilakukan sudah pada rel yang baik. Ini sesuatu yang harus dipelihara dan dikuatkan dalam sistem pelayanan ke depan,” ungkap Irvan.

Menurutnya, langkah Pemkot Bandung untuk membatasi pergerakan manusia di dalam kota sudah cukup efektif. Namun ke depan ia melihat, pembatasan berskala wilayah besar bisa jadi dikurangi, beralih pada pembatasan situs di mana virus terdeteksi.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan Kota Bandung untuk melakukan pengetesan secara lebih masif agar lokasi virus tersebut bisa segera ditemukan. Dengan begitu, Pemkot Bandung bisa mengarantina situs yang lebih fokus tanpa harus membekukan satu wilayah yang tidak terjangkit.

“Jadi optimalkan pada pelacakan, pengetesan, dan treatment. Biayanya akan lebih murah ketimbang satu kota di-‘lockdown’ tanpa tahu siapa yang positif,” ujarnya.

Menurutnya, warga harus diberikan tiga hak. Selain hak akses terhadap pelayanan publik, warga juga memiliki hak untuk sehat dan hak terhadap ekonomi.

“Kita penuhi hak hidupnya, hak sehatnya. Kalau sudah, insyaallah hak ekonominya bisa terpenuhi,” ucap Irvan.

Hal tersebut didukung pernyataan Ferry Hadiyanto. Menurut ekonom Unpad itu, Kota Bandung sedang memasuki fase krusial pada Juni dan Juli ini. Beberapa bulan lalu ekonomi Kota Bandung sudah sangat turun karena mampatnya roda perekonomian kota. Dua bulan ini bisa menjadi “turning point” bagi Kota Bandung jika melakukan langkah-langkah yang tepat.

Menurutnya, sudah saatnya Kota Bandung perlahan bangkit dari istirahatnya. Rekomendasi untuk membuka kembali pusat perbelanjaan bisa mulai dipertimbangkan. Ia menganggap sangat penting untuk menyalakan kembali optimisme ekonomi kepada masyarakat.

“Membuka sentra bisnis ini bisa menjadi sinyal bahwa ekonomi Kota Bandung akan bergerak cepat menuju kondisi ekonomi yang lebih baik,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga membutuhkan dukungan finansial yang digerakkan melalui ekonomi kota untuk memberikan pelayanan publik. Jika ekonomi kota tidak segera diperbaiki, ia khawatir Kota Bandung bisa kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akan kesulitan memberi pelayanan publik.

“Beberapa bulan lalu data ekonomi menurun. Kita berharap ini tidak terus berlanjut. Ekonomi harus diberi sinyal positif, kota juga harus mendapatkan sumber pendapatan dari ekonomi tersebut karena harus memberikan pelayanan publik. Kalau kondisi sekarang dibiarkan, PAD bisa hilang, dan akan sulit memberikan pelayanan,” bebernya.

Namun kaca mata lain datang dari antropolog Erna Herawati. Menurutnya, masyarakat masih perlu memperoleh edukasi tentang cara menghadapi pandemi ini. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang kondisi ini.

“Masyarakat hanya tahu, belum paham. Untuk sampai paham, masih ada tahapannya, ada enam tahap yang harus dilalui. Ini memerlukan edukasi, tidak hanya dari poster atau video, mulut ke mulut juga bisa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan pemerintah dan komunitas untuk terus memberikan pemahaman kepada warga agar upaya mengendalikan pandemi ini bisa dilakukan bersama-sama. Mengubah perilaku memang tidak mudah, namun bisa diupayakan.

“Mengubah perilaku itu bisa sampai bergenerasi, memang tidak mudah. Jadi apa yang sudah dilakukan selama tiga bulan ini sudah cukup baik. Ini harus diteruskan,” ucapnya. (Iwnaruna/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan PAD, Walikota Bandung Sambut Positif Dukungan Direktorat Pajak Dan Direktorat Perimbangan Keuangan

    Tingkatkan PAD, Walikota Bandung Sambut Positif Dukungan Direktorat Pajak Dan Direktorat Perimbangan Keuangan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyambut positif dukungan Direktorat Pajak dan Direktorat Perimbangan Keuangan dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah. Kota Bandung termasuk salah satu dari 78 daerah yang memperoleh dukungan tersebut. Hal tersebut disampaikan Oded setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan Direktorat Pajak dan Direktorat Perimbangan […]

  • Dorong Percepatan Ekonomi, Sukabumi Kece Cetak Ratusan Wirausaha Muda Baru

    Dorong Percepatan Ekonomi, Sukabumi Kece Cetak Ratusan Wirausaha Muda Baru

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meningkatkan laju ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang melanda, Pemerintah Kota Sukabumi terus membuat terobosan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal, Rabu (27/07). Termasuk dilakukan kali ini, melalui program Sukabumi Entrepreneur Center (Sukabumi Kece), sebanyak 120 entrepreneur muda, siap digodok menjadi calong pengusaha muda di Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menghadiri langsung […]

  • DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan tanggapannya setelah Rapat Paripurna pasca dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Periode 2025-2030. D menyoroti pidato pertama Wali Kota Bandung tersebut. DPRD Kota Bandung memiliki harapan besar terhadap Wali Kota terpilih. telah memaparkan beberapa program yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan […]

  • Tujuh Kasus Positif COVID-19 di Karawang, Emil : Penularan Di Jabar Terbagi Empat Kluster

    Tujuh Kasus Positif COVID-19 di Karawang, Emil : Penularan Di Jabar Terbagi Empat Kluster

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melaporkan, penularan COVID-19 yang sudah terdeteksi di Jabar sampai saat ini dikelompokkan dalam empat kluster penyebaran. Kluster pertama adalah Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Kabupaten Karawang. Kluster kedua dan ketiga yakni dua seminar di Bogor. Terakhir, seminar keagamaan di Lembang, Kabupaten […]

  • Oded Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Bandung Merdeka Dari Pandemi

    Oded Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Bandung Merdeka Dari Pandemi

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak warga Kota Bandung untuk hijrah. Yaitu hijrah dari kondisi yang tidak nyaman dari pandemi Covid-19 menuju Bandung merdeka dari Covid-19. “Mari kita hijrah berpindah dari suasana Covid-19 ini ke arah yang lebih tenang. Maka dengan semangat hijrah mari menuju Bandung Merdeka dari Covid-19,” seru Oded. […]

  • Berani Jadi Beda Festival: Rayakan Kreativitas dan Kemeriahan  Bersama bank bjb

    Berani Jadi Beda Festival: Rayakan Kreativitas dan Kemeriahan Bersama bank bjb

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb merayakan ulang tahunnya yang ke-63 dengan sebuah festival yang memukau, Berani Jadi Beda Festival, yang akan dihelat pada tanggal 11 Mei 2024 di BXC Park, Bintaro Jaya X Change Mall, Tangerang Selatan, Banten. Dalam sebuah pernyataan resmi, Widi Hartoto, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, menjelaskan, festival ini adalah bentuk […]

expand_less