Breaking News
Trending Tags

Akademis Unpad : Langkah Pemkot Bandung Batasi Ruang Gerak Cukup Efektif, Tren Covid-19 Menurun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pertemuan dengan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meminta pandangan dan rekomendasi langkah lanjutan penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Hal itu mengingat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung akan berakhir pada Jumat 12 Juni 2020 besok.

Pertemuan yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung, Kamis (11/6/2020) itu menghadirkan tiga akademisi Unpad. Ketiganya yaitu pakar kesehatan masyarakat, Irvan Afriandi, pakar ekonomi, Ferry Hadiyanto, dan pakar antropologi, Erna Herawati.

Ketiganya telah menyampaikan rekomendasi berdasarkan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini. Irvan Afriandi, misalnya, melihat tren kasus sudah cukup menurun meskipun angka absolut masih belum tercapai. Namun, hal ini merupakan sinyal yang baik untuk menunjukkan bahwa langkah Pemkot Bandung selama ini telah memberikan dampak positif.

“Kalau trennya menurun dan ditambah dengan indikator lainnya, walaupun belum begitu memuaskan tetapi itu modal optimisme kita bahwa apa yang dilakukan sudah pada rel yang baik. Ini sesuatu yang harus dipelihara dan dikuatkan dalam sistem pelayanan ke depan,” ungkap Irvan.

Menurutnya, langkah Pemkot Bandung untuk membatasi pergerakan manusia di dalam kota sudah cukup efektif. Namun ke depan ia melihat, pembatasan berskala wilayah besar bisa jadi dikurangi, beralih pada pembatasan situs di mana virus terdeteksi.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan Kota Bandung untuk melakukan pengetesan secara lebih masif agar lokasi virus tersebut bisa segera ditemukan. Dengan begitu, Pemkot Bandung bisa mengarantina situs yang lebih fokus tanpa harus membekukan satu wilayah yang tidak terjangkit.

“Jadi optimalkan pada pelacakan, pengetesan, dan treatment. Biayanya akan lebih murah ketimbang satu kota di-‘lockdown’ tanpa tahu siapa yang positif,” ujarnya.

Menurutnya, warga harus diberikan tiga hak. Selain hak akses terhadap pelayanan publik, warga juga memiliki hak untuk sehat dan hak terhadap ekonomi.

“Kita penuhi hak hidupnya, hak sehatnya. Kalau sudah, insyaallah hak ekonominya bisa terpenuhi,” ucap Irvan.

Hal tersebut didukung pernyataan Ferry Hadiyanto. Menurut ekonom Unpad itu, Kota Bandung sedang memasuki fase krusial pada Juni dan Juli ini. Beberapa bulan lalu ekonomi Kota Bandung sudah sangat turun karena mampatnya roda perekonomian kota. Dua bulan ini bisa menjadi “turning point” bagi Kota Bandung jika melakukan langkah-langkah yang tepat.

Menurutnya, sudah saatnya Kota Bandung perlahan bangkit dari istirahatnya. Rekomendasi untuk membuka kembali pusat perbelanjaan bisa mulai dipertimbangkan. Ia menganggap sangat penting untuk menyalakan kembali optimisme ekonomi kepada masyarakat.

“Membuka sentra bisnis ini bisa menjadi sinyal bahwa ekonomi Kota Bandung akan bergerak cepat menuju kondisi ekonomi yang lebih baik,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga membutuhkan dukungan finansial yang digerakkan melalui ekonomi kota untuk memberikan pelayanan publik. Jika ekonomi kota tidak segera diperbaiki, ia khawatir Kota Bandung bisa kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akan kesulitan memberi pelayanan publik.

“Beberapa bulan lalu data ekonomi menurun. Kita berharap ini tidak terus berlanjut. Ekonomi harus diberi sinyal positif, kota juga harus mendapatkan sumber pendapatan dari ekonomi tersebut karena harus memberikan pelayanan publik. Kalau kondisi sekarang dibiarkan, PAD bisa hilang, dan akan sulit memberikan pelayanan,” bebernya.

Namun kaca mata lain datang dari antropolog Erna Herawati. Menurutnya, masyarakat masih perlu memperoleh edukasi tentang cara menghadapi pandemi ini. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang kondisi ini.

“Masyarakat hanya tahu, belum paham. Untuk sampai paham, masih ada tahapannya, ada enam tahap yang harus dilalui. Ini memerlukan edukasi, tidak hanya dari poster atau video, mulut ke mulut juga bisa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan pemerintah dan komunitas untuk terus memberikan pemahaman kepada warga agar upaya mengendalikan pandemi ini bisa dilakukan bersama-sama. Mengubah perilaku memang tidak mudah, namun bisa diupayakan.

“Mengubah perilaku itu bisa sampai bergenerasi, memang tidak mudah. Jadi apa yang sudah dilakukan selama tiga bulan ini sudah cukup baik. Ini harus diteruskan,” ucapnya. (Iwnaruna/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung Laporan Penggunaan APBD 2021 Pada Rapat Paripurna

    Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung Laporan Penggunaan APBD 2021 Pada Rapat Paripurna

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah melewati berbagai tahapan pembahasan, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menyampaikan langsung Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Sukabumi tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021,Kamis (23/06). “Hari ini, kami Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban penggunaan APBD tahun 2021. Besok, akan dilanjutkan kembali dengan mendengarkan pandangan Fraksi-fraksi anggota […]

  • Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca mengundurkan diri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukmansyah yang juga mantan Ketua Fraksi PKS pada DPRD Kota Sukabumi saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi. Pasalnya, proses pergantian antar waktu (PAW) dirinya setelah mengundurkan diri dan bergabung ke Partai Demokrat, saat ini masih dalam proses di Dewan Pengurus Pusat […]

  • Pemkot Bandung Resmi Tutup Sementara Mal Festival Citylink

    Pemkot Bandung Resmi Tutup Sementara Mal Festival Citylink

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung resmi menutup sementara Mal Festival Citylink di Jalan Peta selama 3 hari, 4-6 Februari 2022 ini. Hal itu menyusul terjadinya pelanggaran protokol kesehatan saat menggelar pertunjukan “Barongsai War” beberapa hari yang lalu. “Itu sudah melanggar PPKM Level 2 yang ditetapkan oleh Pemkot Bandung. Karena ketika itu ada kerumunan. Ini […]

  • Kalsel Siap Jadi Beranda Utama Kota Negara Baru

    Kalsel Siap Jadi Beranda Utama Kota Negara Baru

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANJARBARU, MBInews.id –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mempersiapkan sejumlah infrastruktur strategis untuk menjadi beranda  depan utama ibu kota negara baru. Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan, H Nurul Fajar Desara,  di Banjarbaru, Jumat (6/2/2020) siang. “Saat ini kita menyiapkan untuk membangun pelabuhan mekar putih untuk menjadi internasional,” paparnya. […]

  • Bandung Kota Angklung, Ini Sejarah Singkat Dan Jenisnya

    Bandung Kota Angklung, Ini Sejarah Singkat Dan Jenisnya

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada 21 Mei 2022 mendatang, Kota Bandung akan mendeklarasikan diri sebagai Kota Angklung. Rencananya, acara ini akan digelar secara hibrid di Plaza Balai Kota pada 21 Mei 2022 dan melibatkan seniman serta pegiat angklung di Kota Bandung. Sejak tahun 2010, angklung telah menjadi Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Manusia United Nations Educational, […]

  • Ajak Kapolrestabes Baru Perkuat Kolaborasi, Oded: Bandung Dinamikanya Unik

    Ajak Kapolrestabes Baru Perkuat Kolaborasi, Oded: Bandung Dinamikanya Unik

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung untuk sama-sama berkonsentrasi penuh menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Oded juga mengingatkan pelayanan publik harus menjadi prioritas. Oded menuturkan, Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi dan salah satu kota besar di Indonesia kerap menjadi tolak ukur situasi […]

expand_less