Breaking News
Trending Tags

Akademis Unpad : Langkah Pemkot Bandung Batasi Ruang Gerak Cukup Efektif, Tren Covid-19 Menurun

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pertemuan dengan akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meminta pandangan dan rekomendasi langkah lanjutan penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Hal itu mengingat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung akan berakhir pada Jumat 12 Juni 2020 besok.

Pertemuan yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung, Kamis (11/6/2020) itu menghadirkan tiga akademisi Unpad. Ketiganya yaitu pakar kesehatan masyarakat, Irvan Afriandi, pakar ekonomi, Ferry Hadiyanto, dan pakar antropologi, Erna Herawati.

Ketiganya telah menyampaikan rekomendasi berdasarkan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini. Irvan Afriandi, misalnya, melihat tren kasus sudah cukup menurun meskipun angka absolut masih belum tercapai. Namun, hal ini merupakan sinyal yang baik untuk menunjukkan bahwa langkah Pemkot Bandung selama ini telah memberikan dampak positif.

“Kalau trennya menurun dan ditambah dengan indikator lainnya, walaupun belum begitu memuaskan tetapi itu modal optimisme kita bahwa apa yang dilakukan sudah pada rel yang baik. Ini sesuatu yang harus dipelihara dan dikuatkan dalam sistem pelayanan ke depan,” ungkap Irvan.

Menurutnya, langkah Pemkot Bandung untuk membatasi pergerakan manusia di dalam kota sudah cukup efektif. Namun ke depan ia melihat, pembatasan berskala wilayah besar bisa jadi dikurangi, beralih pada pembatasan situs di mana virus terdeteksi.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan Kota Bandung untuk melakukan pengetesan secara lebih masif agar lokasi virus tersebut bisa segera ditemukan. Dengan begitu, Pemkot Bandung bisa mengarantina situs yang lebih fokus tanpa harus membekukan satu wilayah yang tidak terjangkit.

“Jadi optimalkan pada pelacakan, pengetesan, dan treatment. Biayanya akan lebih murah ketimbang satu kota di-‘lockdown’ tanpa tahu siapa yang positif,” ujarnya.

Menurutnya, warga harus diberikan tiga hak. Selain hak akses terhadap pelayanan publik, warga juga memiliki hak untuk sehat dan hak terhadap ekonomi.

“Kita penuhi hak hidupnya, hak sehatnya. Kalau sudah, insyaallah hak ekonominya bisa terpenuhi,” ucap Irvan.

Hal tersebut didukung pernyataan Ferry Hadiyanto. Menurut ekonom Unpad itu, Kota Bandung sedang memasuki fase krusial pada Juni dan Juli ini. Beberapa bulan lalu ekonomi Kota Bandung sudah sangat turun karena mampatnya roda perekonomian kota. Dua bulan ini bisa menjadi “turning point” bagi Kota Bandung jika melakukan langkah-langkah yang tepat.

Menurutnya, sudah saatnya Kota Bandung perlahan bangkit dari istirahatnya. Rekomendasi untuk membuka kembali pusat perbelanjaan bisa mulai dipertimbangkan. Ia menganggap sangat penting untuk menyalakan kembali optimisme ekonomi kepada masyarakat.

“Membuka sentra bisnis ini bisa menjadi sinyal bahwa ekonomi Kota Bandung akan bergerak cepat menuju kondisi ekonomi yang lebih baik,” tuturnya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga membutuhkan dukungan finansial yang digerakkan melalui ekonomi kota untuk memberikan pelayanan publik. Jika ekonomi kota tidak segera diperbaiki, ia khawatir Kota Bandung bisa kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akan kesulitan memberi pelayanan publik.

“Beberapa bulan lalu data ekonomi menurun. Kita berharap ini tidak terus berlanjut. Ekonomi harus diberi sinyal positif, kota juga harus mendapatkan sumber pendapatan dari ekonomi tersebut karena harus memberikan pelayanan publik. Kalau kondisi sekarang dibiarkan, PAD bisa hilang, dan akan sulit memberikan pelayanan,” bebernya.

Namun kaca mata lain datang dari antropolog Erna Herawati. Menurutnya, masyarakat masih perlu memperoleh edukasi tentang cara menghadapi pandemi ini. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang kondisi ini.

“Masyarakat hanya tahu, belum paham. Untuk sampai paham, masih ada tahapannya, ada enam tahap yang harus dilalui. Ini memerlukan edukasi, tidak hanya dari poster atau video, mulut ke mulut juga bisa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan pemerintah dan komunitas untuk terus memberikan pemahaman kepada warga agar upaya mengendalikan pandemi ini bisa dilakukan bersama-sama. Mengubah perilaku memang tidak mudah, namun bisa diupayakan.

“Mengubah perilaku itu bisa sampai bergenerasi, memang tidak mudah. Jadi apa yang sudah dilakukan selama tiga bulan ini sudah cukup baik. Ini harus diteruskan,” ucapnya. (Iwnaruna/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MBInews.id, Majalengka  – Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin, menegaskan bahwa munculnya tindakan radikalisme adalah berawal dari persoalan ekonomi sosial dan ketidakadilan. Menurutnya, puncaknya sejak reformasi bergulir dengan bermunculan kelompok atau gerakan bebas baik semisal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan lain sebagainya. Dengan muculnya gerakan itu membuka ruang organisasi ekonomi sosial agama maupun […]

  • Pemkot Bandung Pilih Stadion GBLA Rapid Test Covid-19, Peserta Terdaftar Di Portal pikobar.jabarprov.go.id

    Pemkot Bandung Pilih Stadion GBLA Rapid Test Covid-19, Peserta Terdaftar Di Portal pikobar.jabarprov.go.id

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menyelenggarakan rapid test Covid-19 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) selama dua hari 2-3 April 2020. Peserta tes yaitu mereka yang telah terdaftar dan terverifikasi melalui portal pikobar.jabarprov.go.id. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pemeriksaan bakal dilaksanakan secara bergelombang. Dalam satu hari, akan ada […]

  • Waspada! Anak Muda Kota Bandung Rentan Kena Hipertensi

    Waspada! Anak Muda Kota Bandung Rentan Kena Hipertensi

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap kali diidentikan pada orang usia lanjut dengan gejala sakit kepala dan mudah marah. Namun, ternyata dari hasil Riset Kesehatan Dasar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung tahun 2018, 1 dari 3 penduduk di Kota Bandung berusia lebih dari 15 tahun mengidap hipertensi. Prevalensinya mencapai 36.6 persen dari […]

  • BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa untuk 12 Santri Bina Insan Mulia Cirebon

    BAZNAS Jabar Salurkan Beasiswa untuk 12 Santri Bina Insan Mulia Cirebon

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    CIREBON, Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Barat , berkomitmen mendukung pendidikan generasi muda melalui bantuan biaya pendidikan kepada 12 santri asal Bina Insan Mulia, Cirebon, yang akan melanjutkan studi ke Universitas Zaitunah, Tunisia. Tiap santri menerima bantuan enam juta rupiah sebagai biaya pendukung keberangkatan dan pendidikan dari BAZNAS Jabar. Bantuan ini diharapkan […]

  • Perihal Rumah Deret Tamansari, DPRD Kota Panggil Dinas Terkait Pemkot Bandung

    Perihal Rumah Deret Tamansari, DPRD Kota Panggil Dinas Terkait Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi D DPRD Kota Bandung memanggil sejumlah Dinas Terkait Pemkot Bandung Perihal Penertiban Kawasan Rumah Deret Tamansari, Bertempat di jalan Sukabumi 30 Kota Bandung , Rabu (16/12/19). Hadir Ketua Komisi C, Yudi Cahyadi, Wakil Ketua Hasan Fauzi, Asep Mahyudin, H.  Agus Gunawan, Folmer Siswanto Silalahi, Ferry dkk lainnya, dan dari DPKP3 hadir […]

  • DPC Demokrat Ciamis Dorong Anjar Asmara Maju Untuk Pilkada 2024

    DPC Demokrat Ciamis Dorong Anjar Asmara Maju Untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbinews – DPC Demokrat Ciamis menggelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi DPC, DPAC dan DPRT partai Demokrat Ciamis pada Jumat (5/4/2024). Kegiatan tersebut menghasilkan kesepakatan mengusung kader Demokrat terbaik Anjar Asmara untuk maju pada Pilkada Ciamis, 27 November 2024 mendatang. Sekretaris DPC Demokrat Ciamis Erik Krida Setia mengatakan, kegiatan ini untuk memantapkan kesefahaman seluruh kader. […]

expand_less