Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Patung Badak Putih Simbol Balaikota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sebagian dari kita mungkin pernah melihat harimau, macan tutul, dan badak. Dan sebagian besar parti melihatnya secara langsung di kebun binatang.

Bagi kamu milenial saat ini, mungkin tidak menyangka atau membayangkan jika binatang-binatang itu berkeliaran bebas di Kota Bandung. 

Namun hal itu ternyata binatang-binatan itu pernah hidup dan berkeliaran di Kota Bandung. Setidaknya itu yang digambarkan oleh Haryoto Kunto dalam bukungan Wajah Bandoeng Tempo Doeloe (PT Granesia 1985).

Ia menuliskan, pada 1866, setengah abad sejak Kota Bandung didirikan setelah pindah dari Dayeuhkolot yang kini masuk wilayah Kabupaten Bandung, orang masih melihat kawanan badak yang berkeliaran di daerah Cisitu, beberapa ratus meter dari sebelah utara Kampus Institut Teknologi Bandung.

Bahkan Haryoto mengisahkan pembangunan Bandung masa itu sering terhalang kawanan hewan buas seperti harimau dan macan tutul, dan badak.

Sejumlah sumber juga menyebutkan, Bandung tempo dulu terdapat sejumlah tempat pangguyangan badak. Salah satunnya bahkan tak jauh dari Pendopo saat ini.

Sebab itu pula di sekitar tempat tersebut terdapat tempat yang diberi nama Jalan Cibadak, yang kini menjadi pusat pertokoan. 

Mungkin hal itu juga yang membuat adanya patung badak di Balai Kota Bandung hingga saat ini. 

Pemilihan pusat pemerintahan Kota Bandung di Jalan wastukencana juga karena kawasan tersebut dulunya merupakan pangguyangan badak. 

Tempat-tempat lainnya yang sebelumnya merupakan lokasi pangguyangan badak yakni Rumah Sakit Umum Rancabadak (sekarang Rumah Sakit Hasan Sadikin), dan juga Institut Teknologi Bandung. 

Koran Pikiran Rakyat edisi 10 Oktober 1981 menuliskan, Wali Kota Bandung kala itu, Husen Wangsaatmadja sempat menceritakan kisah tentang patung badak putih. 

Monumen Badak putih di halaman Balai Kota Bandung, sama sekali bukan lambang daerah. Melainkan merupakan simbol kerinduan Kota Bandung akan kehadiran kembali kelestarian alam yang sehat, tertib, tanpa kekurangan air serta pepohonan yang rindang.

Monumen tersebut juga merupakan pencerminan kehendak Bandung masa kini (saat itu) dan Bandung masa mendatang untuk kembali memiliki lingkungan yang subur dan teratur. 

Monumen Badak Putih menjadi representasi tekad Kota Bandung untuk mengembalikan keadaan lingkungan yang sehat.

“Penempatan monumen Badak Putih juga sebagai perlambang betapa manusia sebenarnya tidak bisa hidup tanpa kehidupan satwa. Hewan itu tak perlu dibenci apalagi dimusnahkan. Kemusnahan hewan-hewan liar akan berarti pula musnahnya atau rusaknya tata lingkungan yang sehat,” ujar Husen kala itu.

Lalu kenapa berwarna putih? Husen Wangsaatmadja mengatakan, di antara badak yang terdapat di Bandung kala itu terdapat seekor badak yang memiliki warna berbeda. Yakni berwana putih, dan diduga merupakan pemimpin di antara para badak lainnya. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan monumen badak di halaman Balai Kota Bandung juga berwarna putih.

Dia menyatakan, kehidupan badak tidak lepas dari sejarah pertumbuhan Kota Bandung. 

“Tidak salah kiranya jika dibuat suatu monumen badak putih, untuk mengenang kelestarian alam yang sempurna pada masa lalu, sambil mencoba mengembalikan kembali kondisi itu bagi masa kini dan mendatang,” tuturnya.

“DALAM DADA KAMI TAK PERNAH PADAM MENGEMBAN TUGAS MENERUSKAN HARAPAN AGAR NAMA DAN TITIPAN INI BANDUNG SEMERBAK SEPANJANG MASA” 

Demikian tulisan yang terdapat pada prasasti peresmian yang diabadikan di bawah patung badak. Wali Kota Husen Wangsaatmadja meresmikannya tahun 1981.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islah BPPKB dan Sapujagat, Proses Hukum Tetap Berjalan

    Islah BPPKB dan Sapujagat, Proses Hukum Tetap Berjalan

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kepolisian Resort Sukabumi Kota akan melanjutkan proses hukum terkait terjadinya bentrok antara Ormas BPPKB dan Sapujagat yang mengakibatkan empat orang mengalami luka parah akibat sayatan senjata sajam. Sebelumnya Ormas BPPKB dan Sapujagat mendeklarasikan perdamaian di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (2/11/2020). Kesepakan damai tersebut dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua pihak […]

  • Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam menghadirkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang baik dan kondusif. Hal tersebut di sampaikan pada Rapat Pleno KPU Kota Bandung tentang penetapan perolehan kursi partai politik untuk Anggota DPRD Kota Bandung dan Penetapan Calon […]

  • DPRD Dan Gubernur Jabar Setujui CPDOB Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan, Dan Garut Utara

    DPRD Dan Gubernur Jabar Setujui CPDOB Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan, Dan Garut Utara

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat melalui rapat paripurna setujui Calon Persiapan Daerah Otonomi  Baru (CPDOB) Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Cianjur Selatan, dan Garut Utara, Jumat (11/2/2022). Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat, selanjutnya dilanjutkan oleh pembentukan Pansus I CPDOB. […]

  • Jaga Kesehatan Saat Wabah Covid-19, Optimis Berfikir Positif & Kesehatan Mental Tetap Terjaga

    Jaga Kesehatan Saat Wabah Covid-19, Optimis Berfikir Positif & Kesehatan Mental Tetap Terjaga

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menjaga kesehatan di saat wabah Covid-19 merupakan hal utama. Namun hal lain yang perlu dijaga yatu kesehatan mental. Selalu berpikir positif merupakan salah satu cara agar kesehatan mental tetap terjaga. “Selalu berpikir positif dan ingat lima hal penting yaitu, tidak berjabat tangan, cuci tangan pakai sabun, selalu memakai masker, jaga jarak, dan […]

  • Selama Masa Penyekatan, 12.038 Unit Kendaraan Yang Masuk Ke Wilayah Kota Bandung Berhasil DiputarBalikan

    Selama Masa Penyekatan, 12.038 Unit Kendaraan Yang Masuk Ke Wilayah Kota Bandung Berhasil DiputarBalikan

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung telah memeriksa sebanyak 47.748 unit kendaraan di pos penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021. Penyekatan dilakukan di 8 titik, mulai dari GT Buah Batu, GT M. Toha, GT Kopo, GT Pasir Koja, GT Pasteur, Bunderan Cibiru, Bunderan Cibeureum dan Terminal […]

  • DPC PDIP Targetkan 14 Kursi di DPRD Kota Bandung

    DPC PDIP Targetkan 14 Kursi di DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – DPC PDIP Kota Kota Bandung menargetkan raihan 14 kursi di DPRD Kota Bandung dan berjanji akan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden (Pilpres) 14 Februari 2024 mendatang. Pernyataan itu diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung H .Achmad Nugraha DH.SH, terkait kesepakatan hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan […]

expand_less