Breaking News
Trending Tags

Aktivis Muslim Sukabumi, Minta Usut Tuntas Penembakan 6 Laksus FPI

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInew.id – Sejumlah tokoh pergerakan ormas Islam Sukabumi, yang tergabung dalam Kesatuan Aktivis Muslim Sukabumi (KAMUS) mendatangi Polres Sukabumi Kota menyatakan sikap keprihatinan terhadap penembakan 6 orang yang ditembak oleh anggota kepolisian Polda Metro Jaya.

Sekitar 30 orang, beraudensi dengan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyampaikan sikapnya menuntut Kapolri untuk terbuka dalam penanganan kasus 6 orang ditembak mati.

“Prihatin dan mengecam atas tragedi tersebut, karena diduga telah melanggar hak azazi manusia (Ham) yang sangat jelas tidak dibenarkan apa pun alasannya,” ujar Koordinator KAMUS H. Faturrahman.

Lanjutnya “Tegakkan hukum yang berkeadilan dan usut tuntas serta meminta pertanggungjawaban kepada semua yang terlibat dalam tragedi tersebut, sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Kesatuan Republika Indonesia. Sehingga tragedi tersebut menjadi yang terakhir dan tidak boleh terulang kembali,” tuturnya.

Tidak hanya itu , Kamus juga menuntut kepada Kapolri untuk membebaskan Habib Rizik Shihab dan 5 lainnya dari jeratan hukum yang dianggap tidak adil.

“Demi citra kepolisian sebagai lembaga negara , maka kami meminta kepada kepolisian untuk segera membebaskan Habib Muhammad Rizieq Shihab dan tersangka 5 lainnya dari semua tuntutan,” tegas H. Fatur yang juga pernah Menjabat Ketua DPW FPI Kota Sukabumi.

Selain dari itu, Kamus juga meminta kepada Komnas HAM untuk mengusut tuntas peristiwa tewasnya 6 anggota laskar khusus FPI yang terjadi di Km. 50 Tol Cikampek- Karang.

“Segera bentuk tim pencari fakta investigasi yang indefenden dan kredibel, sehingga permasalahan tersebut bisa terang benderang serta transparan dan tidak ada sakwa sangka terhadap semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan pihaknya meminta untuk terlebih dahulu menunggu hasil penyelidikan.

“Kasusnya kan masih dalam tahapan penyidikan dan kita belum mengetahui secara utuh. Jadi ditunggu saja hasilnya,” ucapnya.

“Kami juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan tentunya menetapkan protokol kesehatan,” imbuhya. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuntas Dibahas Badan Anggaran, APBD Tahun 2022 Kota Sukabumi Siap Dievaluasi Gubernur Jawa Barat

    Tuntas Dibahas Badan Anggaran, APBD Tahun 2022 Kota Sukabumi Siap Dievaluasi Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews,id– Tuntas dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, Akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2022 siap diserahkan ke Gubernur Jawa Barat. “Alhamdulilah telah dilakukan penandatanganan kesepakatan persetujuan bersama raperda tentang APBD 2022. Yang kemudian akan diserahkan ke Guberbur Jawa barat untuk dilakukan evaluasi sekitar 15 hari kerja,”ujar Wali Kota Sukabumi dalam Rapat […]

  • Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Pasar Cihapit Kota Bandung

    Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Pasar Cihapit Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Warga dan pedagang Pasar Cihapit Kota Bandung antusias menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Rabu 12 Juli 2023 sekitar pukul 08.00 WIB. Sejumlah warga telah menanti Jokowi sejak Selasa dini hari, dalam kunjungannya Presiden RI Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna. Di […]

  • Penyabar Nakhe Minta Disdik Prov Sumut Agar Tidak Memindahkan Guru-guru yang ada di Pelosok Kepulauan Nias

    Penyabar Nakhe Minta Disdik Prov Sumut Agar Tidak Memindahkan Guru-guru yang ada di Pelosok Kepulauan Nias

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MEDAN ,MBINews.id – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara diminta untuk tidak memindahkan guru-guru SMA Negeri dan SMK Negeri yang berada di pelosok-pelosok di Kepulauan Nias. Sebab, rata-rata SMA Negeri dan SMK Negeri di Kepulauan Nias masih kekurangan guru. Hal itu disampaikan Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara Penyabar Nakhe di Gedung DPRD Sumut, Rabu (19/5/2021). […]

  • Selama Liburan Lebaran Tingkat Okupansi Menunjukkan Tren Peningkatan Signifikan

    Selama Liburan Lebaran Tingkat Okupansi Menunjukkan Tren Peningkatan Signifikan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Tingkat hunian hotel atau okupansi di Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan. Kondisi ini sejalan dengan melonjaknya jumlah wisatawan yang datang ke kota tersebut. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, okupansi hotel bintang tiga hingga lima berada di atas 50 persen. Sementara secara keseluruhan, tingkat hunian mendekati angka tersebut. […]

  • Kafilah Kota Sukabumi Ditargetkan Menjadi Juara Umum Pada Pentas PAI Tingkat Jawa Barat

    Kafilah Kota Sukabumi Ditargetkan Menjadi Juara Umum Pada Pentas PAI Tingkat Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, melepas langsung Kafilah Kota Sukabumi untuk mengikuti Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Jawa Barat, Senin (02/09/2024). Pelepasan tersebut dihadiri pula diantaranya oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, serta Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam. Dalam sambutannya, Kang Tutus sapaan akrab […]

  • Dishub Kota Sukabumi Terima 337 Aduan PJU Rusak

    Dishub Kota Sukabumi Terima 337 Aduan PJU Rusak

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang Tahun 2020, jumlah aduan masyarakat yang datang ke Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi keluhkan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) mencapai 337. Dari jumlah tersebut, yang sudah tertangani mencapai 299, dan sisanya sebanyak 38 belum ditangani. “Di tahun 2020, sebanyak 337 masyarakat yang mengadukan kerusakan PJU. Aduan itu kami terima baik lewat aplikasi, melalaui […]

expand_less