Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

RSKIA Kota Bandung Telah Gelar Penyuntikan Vaksin 800 Lansia Tahap II

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Sejak 2 Maret 2021, RSKIA Kota Bandung telah menggelar penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi Lansia di Kota Bandung.

Sebanyak kurang lebih 120 lansia menjadi target setiap penyuntikan. Saat ini telah ada 800 lansia yang terdata.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Djoelaika Fitri Mashyur (ika) yang bertindak sebagai vaksinator sekaligus dokter yang bertugas melakukan skrining terhadap para lansia yang menjadi calon penerima vaksin Covid-19.

“Hari ini merupakan sesi ke-4 proses penyuntikan kepada para lansia di Kota Bandung. Kita vaksinasi 2 kali dalam seminggu. Pekan depan kita akan melakukan 3 kali dalam seminggu untuk mengejar sasaran 800 lansia yang terdaftar di RSKIA” ucap Ika di RSKIA, Rabu, 10 Maret 2021.

Menurutnya, kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses penyuntikan bagi lansia adalah pada saat skrining kondisi kesehatannya. 

Mengingat para penerima vaksin lansia ini banyak yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Sehingga menurut petunjuk teknis yang ada proses skrining atau penyaringan ini diharuskan lebih teliti dan mendalam.

“Misalnya, kita ambil variabel tensi. Menurut juknis Dinkes tidak boleh melebihi angka 180 per 110 dengan gula darah harus dibawah angka 200,” katanya.

“Selain itu, para lansia yang memiliki penyakit seperti jantung, diabetes, bahkan auto imun, kita harus periksa karena calon penerima yang memiliki lebih dari 5 penyakit bawaan tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin. Kami sarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokternya terlebih dahulu,” Imbuh Ika.

Ika menjelaskan, hingga saat ini proses penyuntikan vaksin covid 19 bagi lansia di RSKIA berjalan dengan lancar. Hanya terdapat sedikit hambatan terkait administrasi kependudukan yang dimiliki oleh beberapa lansia calon penerima vaksin.

“Beberapa kita temui para lansia ini memang tinggal di Kota Bandung, namun tidak memiliki KTP Kota Bandung. Menurut petunjuk Dinkes untuk saat ini kita hanya dapat memberikan vaksin bagi lansia yang memiliki KTP di Kota Bandung” tutur Ika.

Ika berharap meskipun kendala administrasi masih terjadi, namun proses vaksinasi ini harus tetap berjalan untuk dapat memutus dan menghentikan penyebaran virus covid 19 di Kota Bandung. 

Namun Ika mengingatkan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol kesehatan adalah sebuah keharusan.

“Dengan vaksin ini juga belum tentu menjamin seseorang tidak akan terkena virus Covid-19. Oleh karena itu kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan” tambah Ika.

Ika menghimbau kepada para lansia di Kota Bandung untuk tidak ragu dalam vaksin Covid-19 ini, karena skrining kesehatan akan dilakukan secara detail dan menyeluruh agar setiap lansia dapat dipastikan secara medis layak atau tidak mendapatkan vaksin covid 19.

Salah satu penerima vaksin Covid-19, Adi Teruna (69) yang juga mantan pekerja di salah satu BUMN mengaku sudah sangat siap dan yakin dalam menerima vaksin. Karena ia ingin tetap sehat dan terhindar dari virus covid 19.

“Menurut saya ini bukan ikhtiar, karena kecenderungannya jadinya coba-coba. Akan tetapi saya sudah sangat yakin dengan disuntik vaksin covid 19 ini akan membuat saya menjadi lebih sehat dan terhindar dari Covid-19,” ucap Adi.

Hal serupa diungkapkan Etty Maeruti (68). Pensiunan PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini menyebut, faktor kesehatan adalah kunci terbesar yang membuat dirinya yakin dan siap untuk divaksin.

“Iya, Ibu yakin kalau vaksin ini salah satu jalan agar tetap sehat dan bisa menghindari serta dan tertulas virus corona,” ujar Etty.

Perlu diketahui, setiap lansia yang telah disuntikan vaksin Covid-19 ini akan dilakukan observasi selama 1 jam (60 menit). Itu untuk memastikan tidak ada efek samping pasca vaksin. 

Setelah itu, para lansia ini akan menerima vaksin dosis kedua setelah 28 hari dengan dibekali tabel monitoring kesehatan yang harus diisi oleh para penerima vaksin. (bag)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken  Pengurangan Sampah

    Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi terus menekan jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, mengingat usia Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Cikundul mampu menampung sekitar satu bulan lagi. “Daya tampung TPSA kita hanya bisa sampai bulan depan. Maknya upaya kita salah satunya menekan jumlah sampah dari sumbernya untuk memperpanjang usianya,” ujar […]

  • Pembangunan Rumah Deret Tamansari Terindikasi Korupsi, Diduga DPKP3 Kota Bandung ‘Main Mata’ Dengan PT GKSR

    Pembangunan Rumah Deret Tamansari Terindikasi Korupsi, Diduga DPKP3 Kota Bandung ‘Main Mata’ Dengan PT GKSR

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Pembangunan rumah deret (Rudet) Tamansari saat ini memasuki tahap ketiga. Namun disinyalir melahirkan sederet permasalahan, baik dari pihak. Perkara yang disoroti BPK, yakni dugaan adanyah indikasi korupsi yang dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung ataupun pihak kotraktor dalam ini PT Global Karya Sejahtera Raya (GKSR). Berdasarkan […]

  • Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    Forkopimda Kab Bandung Bersama Ribuan Masyarakat Nonton Bareng Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung bersama ribuan masyarakat gelar nonton bareng (nobar) laga semi final pertandingan sepak bola kejuaraan AFC U-23 Asian Cup Qatar 2024 antara Timnas Indonesia versus Uzbekistan. Nonton bareng Piala Asia U-23 yang pertama kali digelar itu dilaksanakan di Dome Bale Rame Soreang Kabupaten Bandung, Senin (29/4/2024) malam. Masyarakat […]

  • Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank Bjb melakukan ekspansi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yangditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengembang. Berbeda dari biasanya, kali ini Penandatanganan PKS dihadiri oleh 26 pengembang dari berbagai wilayah. Acara dihadiri oleh Pimpinan Divisi KPR KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo, CEORegional, para pemimpin cabang, serta dari pihak developer […]

  • Kesbangpol Kota Sukabumi, Gelar Peningkatan Kesadaran Bela Negara Bagi Mahasiswa

    Kesbangpol Kota Sukabumi, Gelar Peningkatan Kesadaran Bela Negara Bagi Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi meyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran bela negara bagi puluhan mahasiswa. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dihadiri juga oleh Dandim 0607 Kota Sukabumi, Letkol Infanteri Dedy Ariyanto, di salah satu Hotel Kota Sukabumi. Kamis, (27/10/2022). Fahmi mengungkapkan, bahwa bela negara merupakan sebuah kewajiban […]

  • BRI Peduli – Beasiswa Pelajar Nasional 2025: Serahkan Bantuan Pendidikan dan Renovasi Sekolah SDN Kebon Kai Girang Sukabumi

    BRI Peduli – Beasiswa Pelajar Nasional 2025: Serahkan Bantuan Pendidikan dan Renovasi Sekolah SDN Kebon Kai Girang Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli melaksanakan seremonial serah terima bantuan pendidikan dan renovasi sekolah di SDN Kebon Kai Girang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat, 24 Oktober 2025. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Bank BRI dalam mendukung kemajuan bidang pendidikan di Indonesia. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh […]

expand_less