Breaking News
Trending Tags

Sambangi PWI Jabar, Kajati: Wartawan Bukan untuk Ditakuti! Ajaklah Berdiskusi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Masih banyaknya pihak yang merasa ketakutan atau terintimidasi saat di kunjungi wartawan, Namun sejatinya apabila memang tujuan kedatangan wartawan itu bener maka pihak yang didatangi tidak perlu takut kalau tidak punya kesalahan.

“Kalau ada wartawan datang ke kantor kita dan bertanya sesuatu yang memang tupoksi kita, hadapi. Jelaskan apa adanya. Wartawan bukan untuk ditakuti atau dijauhi tapi ajaklah berdiskus,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr Asep Nana Mulyana SH, MHum, saat bersilaturahim dengan jajaran pengurus PWI Jabar di Kantor PWI Jabar, Kota Bandung, Senin (22/11/2021)

Kajati hadir dengan didampingi sejumlah pejabat utama Wakajati Sungarpin, Asintel Sugeng Hariadi, Asdatun Wahyudi, Asbin Benny Darmawan, Kajari Kota Bandung M Iwa Suwia Pribawa, Kajari Kabupaten Bandung Sunarko, serta Kasi Penkum Dodi Gazali Emil. Rombongan diterima Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat dan para pengurus harian.

Asep menuturkan, apabila ada wartawan yang datang ke kantor kejaksaan untuk bertanya perkembangan kasus, setiap kajari harus terbuka untuk menjelaskannya.

“Jelaskan saja perkembangan kasus yang sedang diselidiki dan berikan pengertian bahwa kasus A masih berjalan. Apabila memang ada hal-hal yang harus ditunda sementara publikasinya karena untuk mencegah pelaku kabur atau menghilangkan barang bukti, sampaikan. Saya yakin, dengan keterbukaan itu teman-teman wartawan akan sangat mengerti karena itu terkait proses penyidikan. Kalau tidak dijelaskan, malah nanti ada pemikiran yang tidak-tidak dari media atau publik,” ujar pria asal Tasikmalaya ini.

Oleh karena itu, Asep tidak mau mendengar ada berita seorang kajari di Jabar yang kabur dari pintu belakang untuk menghindari pertanyaan para wartawan.

“Kalauada kajari saya yang sulit diakses dan tertutup, laporkan ke saya atau Asintel saya. Kami sangat terbuka,” kata Guru Besar Luar Biasa di Undip dan Unpad tersebut.

Lebih lanjut Asep menuturkan, saat ini, profesi wartawan sangat rentan untuk dikriminalisasi. Hal itu tak lepas dari banyaknya sejumlah aturan yang bisa menjerat para wartawan atas berita yang dimuatnya apabila tak mengikuti kaidah yang tepat.

Atas hal itu, Asep mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan media, salah satunya PWI Jabar, apabila ada anggota PWI Jabar yang terjerat hukum. “Tentunya, dengan tetap saling menjaga profesionalitas masing-masing,” katanya.

Kolaborasi lainnya adalah saling pengayaan terkait aturan-aturan yang ada serta tupoksi masing-masing pihak. “Banyak aturan yang bisa mengancam seorang wartawan terjerat kasus hukum. Di sinilah kami akan sharing. Termasuk tentang penggunaan istilah-istilah hukum yang tepat sehingga berita yang dibuat semakin press klaar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengapresiasi kehadiran Kajati Jabar dan para pejabat utamanya ke Kantor PWI Jabar. Pada kesempatan itu, Hilman juga memaparkan tentang aktivitas jurnalisme yang saat ini sangat rentan untuk dijerat hukum. Sejumlah aturan menjadikan seorang jurnalis mesti hati-hati sebelum membuat sebuah berita. Namun, tidak semua jurnalis memahami hal tersebut.

Oleh karena itu, pengayaan dari aparat penegak hukum, khususnya terkait hal-hal yang bisa menjerat jurnalis ke dalam hal pidana, menjadi sebuah keniscayaan. “Kolaborasi ini akan sangat bermanfaat bagi kami di PWI Jabar serta seluruh anggota kami. Keterbukaan dan transparansi yang menjadi semangat Kajati, tentunya akan sangat membantu para wartawan di daerah-daerah, untuk mengakses informasi di setiap kejari,” ujarnya.

Hilman pun membeberkan, di tengah ledakan disrupsi digital saat ini, ribuan situs berita online pun muncul di Jabar. Namun, tidak semuanya telah terverifikasi oleh Dewan Pers. Wartawan pun sangat banyak namun tak semuanya tersertifikasi oleh PWI atau pun organisasi pers lainnya.

“Untuk PWI Jabar, anggota kami yang sudah tersertifikasi saat ini mencapai 600 lebih. Insyaallah anggota kami tidak melenceng dari aturan-aturan jurnalisme dalam menjalankan tugasnya. Namun, apabila ada wartawan yang mengaku anggota PWI Jabar dan bermasalah dengan hukum karena sebuah pemberitaan, kami siap dikonfirmasi oleh rekan-rekan di kejaksaan,” katanya.

Konfirmasi diperlukan untuk memastikan apakah dia memang anggota PWI Jabar atau bukan. Sekaligus memastikan apakah jeratan pidana itu terkait dugaan tindak pidana di bidang pers atau bukan. “Kalau memang terkait delik pers, kami harus memastikan pula agar proses penyidikannya berpedoman pada Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jika tidak, maka bisa dikenai pidana umum,” pungkasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam menghadirkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang baik dan kondusif. Hal tersebut di sampaikan pada Rapat Pleno KPU Kota Bandung tentang penetapan perolehan kursi partai politik untuk Anggota DPRD Kota Bandung dan Penetapan Calon […]

  • Ini Kata Wakil Rakyat Terkait Putusan Perda Kawasan Tanpa Rokok Dan P4GNPN Kota Bandung

    Ini Kata Wakil Rakyat Terkait Putusan Perda Kawasan Tanpa Rokok Dan P4GNPN Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Kota Bandung melalui Panitia Khusus (Pansus) 9 dan 11 telah menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GNPN). Hal itu terungkap pada Rapat Paripurna terkait Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Kota bandung tentang KTR Raperda […]

  • Achmad Nugraha Ingatkan Pentingnya Jaminan Pendidikan dan Kesehatan Warga

    Achmad Nugraha Ingatkan Pentingnya Jaminan Pendidikan dan Kesehatan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha D.H., S.H.,mengatakan, pihaknya akan fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terutama terkait persoalan yang berkaitan dengan kepentingan umum atau warga. Hal tersebut, ia sampaikan pada Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2022 di Kawasan Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Bandung, Kamis (25/8/2022). “Kami berupaya terus memperjuangkan aspirasi […]

  • Job Fair Disnaker 2024 Kota Bandung Selaras dengan Misi Asta Cit

    Job Fair Disnaker 2024 Kota Bandung Selaras dengan Misi Asta Cit

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya, S.E., S.H., bersama Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung, drg. Maya Himawati, Sp.Orto., menghadiri acara pembukaan pameran bursa kerja (Job Fair) kedua tahun 2024 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 6 November 2024. Informasi dari Disnaker Kota […]

  • Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Apa jadinya jika sebuah RW memiliki “bank data” warganya sendiri? Itulah yang kini Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan ingin wujudkan di Kota Bandung lewat inovasi Layanan Catatan Informasi RW atau Laci RW. Program ini sederhana, tapi sangat bermanfaat. Semua data warga dikumpulkan secara detail, jumlah balita, kondisi kesehatan, potensi stunting, pengelolaan […]

  • Bulan Nopember 2019, Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 0.28 Persen

    Bulan Nopember 2019, Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 0.28 Persen

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,28% di bulan November. Tentunya ini berbeda jika dibandingkan dengan dua bulan kebelakang, dimana Kota Sukabumi alami deflasi.”Memang kalau melihat dua bulan belakang, yakni September dan Oktober Kota Sukabumi alami deflasi. Sedangkan di bulan November alami inflasi sebesar 0,28 persen,”ujar Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota […]

expand_less