Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Anggota Komisi IV DPRD Hasbullah Rahmad Siap Terus Serap dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Sekaligus Ketua Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad, terus berupaya  memaksimalkan perannya dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat, khsusnya di Depok dan Bekasi agar bisa direalisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selama menjabat sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Jawa Barat, sudah banyak aspirasi masyarakat yang di kawal Hasbullah Rahmad.

Beberapa aspirasi yang dikawal Hasbullah di antaranya adalah subsidi SPP bagi siswa siswi di sekolah negeri maupun swasta, yang ada di Provinsi Jawa Barat.

“Saya  dan rekan – rekan di Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat tetap mempertahankan susbsidi SPP sekolah, baik itu sekolah negeri, swasta, hingga madrasah,” ucap pria yang juga anggota Banggar DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Menurut Hasbullah, perjuangan untuk mempertahankan subsidi SPP terbilang cukup berat, lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki Provinsi Jawa Barat. Akan tetapi, Hasbullah akan terus berupaya apa pun caranya  agar subsidi SPP tetap ada.

“Subsidi itu bisa Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta per siswa se Jawa Barat. Ini kan sangat besar sekali menguras APBD. Tapi demi keberlangsungan regenerasi di Jawa Barat, kami tetap mempeprtahankan subsidi SPP ini, karena pendidikan adalah urusan wajib bagi pemerintah,” tutur dia.

Selain masalah pendidikan, Hasbullah juga fokus dalam mengawal ketersediaan lahan sawah di Jawa Barat. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan warga Jawa Barat.

“Sawah di Jawa Barat ini sekarang kan ada  750 ribu hektar. Karena saya menjadi ketua pansus tata ruang wilayah Jawa Barat, diprediksi sampai tahun 2040an penduduk Jawa Barat kan sudah 60 juta jiwa.  Maka kalau kita bandingkan secara grafis jika tahun 2040 penduduk jawa barat sudah 60 juta lebih,  maka harus ada ketersediaan minimum tujuh juta  hektar sawah,” ungkap dia.

Oleh karena itu, lanjut Hasbullah, dari 750 ribu hektar sawah yang ada saat ini, pihaknya akan menaikkan 30 persen lahan untuk  mengimbangi pertumbuhan penduduk sampai 2040.

“Sekarang kan jumlah penduduk Jawa Barat hampir 50 juta jiwa. Itu kenapa kami targetkan naik 30% karena kami menginginkan suplai asupan pangan di Jawa Barat terpenuhi,” imbuh dia.

Hasbullah menjelaskan, untuk menunjang pertambahan lahan sawah baru ini, pihaknya akan membangun irigasi baru.

“Contoh, kami pernah membangun irigasi di Caringin Sukabumi.  Kalau irigasi di Caringin sudah nyambung maka kita bisa menciptakan 1600 hektar sawah di situ. Kedua,  kami juga akan membangun irigasi pada lahan sawah yang bercocok tanamnya hanya setahun sekali karena  mengandalkan hujan. Kalau itu kami masukan air irigasi kan bisa setahun tiga kali bercocok tanam,” kata dia.

Dia menyebut, untuk  meningkatkan produktivitas panen sawah dalam rangka  memenuhi kebutuhan pangan di  Jawa Barat, ada dua cara yang tertuang dalam aturan Perda RT/RW  Jawa Barat.

“Pertama kami  akan mengkonversi lahan lahan Palawija untuk menjadi sawah,  lewat pembangunan irigasi baru. Yang kedua, sawah yang sudah ada exciting yang mengandalkan tandan hujan itu kalau bisa dimasukan irigasi itu bisa produktivitasnya meningkat. itu bisa dua kali setahun dan tiga kali setahun,” beber dia.

Bagi Hasbullah, dengan meningkatkan kapasitas produksi di exciting lahan yang sudah ada 750 ribu hektar ini,  dan menambah luas sawah baru itu, kelak di 2040 ketika Jawa Barat sudah 60 juta penduduk, Pemerintah Jawa Barat tidak akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarkat.

“Ya kita tidak akan impor beras dari provinsi lain gitu, kan terencana programnya. agar keseimbangan ruang terbuka pangan dengan jumlah kebutuhan penduduk itu bisa seimbang,” terang dia.

Sedangkan khusus di Kota Depok, tambah Hasbullah, tidak ada lagi sawah. Hanya ada kawasan pertanian kota skala kecil. Menurut Habsullah, lahan pertanian kota di Depok ada kurang lebih 5-4 hektar pemberian dari Pemerintah Pusat kepada Kota Depok.

“Gak ada lagi sawah di Depok, adanya hanya lahan pertanian kota yang diberikan Pemerintah Pusat ke Kota Depok, itu ada di daerah Citayam. Tanaman di sana hanya berupa Palawija dan pertanian kota pada umumnya,” beber dia.

Dia menambahkan, ke depan, dia akan terus fokus mengawal pembangunan di Kota Depok. Beberapa aspirasi yang sedang dia perjuangkan adalah pembangunan sekolah baru, pembangunan destinasi wisata berbasis situ.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemberhentian TY Bukan Karena Melaporkan Terjadi Korupsi

    Pemberhentian TY Bukan Karena Melaporkan Terjadi Korupsi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Jawa Barat menanggapi tuduhan , telah melakukan kriminalisasi terhadap mantan pegawai yang dianggap sebagai whistleblower. melalui Wakil Ketua IV, H. Achmad Faisal S.Pd menyampaikan klarifikasi , tuduhan dan opini dari rilis yang dikeluarkan oleh LBH Bandung di sejumlah media. Sehingga melakukan press conference ini untuk menjelaskan dan hak jawab,akan menjelaskan apa […]

  • Ringkus RW, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu Siap Edar

    Ringkus RW, Polisi Amankan Puluhan Paket Sabu Siap Edar

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukabumi Kota membekuk RW (20) atas dugaan peredaran narkoba, pada Rabu (25/8/2021) malam. Dari tangan terduga pelaku, petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 21 paket sabu siap edar dengan total berat 5.95 gram, kemudian paket narkoba jenis tembakau sintesis seberat total […]

  • DPRD Kota Bandung Sokong Penuh Perwal Budaya Bersepeda Kota Bandung

    DPRD Kota Bandung Sokong Penuh Perwal Budaya Bersepeda Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri Seminar Membangun Budaya Gerakan Bersepeda #3 bertema “Bersepeda Yang Berkeselamatan,” di Hotel Grandia, Bandung, Selasa (26/04/2022). Selain dihadiri Kadishub Kota Bandung E.M. Ricky Gustiadi, seminar ini juga diisi oleh Pakar Transportasi Institut Teknologi Bandung Ir. R. Sony Sulaksono W., MT., Ph.D., dan […]

  • Satgas Yustisi Kota Bandung: Menjaga Ketertiban Sekaligus Memberi Kepastian Hukum Bagi Masyarakat

    Satgas Yustisi Kota Bandung: Menjaga Ketertiban Sekaligus Memberi Kepastian Hukum Bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Bandung terus menegakkan aturan untuk mewujudkan Kota Bandung yang kondusif, ramah investasi, sekaligus nyaman bagi warganya. Sejak dibentuk, Satgas Yustisi telah bergerak cepat menindak berbagai laporan masyarakat mulai dari pungutan liar, parkir liar, penjualan minuman keras, bangunan tanpa izin, hingga praktik prostitusi terselubung. Wakil Wali Kota […]

  • DPRD Kota Bandung Dukung KPK untuk Cegah Korupsi

    DPRD Kota Bandung Dukung KPK untuk Cegah Korupsi

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Ir. Kurnia Solihat dan H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri acara Road Show Bus KPK “Jelajah Nusantara,” di depan Gedung Sate, Bandung, Minggu (2/7/2023). Acara ini dihadiri Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dr. Ir. Wawan […]

  • GPM Digelar di 35 Lokasi, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Dorong UMKM

    GPM Digelar di 35 Lokasi, Pemkot Sukabumi Tekan Inflasi dan Dorong UMKM

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2.441
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu strategi menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Tahun ini, program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi tersebut ditargetkan berlangsung di 35 lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan. Pelaksanaan GPM berlangsung di kawasan Cipelang […]

expand_less