Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Anggota Komisi IV DPRD Hasbullah Rahmad Siap Terus Serap dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Jawa Barat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Sekaligus Ketua Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad, terus berupaya  memaksimalkan perannya dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat, khsusnya di Depok dan Bekasi agar bisa direalisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Selama menjabat sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Jawa Barat, sudah banyak aspirasi masyarakat yang di kawal Hasbullah Rahmad.

Beberapa aspirasi yang dikawal Hasbullah di antaranya adalah subsidi SPP bagi siswa siswi di sekolah negeri maupun swasta, yang ada di Provinsi Jawa Barat.

“Saya  dan rekan – rekan di Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat tetap mempertahankan susbsidi SPP sekolah, baik itu sekolah negeri, swasta, hingga madrasah,” ucap pria yang juga anggota Banggar DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Menurut Hasbullah, perjuangan untuk mempertahankan subsidi SPP terbilang cukup berat, lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki Provinsi Jawa Barat. Akan tetapi, Hasbullah akan terus berupaya apa pun caranya  agar subsidi SPP tetap ada.

“Subsidi itu bisa Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta per siswa se Jawa Barat. Ini kan sangat besar sekali menguras APBD. Tapi demi keberlangsungan regenerasi di Jawa Barat, kami tetap mempeprtahankan subsidi SPP ini, karena pendidikan adalah urusan wajib bagi pemerintah,” tutur dia.

Selain masalah pendidikan, Hasbullah juga fokus dalam mengawal ketersediaan lahan sawah di Jawa Barat. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan warga Jawa Barat.

“Sawah di Jawa Barat ini sekarang kan ada  750 ribu hektar. Karena saya menjadi ketua pansus tata ruang wilayah Jawa Barat, diprediksi sampai tahun 2040an penduduk Jawa Barat kan sudah 60 juta jiwa.  Maka kalau kita bandingkan secara grafis jika tahun 2040 penduduk jawa barat sudah 60 juta lebih,  maka harus ada ketersediaan minimum tujuh juta  hektar sawah,” ungkap dia.

Oleh karena itu, lanjut Hasbullah, dari 750 ribu hektar sawah yang ada saat ini, pihaknya akan menaikkan 30 persen lahan untuk  mengimbangi pertumbuhan penduduk sampai 2040.

“Sekarang kan jumlah penduduk Jawa Barat hampir 50 juta jiwa. Itu kenapa kami targetkan naik 30% karena kami menginginkan suplai asupan pangan di Jawa Barat terpenuhi,” imbuh dia.

Hasbullah menjelaskan, untuk menunjang pertambahan lahan sawah baru ini, pihaknya akan membangun irigasi baru.

“Contoh, kami pernah membangun irigasi di Caringin Sukabumi.  Kalau irigasi di Caringin sudah nyambung maka kita bisa menciptakan 1600 hektar sawah di situ. Kedua,  kami juga akan membangun irigasi pada lahan sawah yang bercocok tanamnya hanya setahun sekali karena  mengandalkan hujan. Kalau itu kami masukan air irigasi kan bisa setahun tiga kali bercocok tanam,” kata dia.

Dia menyebut, untuk  meningkatkan produktivitas panen sawah dalam rangka  memenuhi kebutuhan pangan di  Jawa Barat, ada dua cara yang tertuang dalam aturan Perda RT/RW  Jawa Barat.

“Pertama kami  akan mengkonversi lahan lahan Palawija untuk menjadi sawah,  lewat pembangunan irigasi baru. Yang kedua, sawah yang sudah ada exciting yang mengandalkan tandan hujan itu kalau bisa dimasukan irigasi itu bisa produktivitasnya meningkat. itu bisa dua kali setahun dan tiga kali setahun,” beber dia.

Bagi Hasbullah, dengan meningkatkan kapasitas produksi di exciting lahan yang sudah ada 750 ribu hektar ini,  dan menambah luas sawah baru itu, kelak di 2040 ketika Jawa Barat sudah 60 juta penduduk, Pemerintah Jawa Barat tidak akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarkat.

“Ya kita tidak akan impor beras dari provinsi lain gitu, kan terencana programnya. agar keseimbangan ruang terbuka pangan dengan jumlah kebutuhan penduduk itu bisa seimbang,” terang dia.

Sedangkan khusus di Kota Depok, tambah Hasbullah, tidak ada lagi sawah. Hanya ada kawasan pertanian kota skala kecil. Menurut Habsullah, lahan pertanian kota di Depok ada kurang lebih 5-4 hektar pemberian dari Pemerintah Pusat kepada Kota Depok.

“Gak ada lagi sawah di Depok, adanya hanya lahan pertanian kota yang diberikan Pemerintah Pusat ke Kota Depok, itu ada di daerah Citayam. Tanaman di sana hanya berupa Palawija dan pertanian kota pada umumnya,” beber dia.

Dia menambahkan, ke depan, dia akan terus fokus mengawal pembangunan di Kota Depok. Beberapa aspirasi yang sedang dia perjuangkan adalah pembangunan sekolah baru, pembangunan destinasi wisata berbasis situ.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Korban Longsor Cirebon Dapat Bantuan dari BAZNAS Jabar

    Keluarga Korban Longsor Cirebon Dapat Bantuan dari BAZNAS Jabar

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    CIREBON, Mbinews – Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ali Khosim, S.H.I., M.Ag meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Blok Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Dalam kunjungannya, menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi sehari sebelumnya. Sebanyak 25 korban meninggal , 6 orang […]

  • Dr.AA Abdul Rozak Dilantik jadi Ketua Umum DPD LASQI NJ Kota Bandung

    Dr.AA Abdul Rozak Dilantik jadi Ketua Umum DPD LASQI NJ Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, Dr. AA Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qosidah Indonesia Nusantara Jaya (DPD LASQI NJ) Kota Bandung, pada acara pengambilan sumpah/janji pengurus DPD LASQI NJ Kota Bandung periode 2025-2030, di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 16 Mei 2025. Pengucapan sumpah/janji […]

  • Wali Kota Sukabumi Berikan Bantuan Warga Isoman

    Wali Kota Sukabumi Berikan Bantuan Warga Isoman

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya memberikan perhatian kepada warganya yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). “Kami gencar memberikan bantuan kepada warga yang isoman, agar mereka termotivasi untuk sembuh. Karena, bagi warga yang sedang isoman bukan hanya memerlukan bantuan medis saja, melainkan dukungan moril juga dibutuhkan selama menjalani proses isolasi mandiri,” ujar […]

  • Gubernur Jambi Tandatangani Shareholders Agreement Sepakati Klausul Pengendalian atas Bank Jambi bank bjb

    Gubernur Jambi Tandatangani Shareholders Agreement Sepakati Klausul Pengendalian atas Bank Jambi bank bjb

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Dalam upaya finalisasi pengembangan Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb dengan Bank Jambi, pada Rabu, 17 Juli 2024, di Kantor Perwakilan bank bjb Jakarta, bank bjb bersama Gubernur Jambi menandatangani Perjanjian Antar Pemegang Saham (Shareholders Agreement/SHA) yang mengatur peran para pihak dalam Pengendalian atas Bank Jambi. Penandatanganan SHA dilakukan oleh Direktur Utama […]

  • Genjot Pendapatan, 20 Tempat Parkir Elektronik Dioptimalisasi

    Genjot Pendapatan, 20 Tempat Parkir Elektronik Dioptimalisasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 20 Tempat Parkir Elektronik (TPE) dioptimalisasi di 4 ruas jalan Kota Bandung, Senin 30 Mei 2022. Optimalisasi yang berlangsung di Jalan Banceuy, Cikapundung, Suniaraja, dan Jalan Alkateri ini bertujuan menggenjot pendapatan daerah Kota Bandung. Sebelumnya, optimalisasi TPE di Jalan Braga pada 27-29 Mei 2022 sukses meningkatkan 50 persen pendapatan daerah melalui […]

  • LPE Kota Sukabumi Diatas 5 Persen, Target RPJMD Dalam Jangkauan

    LPE Kota Sukabumi Diatas 5 Persen, Target RPJMD Dalam Jangkauan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) kota ini berhasil bertahan di atas 5 persen dalam dua tahun terakhir. Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatakan perekonomian daerahnya terus membaik sejak terpukul pandemi […]

expand_less