Breaking News
Trending Tags

PWI Pokja Kota Bandung Gelar FGD, tranfaransi Mendorong Kemajuan Ekonomi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Kota Bandung sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema ‘Transparansi Dalam Mendorong Kemajuan Perekonomian Kota Bandung’ yang digelar di Hotel Kedaton Kota Bandung, Kamis (7/3/2024)

Sesuai dengan tema yang dibahas, FGD kali ini fokus mengupas tentang pentingnya transparansi dalam mengelola informasi dan program pembangunan suatu daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

FGD sendiri menghadirkan narasumber dari praktisi pengawas penyelenggara pemerintah dan akademisi. Diantaranya, Muhammad Anwar selaku Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Kota Bandung dan Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si.

Selain anggota PWI Pokja Kota Bandung, FGD juga dihadiri oleh perwakilan Diskominfo Kota Bandung, mahasiswa dari sejumlah Universitas di Kota Bandung, antara lain mahasiswa USB YPKP Bandung, Unisba, UKRI, ISBI dan IAI Persis Bandung serta IKWI Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Pokja Kota Bandung, Hardiyansyah, SH mengatakan kegiatan FGD dengan tema yang diusung merupakan bentuk kepedulian dan perhatian PWI terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.

“Kami berharap dengan kegiatan FGD ini dapat membuka dan menambah wawasan, informasi serta memperkaya literasi para peserta. Disamping juga, memberikan kontribusi dan sumbangsih positif PWI bagi pembangunan di Kota Bandung,” terangnya.

Kegiatan FGD yang dimoderatori Zaenal Ihsan berlangsung cukup menarik dan interaktif. Mulai dari pemaparan para narasumber hingga suasana mulai hangat di sesi tanya jawab peserta.

Sebagai Aparat Pengawasan intern Pemerintah (APIP), Muhammad Anwar selaku Inspektur Pembantu III Inspektorat Kota Bandung, mengapresiasi kegiatan ini karena organisasi profesi kewartawanan PWI Pokja Kota Bandung menaruh peduli terhadap pertumbuhan perekonomian di Kota Bandung. Khususnya terhadap transparansi penyelenggara pemerintahan.

“Pertama, apresiasi ternyata wartawan peduli pertumbuhan ekonomi. Dan ini memang menurut saya perlu kita angkat silahkan saja nanti untuk diberitakan,” ungkapnya ditemui seusai FGD.

“Apresiasi ke PWI Pokja Kota Bandung, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk semua. Insya Allah pertumbuhan ekonomi kita (Kota Bandung) tinggi, inflasi kita rendah (terkendali),” ujar Anwar yang juga terlibat dalam TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kota Bandung.

Sementara, menurut Rektor USB YPKP Bandung Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si., kegiatan FGD ini luar biasa. Suatu forum yang diharapkan bisa menambah wawasan dan edukasi bagi seluruh peserta yang hadir. “Baik itu dari (mahasiswa) perguruan tinggi terutama untuk anggota PWI itu sendiri,” ujar Rektor.

Melalui FGD ini, lanjut Dr. Didin, bisa memperkaya pengetahuan wartawan atau anggota PWI terkait persoalan perekonomian suatu daerah. Sehingga dapat mengangkat isu-isu ekonomi yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan (FGD) ini bisa memberikan manfaat. Kami sebagai salah satu narasumber mencoba untuk memberikan informasi yang terbaik sesuai dengan tema yang disampaikan. Dan mudah-mudahan ini akan menambah kekuatan bagi PWI dalam bentuk pengkayaan ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Adapun diungkapkan Ketua Panitia FGD, Drs. H. Ferry Ardiansyah bahwa terselenggaranya kegiatan FGD hasil dari kolaborasi dan kerjasama berbagai pihak.

“Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak sponsor yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini diantaranya bank bjb, Pemkot Bandung, bjb syariah, LPS, PT. Pos Indonesia juga Perumda Tirtawening Kota Bandung,” urainya.

Peserta Antusias

Selama tiga jam berlangsungnya kegiatan, para peserta FGD khususnya para mahasiswa nampak antusias dengan tema pembahasan. Hal tersebut terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab peserta kepada narasumber.

Pada sesi tanya jawab ini, para mahasiswa memanfaatkan untuk menggali lebih dalam terkait transparansi dalam sebuah pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah maupun negara.

Seperti yang dituturkan Febi Fauziah, mahasiswi jurusan Antropologi Budaya, Fakultas Budaya dan Media, ISBI Bandung, dirinya mengaku tertarik dengan tema yang dibahas dalam FGD soal transparansi dan pertumbuhan ekonomi.

“Ini sangat menarik banget ya, karena jujur kita dari ISBI tidak terlalu fokus ke dalam bidang ekonomi. Setelah mengikuti FGD ini kita jadi makin tahu nih apalagi yang sekarang kan isu yang sedang berkembang nih inflasi,” akunya.

“Kita sebagai anak yang bukan jurusan ekonomi tidak tahu betul hanya menangkap mentah. Tapi dengan pemaparan tadi kita jadi tahu, oh ternyata beginilah keadaannya tentang perekonomian, tentang transparansi untuk pembangunan perekonomian,” tambahnya.

Dengan mengikuti FGD ini, lanjut Febi, kita jadi lebih paham tidak mengambil mentah-mentah materi yang udah ada. Dirinya juga semakin tertarik, meskipun berbeda fakultas namun industri seni dan budaya masuk dalam ranah ekonomi.

“Walaupun kita bukan dari bidang ekonomi, kita pasti akan menjadi pelaku ekonomi,” pungkas mahasiswi semester 8 Fakultas Budaya dan Media, ISBI Bandung.

Hal serupa juga disampaikan Sonya, mahasiswi yang baru menginjak semester 4 di USB YPKP Kota Bandung ini di saat awal mengikuti FGD dengan tema ekonomi mengaku belum bisa memahami secara utuh.

Membahas perekonomian itu, katanya, pertama memang agak malas untuk menghadiri, yang kedua bingung dan ketiga penasaran. Namun setelah mendengarkan secara seksama dan bertanya ia mengaku menjadi tertarik.

“Pas dijelasin dari dua pemateri yang luar biasa. Dari situ terpancing untuk bertanya dan mulai mengerti (arah pembahasannya),” ujarnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, lanjutnya, selain menambah wawasan dengan istilah-istilah baru. Kita sebagai mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengeluarkan aspirasi-aspirasinya.

Dirinya juga mengaku jarang-jarang melihat FGD yang menghadirkan mahasiswa. Sonya juga berharap ke depan bisa menghadiri kegiatan-kegiatan seperti ini. **

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Program Jejak Baru, BAZNAS Jabar Dorong Pemberdayaan Masyarakat dengan Layanan Hapus Tato Gratis

    Lewat Program Jejak Baru, BAZNAS Jabar Dorong Pemberdayaan Masyarakat dengan Layanan Hapus Tato Gratis

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Kab. Bandung || MBInews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan inovasi dalam program pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran Program “Jejak Baru”, layanan hapus tato gratis yang ditujukan bagi masyarakat yang ingin memulai lembaran kehidupan baru sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan. Program yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2026 ini merupakan hasil […]

  • bank bjb Raih Top GRC Award 2022

    bank bjb Raih Top GRC Award 2022

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) tahun ini kembali berhasil meraih Top Governance, Risk & Compliance (GRC) Award 2022. Terdapat tiga penghargaan yang diraih bank bjb dan direksi bank bjb tahun ini. Ketiga penghargaan tersebut adalah The Most Committed GRC Leader 2022, TOP GRC Awards 2022, dan […]

  • HUT Kota Sukabumi ke 107, Kembali Menguatkan Persatuan dan Kebersamaan

    HUT Kota Sukabumi ke 107, Kembali Menguatkan Persatuan dan Kebersamaan

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Peringatan Hari Jadi Kota Sukabumi ke 107, tahun ini dilakukan diKawasan Pedestrian Ir. H. Djuanda. Kamis, (1/4/2021). Peringatan dimasa Pandemi Covid-19 ini, tergolong sangat sederhana sekali, dan tetap mngedepankan Protokol kesehatan (Prokes). Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam sambutannya, mengajak semua pihak untuk kembali menguatkan kebersamaan dan persatuan terutama dalam menghadapi pandemi covid – 19. […]

  • Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi angkat bicara terkait langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menelusuri adanya dugaan aliran dana ke anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus korupsi Bandung Smart City. Hal itu didalami penyidik KPK lewat pemeriksaan pada 4 Desember 2024 kepada Budi Santika, Direktur Komersial PT Manunggaling, Rizki Karyatama Telnics/PT […]

  • Rapat Bamus Hadirkan Perkembangan Terkini Sejumlah Pansus

    Rapat Bamus Hadirkan Perkembangan Terkini Sejumlah Pansus

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan memimpin Rapat Badan Musyawarah (Bamus) di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (10/5/2022). Rapat Badan Musyawarah membahas laporan Pansus 1, 5, 6, 7, 8, 9, 10 dan 12. Selain itu, rapat ini juga membahas jadwal kegiatan DPRD bulan Mei […]

  • Permintaan Pasar Meningkat,  Mentan “YSL” Ekspor Enam Komoditas Pertanian Asal Provinsi Jawa Barat

    Permintaan Pasar Meningkat, Mentan “YSL” Ekspor Enam Komoditas Pertanian Asal Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    LEMBANG, MBInews.id  – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 6 komoditas pertanian asal Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang terus bertumbuh dan meningkat permintaannya di pasar ekspor. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian mencatat kenaikan sejak Januari hingga pertengahan Juni 2020 dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. “Kita buktikan lagi yang tidak […]

expand_less