Breaking News
Trending Tags

Diduga Alat Bukti Tidak Relevan, Saksi Ahli : KPK Tidak Bisa Tetapkan Bartholomeus Toto Sebagai Tersangka Tanpa 2 Alat Bukti

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2020
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Kasus dugaan suap mega proyek Meikarta, dengan tersangka mantan Direktur PT. Lippo Cikarang, Tbk. Bartholomeus Toto karena dituduh telah menyuap mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, untuk memuluskan perizinan proyek tersebut.
Atas tuduhan itu, Bartholomeus Toto melalui kuasa hukumnya Supriadi menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sidang, Pra peradilan perdanapun digelar Namun, KPK tidak hadir dalan sidang tersebut. KPK mengirimnkan surat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta, meminta penundaan sidang empat minggu.

Menindak lanjuti, praperadilan yang tertunda tersebut PN Jakarta Selatan kembali melakukan sidang yang kedua Pra peradilan mega proyek Meikarta dengan pemohon Bartholomeus Toto. Sidang Praperadilan dengan Hakim tunggal Sujarwanto menghadirkan Saksi Ahli Pidana Dr Septa Chandra.

Dalam keterangannya, saksi ahli menyebutkan seseorang tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka hanya dengan menggunakan satu alat bukti.

“Penyidik KPK harus dapat menemukan 2 alat bukti permulaan yang cukup baru bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka sesuai dengan aturan KUHAP,” ungkapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya 133 Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Ditegaskannya, KPK tidak bisa menggunakan protap atau aturan internal tanpa mengindahkan ketentuan KUHAP. “Walaupun KPK beralasan penetapan tersangka di KPK sudah ada aturannya atau ‘lex spesialis’ tapi aturan tersebut tidak boleh bertentangan dengan perundang undangan yang lebih tinggi yaitu KUHAP, ” tegasnya.

Septa Chandra yang merupakan Doktor Hukum Pidana dari Univetsitas Padjajaran Bandung ini minta KPK tidak perlu tergesa-gesa dalam penetapan tersangka.
“KPK jangan tergesa-gesa dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, karena dapat berimplikasi hukum dan pelanggaran hak asasi manusia tanpa adanya 2 bukti permulaan yang cukup. KPK dapat digugat praperadilan dan penetapan tersangka tersebut dapat dibatalkan oleh pengadilan, seperti kasus budi gunawan dan mantan dirjen pajak,” ucapnya.

Sementara itu kuasa hukum pemohon, Supriyadi menyatakan KPK masih melakukan proses penyidikan terhadap kasus mega proyek Meikarta dengan tersangka Bartholomeus Toto.

“Kalau KPK masih melakukan penyidikan dan ini jawaban KPK sendiri mengatakan dia masih dalam proses penyidikan untuk mengumpulkan bukti-bukti, artinya ini belum sempurna sehingga dalil kita sudah terpenuhi. Kita sudah dapat membuktikan dalil kita bahwa KPK tidak memiliki 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka,” jelasnya.

Ditambahkannya, KPK sudah banyak saksi yang dihadirkan sudah ada alat bukti juga bukti surat tapi semuanya itu diduga tidak relevan dengan kasus dugaan penyuapan Bartholomeus Toto.

“Tapi yang kita lihat bukti pengembalian uangnya, artinya uang yang dikembalikan oleh si penerima Neneng Hasanah Yasin dijadikan bukti, sedangkan bukti yang menurut kita dan pendapat ahli juga yang relevan dengan peristiwa terjadi itu. Karena sangkaannya penyuapan bukan setelah terjadi penyuapan ini jadi bukti yang ada itu tidak relevan.” pungkasnya. (**).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS  – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana, mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sederhana dan ramah lingkungan sebagaimana yang dilakukan masyarakat terdahulu dalam mengelola sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi penanganan sampah di Taman Film Bandung, Jumat (5/6/2026). Menurut Nina, praktik pengelolaan sampah pada masa lalu terbukti lebih […]

  • Komisi III DPRD Sukabumi Tinjau Program Makan Bergizi, Dampak Positif untuk Pelajar Terlihat

    Komisi III DPRD Sukabumi Tinjau Program Makan Bergizi, Dampak Positif untuk Pelajar Terlihat

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi III DPRD Kota Sukabumi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) di Kecamatan Cibereum, Rabu (15/01/2025). Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan sejak awal Januari 2025 dan ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya pelajar. Danny Ramdhani, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera sekaligus anggota […]

  • Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

    Pemerintah Kota Bandung Belum Optimal dalam Mengelola Aset

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Dr.H.Radea Respati Paramudhita SH.MH Menanggapi persoalan belum optimalnya pengelolaan aset oleh pemerintah Kota Bandung, memandang hal ini sebagai suatu paradoks. Pemkot Bandung memiliki program layanan sertifikasi online yang dapat mengakomodir masyarakat, untuk mengajukan sertifikat secara online yang terintegrasi. Ketika masyarakat sudah mampu memanfaatkan layanan sertifikasi online […]

  • Ringankan Beban Warga Terdampak, bjb GreatPeople Peduli Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

    Ringankan Beban Warga Terdampak, bjb GreatPeople Peduli Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gunung Semeru erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021, memuntahkan awan panas dan lahar dingin. Erupsi tersebut meluluhlantakan ladang penduduk, merusak fasilitas umum dan rumah, serta bangunan lainnya. Menurut Data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Erupsi Semeru per Sabtu, 25 Desember 2021, jumlah total rumah rusak mencapai 1.027 unit. Rumah rusak tersebar di […]

  • Reses H.Eep Jamaludin di Kab Bandung: Prioritas Pembangunan Daerah dan MBG

    Reses H.Eep Jamaludin di Kab Bandung: Prioritas Pembangunan Daerah dan MBG

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Di Aula Kantor Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung H.Eep Jamaludin SH.MH menggelar masa reses sidang ke III Tahun 2025. Rabu (20/8). Di Aula Kantor Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Dalam kesempatan tersebut, H.Eep menekankan bahwa setiap program pembangunan harus terintegrasi dalam Rencana Pembangunan […]

  • Sambil Salurkan Bansos, Polisi Dengarkan Curhatan Warga

    Sambil Salurkan Bansos, Polisi Dengarkan Curhatan Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sambil mendengarkan keluhan warga disaat masa pandemi Covid-19, Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Sukabumi Kota beserta jajaran salurkan bantuan sembako bagi warga yang ada di Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Kamis (16/9/2021). “Hari ini kami, Sat Binmas Polres Sukabumi Kota mengunjungi warga yang tinggal di sekitar Kampung Caringin Ngumbang Benteng untuk menyalurkan bantuan […]

expand_less