Breaking News
Trending Tags

Hari Lahir Bung Karno: Menelusur Jejak Di Kota Kembang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Bulan Juni identik dengan kelahiran Bapak Bangsa Indonesia, Soekarno. Sudah jadi rahasia umum pula, Bandung adalah bagian terpenting dalam perjalanannya.

Tak tanggung-tanggung, ada satu perkataan Bung Karno tentang Kota Bandung yang cukup menyentuh.

“Hanya ke Bandung lah aku kembali kepada cintaku yang sesungguhnya”, demikian ungkapan Bung Karno saat menyebut Bandung.

Bukan sekadar menuntut ilmu lalu menjadi pemimpin negara, Bung Karno juga meninggalkan banyak jejak di kota ini. Humas Bandung merangkum jejak-jejaknya ke dalam beberapa tempat ini. Simak ulasannya, yuk!

  1. Rumah Ibu Inggit
    Rumah Inggit Garnasih adalah rumah yang berada di Jalan Ciateul No. 8, Bandung (sekarang Jalan Inggit Garnasih). Rumah ini merupakan wujud penghormatan kepada seorang perempuan yang ikut merintis kemerdekaan Indonesia, yaitu Inggit Garnasih.

Seperti diketahui, Inggit adalah salah satu istri Presiden Soekarno. Saat itu, Soekarno muda saat itu hendak melanjutkan sekolahnya di Bandung. Ia kemudian bersekolah di Technische Hoogeschool atau Sekolah Teknik Tinggi yang kini jadi ITB.

Setelah menikah dengan Inggit, keduanya tinggal di rumah ini.

Selanjutnya, rumah ini menjadi saksi perjuangan Soekarno untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia sebelum Ia dan Inggit Garnasih dibuang ke Flores dan Bengkulu.

Ia sering melakukan pertemuan dan diskusi dengan kawan-kawannya di rumah ini dan berhasil membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 4 Juli 1927, Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 dan sebagai ganti dari PNI terbentuklah PARTINDO pada 29 April 1931.

Berbagai sumber menyebut rumah ini ditempati Inggit Garnasih dan Soekarno sejak tahun 1926 sampai dengan pertengahan tahun 1934 yang saat itu masih berbentuk rumah panggung.

Selanjutnya, rumah tersebut ditempati oleh Inggit untuk kedua kalinya seorang diri pada tahun 1949 sampai tahun 1984.

  1. Gedung Indonesia Menggugat
    Awalnya, gedung ini merupakan tempat tinggal Belanda yang dibangun pada 1907. Sepuluh tahun kemudian, bangunan tersebut beralih fungsi menjadi Landraad atau Pengadilan Pemerintahan Kolonial Belanda.

Dekade 1930-an, Landraad digunakan untuk mengadili para pejuang kemerdekaan. Soekarno menjadi salah satu yang diadili.

Pada saat diadili, Soekarno memberontak dalam sidang dan melakukan pembelaan dengan judul Indonesia Menggugat. Peristiwa tersebut sangat menggegerkan Belanda hingga akhirnya pembelaan Soekarno tersebut dijadikan nama untuk gedung tersebut, yang masih digunakan hingga sekarang.

Sepanjang perjalanannya, Gedung ini mengalami beberapa perubahan fungsi. Mulai dari kantor Palang Merah Indonesia (PMI) dekade 1950-an, Gedung Keuangan (hingga 1973), juga Kantor Dinas Perdagangan & Perindustrian Provinsi Jawa Barat (1973-1999).

Setelah mengalami pengubahan fisik, gedung tersebut diberi nama menjadi Gedung Indonesia Menggugat oleh Mantan Gubernur Jawa Barat, HC Mashudi pada 2005.

Baru pada 2007, Gedung Indonesia Menggugat (GIM), secara resmi dibuka untuk umum dan menjadi gedung cagar budaya kelas A yang harus dirawat dan dijaga.

Saat ini, gedung tersebut digunakan sebagai ruang berkumpul para seniman, wartawan, dan guru. Beberapa kegiatan yang dilakukan di sana antara lain apresiasi puisi, kegiatan seni, seminar, hingga diskusi.

  1. Institut Teknologi Bandung
    Institut Teknologi Bandung (dulu bernama de Technische Hoogeschool te Bandung) berdiri pada 3 Juli 1920 di bawah Pemerintah Kolonial Belanda.

Laman resmi ITB menyebut, sejak resmi dibuka untuk tahun kuliah 1920 hingga 1921, terdaftar 28 orang mahasiswa TH dengan hanya ada 2 orang Indonesia.

Soekarno sempat meninggalkan jejak di kampus ini. Tercatat pada 3 Juli 1926, Soekarno menjadi insinyur dari kampus ini. Ia masuk sebagai satu dari empat insinyur pribumi pertama di kampus ini.

Hingga saat ini, Institut Teknologi Bandung masih jadi salah satu perguruan tinggi favorit yang ada di Kota Bandung.

  1. Penjara Banceuy
    Penjara ini identik dengan perjalanan Soekarno dalam memproklamirkan kemerdekaan. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929 dan dipenjara di sini.

Berbagai sumber menyebut di penjara itu, Soekarno menempati sel nomor 5 yang hanya berukuran 2,5 x 1,5 meter dan berisi kasur lipat juga toilet non permanen.

Pada ruangan pengap ini pula, Ia menyusun pidato pembelaan (pledoi), yang dibacakan pada sidang Pengadilan Hindia Belanda di Gedung Landraad (kini Gedung Indonesia Menggugat) di Jalan Perintis Kemerdekaan (dahulu Jalan Gereja). Pledoi dengan judul Indonesie Klaagt Aan (Indonesia Menggugat) pun menjadi terkenal.

Pada perkembangannya, tahun 1983, bangunan Penjara Banceuy dirobohkan untuk dijadikan pertokoan yang kelak bernama Banceuy Permai. Sementara Penjara Banceuy dipindahkan ke Jalan Soekarno-Hatta.

Hanya satu sel bekas Soekarno dan salah satu bagian menara pengawas dari bangunan penjara ini yang dibiarkan tersisa hingga sekarang.

  1. LP Sukamiskin
    Penjara ini dibangun pada 1918 gaya Arsitektur Eropa oleh seorang arsitek bernama Prof. CP Wolff Schoemaker.

Di penjara ini, Soekarno pernah menghuni Kamar Nomor 1 Blok Timur Atas. Ia menjalani hukuman di salah satu sel dari 552 sel penjara Sukamiskin.

Bung Karno ditahan karena saat itu memiliki konflik politik dimana Ia bertentangan dengan Penguasa Belanda.

Kini, sel penjara yang pernah ditempati Bung Karno tersebut dijadikan sebuah museum dan diberi tulisan: “Bekas Kamar Bung Karno”.

Lapas ini juga menjadi saksi atas lahirnya sebuah karya buku berjudul “Indonesia Menggugat” yang ditulis oleh Bung Karno. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar Meningkatkan dan Raih Skor Tinggi di Indeks Zakat Nasional 2024

    BAZNAS Jabar Meningkatkan dan Raih Skor Tinggi di Indeks Zakat Nasional 2024

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat berhasil meningkatkan dan meraih nilai tinggi dalam Pengukuran Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat Tahun 2024. BAZNAS Jabar berhasil meraih skor 0,89 meningkat dari tahun sebelumnya yang meraih 0,59. Hal ini yang menjadikannya salah satu provinsi dengan capaian tertinggi secara nasional. Dengan nilai […]

  • Kisruh Kabar Burung Penyelewengan Bansos, Gedung DPRD Kota Sukabumi Digeruduk Massa Aksi

    Kisruh Kabar Burung Penyelewengan Bansos, Gedung DPRD Kota Sukabumi Digeruduk Massa Aksi

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (Himasi) lakukan aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (12/1/2022). Dalam orasinya, mereka mempertanyakan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) tahun anggaran 2020-2021 yang disalurkan oleh Anggota DPRD. Pasalnya, mahasiswa menyebut ada dugaan penyelewengan anggaran bansos yang dilakukan oleh beberapa anggota dan pimpinan […]

  • PWI dan IKWI Jabar Gelar Turnamen Bulutangkis, 150 Atlet Usia Dini Ikut Ambil Bagian, Berikut Jadwalnya

    PWI dan IKWI Jabar Gelar Turnamen Bulutangkis, 150 Atlet Usia Dini Ikut Ambil Bagian, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jawa Barat menggelar Turnamen Bulutangkis se-Jawa Barat “PWI Cup” 2022 yang digelar di GOR Bulutangkis PWI Jawa Barat, 7-9 November 2022. Sebanyak 150 orang atlet usia dini dan pemula ikuit ambil bagian dalam turnamen ini yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp 33 […]

  • Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Gebyar Isbat Nikah terpadu di gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung (1/12/2023) merupakan momen penting dan peluang warga Kab Bandung yang belum memiliki buku Nikah. Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disduk Capil Kab Bandung ,Heri Gerakan mengatakan,” untuk Isbat kali ini merupakan pelaksanaan Isbat Ke -4 diikuti 128 peserta dan kegiatan Isbat […]

  • Bandung Berbagi Salurkan Ribuan Nasi Boks Bagi Warga Yang Terdampak

    Bandung Berbagi Salurkan Ribuan Nasi Boks Bagi Warga Yang Terdampak

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG,, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung terus mengajak masyarakat saling membantu di masa pandemi Covid-19, khususnya selama PPKM Darurat. Salah satunya melalui gerakan Bandung Berbagi Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Hingga kini telah tersalurkan 2.500 nasi boks kepada masyarakat terdampak di 6 kelurahan. Ketua BEEC, Ujang Koswara mengungkapkan, pembagian nasi boks di 6 kelurahan karena […]

  • Pemkot Sukabumi Ingin Melesat Dalam Pertumbuhan Ekonomi

    Pemkot Sukabumi Ingin Melesat Dalam Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, jika perekonomian diwilayahnya saat ini cukup baik. Bahkan, berdasarkan kajian dari sisi perbankan. Bahwa, ditengah pemulihan ekonomi yang saat ini digencarkan, menunjukan tidak begitu terganggu ekonomi warga masyarakat.”Perbankan melihatnya, dari sisi Non Performing Loan (NPL) atau kemacetan kredit yang begitu rendah, dan kajian perbankan lainya,”ujar Fahmi, usai menghadiri kegiatan […]

expand_less