Breaking News
Trending Tags

Jumlah Dokter Gigi Spesialis Masih Minim

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -Indonesia masih sangat membutuhkan dokter gigi spesialis. Oleh karenanya, jumlah dokter gigi spesialis perlu ditingkatkan.

Hal ini disampaikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri dalam acara talkshow PDGI Kota Bandung di Holiday Inn, pada Rabu, 1 Juni 2022.

“Dokter gigi spesialis di Indonesia ini kurang. Di ASEAN saja, kita setara dengan negara kelas menengah bawah. Kita cuma punya 4.500 jumlah dokter gigi spesialis se-Indonesia. Dan ini rata-rata hanya menumpuk di kota besar,” ujar Usman.

Padahal, menurutnya perlu ada pemerataan tenaga medis sampai ke daerah terpencil. Jika tak ada regulasi dan percepatan regenerasi, dalam kurun 15 tahun kebutuhan akan dokter gigi spesialis tidak bisa terpenuhi.

“Saya berharap Unpad (Universitas Padjadjaran) dan universitas lain di kota besar melalui poli gigi umumnya bisa mencetak dokter gigi baru. Mereka bisa ditempatkan ke daerah terpencil yang kita ikat melalui regulasi,” usulnya.

Menanggapi hal ini, Ketua PDGI Kota Bandung, drg. Sri Mulyanti mengatakan, jika memang sebagian besar dokter gigi terutama spesialis masih menumpuk di kota-kota besar.

“Di Bandung, dokter gigi umum itu ada sekitar 1.400. Itu pun tidak semua aktif praktik ya. Ya memang kalau saya pikir, jumlah dokter gigi itu terlalu menumpuk di kota besar,” ungkap perempuan yang kerap disapa Yanti.

Menurutnya, belum meratanya jumlah dokter gigi di daerah terpencil juga berdampak dari kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai. Sebab, dokter gigi membutuhkan dukungan fasilitas, minimal kursi gigi untuk melakukan tindakan.

“Dokter gigi itu butuh alat, misalnya kursi gigi. Kalau tidak ada fasilitasnya, para dokter gigi juga tidak bisa maksimal melayani. Nantinya malah hanya penyuluhan. Saya pikir perlu didukung juga dengan fasilitas memadai sebelum diterjunkan ke daerah yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan apresiasinya untuk seluruh dokter gigi yang telah memberikan pelayanan maksimal di tengah pandemi.

“Rentan sekali dokter gigi ini terpapar karena Covid-19 itu kan dari droplet air liur ya. Mudah-mudahan setelah Kota Bandung masuk endemi, para dokter gigi bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masyarakat,” tutur Yana. (din)*

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka MTQ, Oded Ingin Imam Muda Pimpin Masjid Di Kota Bandung

    Buka MTQ, Oded Ingin Imam Muda Pimpin Masjid Di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kota Bandung Tahun 2021 menjadi sarana untuk memupuk para generasi muda yang cinta terhadap Alquran. Sebab, Oded memiliki harapan besar, seluruh masjid di Kota Bandung bisa dipimpinan oleh para imam muda. Imam muda yang berbekal kemampuan dan kapasitas […]

  • Mantan Terpidana Teroris Ikut Upacara 17 Agustus

    Mantan Terpidana Teroris Ikut Upacara 17 Agustus

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Mantan terpidana kasus tindakan terorisme di Kota Sukabumi, khusyu mengikuti prosesi upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76, di luar pelataran Balaikota Sukabumi, Selasa (17/8/2021) pagi. Robby Ribuansyah (36), merupakan salah seorang warga Kota Sukabumi, yang sempat terjerat kasus terorisme pada tahun 2013 silam. Robby didakwa terkait peledakan bom di Vihara […]

  • Cegah Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan, PWI Sambangi Mabes Polri

    Cegah Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan, PWI Sambangi Mabes Polri

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Mabes Polri, Senin (12/10/2020. Tujuannya membahas keselamatan wartawan saat meliput aksi demonstrasi di lapangan, serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap para wartawan oleh aparat ke depannya. Hal ini terkait dengan masih adanya wartawan yang mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstrasi menolak UU Ciptaker, Kamis (8/10/2020) lalu. […]

  • Resmi! Kota Bandung Kini Punya Lima Kampung Toleransi

    Resmi! Kota Bandung Kini Punya Lima Kampung Toleransi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Prasasti Kampung Toleransi di RW 08 Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Andir. Peresmian ini menambah jumlah kampung toleransi yang ada di Kota Bandung menjadi lima. Dalam acara peresmian, Yana mengapresiasi hadirnya kampung toleransi di Bandung. Ia juga menyampaikan hadirnya kampung toleransi ini merupakan warisan dari pendahulunya, […]

  • Setiabudiland, Kembali Hadirkan Dua Perumahan Sekaligus di Kota Sukabumi

    Setiabudiland, Kembali Hadirkan Dua Perumahan Sekaligus di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setiabudiland, terus mengembangkan usahanya dibidang property. Kali ini, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Setiabudiland, menghadirkan dua sekaligus perumahan di Kota Sukabumi. Yaitu, Royal Park di Jalan Garuda, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibaureum, dan Qiana Residance 2, Jalan Ciandam, Keluarahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibaureum. “Iya, hari ini kami luncurkan dua perumahan di Kota Sukabumi,”ujar Founder & Chief […]

  • Wilayah Kota Bandung Masuk Level 2 PPKM ‘Nol Kasus’ Konfirmasi Aktif Menurun

    Wilayah Kota Bandung Masuk Level 2 PPKM ‘Nol Kasus’ Konfirmasi Aktif Menurun

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Penanganan Covid-19 semakin baik, Kota Bandung kini masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dari sebelumnya Level 3. Hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021, tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level, 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa Bali. Selain Kota Bandung, […]

expand_less