Breaking News
Trending Tags

Kabel Di Kota Bandung Mulai Dialihkan Ke Bawah Tanah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menurunkan kabel udara fiber optik yang selama ini seliweran di atas jalan. Kini, kabel jaringan telekomunikasi dipindahkan ke infrastruktur di bawah jalan atau lebih familiar disebut sistem ducting.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, saat ini sudah tersedia fasilitas ducting di 13 ruas jalan. Untuk eksekusi pertama penurunan jaringan kabel telekomunikasi dilakukan di Jalan Ir. H. Djuanda, yakni mulai dari perempatan Riau sampai ke Simpang Dago.

Kemudian 12 jalur lainnya terdapat di Jalan RE. Martadinata (Jl. Wastukancana – Jl. A Yani), Jalan Ahmad Yani (Simpang 5 – Rel Kereta Api), Jalan Naripan (Jl. Sukarno – Jl. Sunda), Jalan Sudirman (JL. Asia-afrika – Jl. Astana Anyar), Jalan Cibadak (Jl. Otista – Jl. Astana Anyar), dan Jalan Buahbatu (Jl. BKR – Jl. Bypass).

Selanjutnya di Jalan Moch Toha (Jl. BKR – Jl. Bypass), Jalan Kopo (JL. Peta – Pintu Tol Cipularang), Jalan Wastukancana (Seputar Balaikota, Sisi Balkot), Jalan Aceh (Jl. Wastukancana – Jl. Sumatra), Jalan Jakarta (Seputar Kiara Artha Park, Sisi KAP), Jalan Cibaduyut (Sepanjang trotoar)

“Alhamdulillah selama ini Pemkot sebetulnya sudah punya fasilitas ducting, lubang-lubang untuk kabel di beberapa ruas jalan. Hari ini mulai aktivasi, pertama kita lakukan di koridor Jalan Dago,” ucap Yana usai menurunkan kabel di Jalan Ir. H. Djuanda, Jumat, 17 Desember 2021.

Yana berharap, proses penurunan kabel telekomunikasi di Jalan Dago ini bisa tuntas dalam waktu satu bulan. Karena infrastrukturnya sudah tersedia, hanya tinggal memindahkan saja.

“Ini demi keamanan termasuk estetika kota yang lebih baik,” cetusnya.

Sehingga, sambung Yana, proses ducting bisa berlanjut ke ruas jalan lainnya. Hal ini sesuai Peraturan Walikota No. 589 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Saluran Serat Optik Bawah Tanah.

Khusus untuk ducting sebagai bagian dari program pembangunan dan pengolahan pasif infrastruktur telekomunimasi ini, Pemkot sudah menugaskan PT. Bandung Infra Investama (BII) melalui Peraturan Walikota Nomor 363 Tahun 2018 Tentang Penugasan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi.

“Sudah ada 13 titik. Ke depan itu tugas PT. BII untuk menurunkan semua kabel menjadi ducting. Ini kabel telekomunikasi, sedangkan listriknya belum. Karena jalurnya juga harus beda,” ujarnya.

Lebih lanjut Yana mengungkapkan, proses pemindahan kabel telekomunikasi ini tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Karena, segala infrastrukturnya sudah tersedia. Sehingga tidak akan ada proses pembongkaran jalan atau trotoar secara masif.

“Jadi sekarang sudah tertanam, tidak ada penggalian. Infrastrukturnya sudah ada, tinggal dimasukin kabelnya saja. Jadi tidak ada gangguan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyatakan, proses pengalihan sistem ducting kabel telekomunikasi ini tidak akan mengganggu sinyal.

Yayan juga akan berupaya agar proses pemindahan infrastruktur kabel telekomunikasi ke fasilitas ducting di 13 ruas jalan terlaksana secepatnya. Setidaknya mampu memenuhi target dari Plt Wali Kota yang berharap bisa tuntas pada 2022 mendatang.

“Ada 13 ruas jalan di antaranya Braga, AH. Nasution, Ahmad Yani, Riau, Dago. Memang harus ada pembersihan, ada pemeliharaan. Semuanya sudah dibangun tapi belum turun, makanya sekarang harus diturunkan,” kata Yayan.

Yayan memaparkan, untuk infrastruktur ducting lama ini masih dipegang oleh Diskominfo. Sedangkan pengerjaan baru nantinya dilanjutkan oleh BUMD milik Pemkot Bandung, PT.Bandung Infra Investama (BII).

“Yang lama ini karena sudah ada fasilitas. Pemkot minta asosiasi membereskan, menurunkan, memelihara. Tiang juga nanti oleh asosiasi. Tapi di Jalan Dago yang asalnya banyak tiang nanti tinggal butuh beberapa tiang aja untuk crossing aja,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11.819 atlet Muda ikut Portue Bandung Championship 2023

    11.819 atlet Muda ikut Portue Bandung Championship 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 11.819 atlet Kota Bandung , merayakan prestasi dan pencapaian mereka pada Closing Ceremony Pekan Olahraga Tunggal Event (Portue) Bandung Championship 2023 di Youth Center Sport Jabar Arcamanik, Selasa 31 Oktober 2023 malam. Sejumlah 11.819 atlet Kota Bandung, terbagi menjadi 32 cabang olahraga yaitu; atletik, balap sepeda, biliar, bola basket, bola tangan, […]

  • Pemkot Sukabumi Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik KIKS 2024

    Pemkot Sukabumi Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik KIKS 2024

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) kembali mengadakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIKS) Tahun 2024. Kompetisi ini mencakup kategori Kewilayahan, UPTD, dan Pendidikan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi. Acara ini telah memasuki tahap presentasi dan wawancara yang berlangsung di Ruang Pertemuan Balai Kota Sukabumi pada […]

  • Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

    Daddy Rohanady: Budur – Susukan Jalan Provinsi Yang Hancur Berantakan

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MBINews.id – Burakrakan dalam Kamus Bahasa Sunda berarti hancur berantakan, atau rusak parah. Demikianlah gambaran singkat kondisi salah satu jalan milik Provinsi Jawa Barat. Itulah ruas Budur-Susukan di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon,” ujar anggota Komisi IV Daddy Rohanady melalui pesan singkatnya kepada awak media pada Senin (5/12/2022). Sebenarnya ruas jalan Budur-Susukan, menurut Kepala UPTD Wilayah […]

  • Wajib tahu, Ini Persiapan Jelang Peringatan HJKB Ke-211

    Wajib tahu, Ini Persiapan Jelang Peringatan HJKB Ke-211

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menggelar sejumlah kegiatan. Mulai dari pemilihan logo hingga puncak acara yang nanti diselenggarakan pada 25 September 2021. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron mengungkapkan, tahapan dalam persiapan menjelang HJKB tahun ini yaitu pemilihan logo. Terpilihlah […]

  • Kawah Candradimuka, Kota Bandung Dipilih Jadi Pusat pelatihan Timnas Pelajar U-16

    Kawah Candradimuka, Kota Bandung Dipilih Jadi Pusat pelatihan Timnas Pelajar U-16

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung kini menjadi kawah candradimuka tim nasional pelajar U-16 Indonesia. Pasalnya, tim ini kini bermarkas di Kota Bandung. Para pemain yang berasal dari seluruh Indonesia ini kini tinggal di Asrama Bhintuka yang berada di Jalan Muara Sari l itu, terletak di Kecamatan Bojongloa Kidul. Sebanyak 22 pemain Garuda Muda ini tinggal […]

  • Pemkot Bandung Sepakat Kerja Sama Dengan Pemkab Bandung Barat

    Pemkot Bandung Sepakat Kerja Sama Dengan Pemkab Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat di Balai Kota Bandung, Senin 27 September 2021. Kesepakatan bersama ini dalam rangka pengembangan potensi daerah dan pelayanan publik yang mencakup 34 ruang lingkup bidang salah satunya insfrastruktur dan pariwisata. “Karena memang spirit kita membangun sebuah negeri tidak bisa dengan […]

expand_less