Breaking News
Trending Tags

Kabel Di Kota Bandung Mulai Dialihkan Ke Bawah Tanah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menurunkan kabel udara fiber optik yang selama ini seliweran di atas jalan. Kini, kabel jaringan telekomunikasi dipindahkan ke infrastruktur di bawah jalan atau lebih familiar disebut sistem ducting.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, saat ini sudah tersedia fasilitas ducting di 13 ruas jalan. Untuk eksekusi pertama penurunan jaringan kabel telekomunikasi dilakukan di Jalan Ir. H. Djuanda, yakni mulai dari perempatan Riau sampai ke Simpang Dago.

Kemudian 12 jalur lainnya terdapat di Jalan RE. Martadinata (Jl. Wastukancana – Jl. A Yani), Jalan Ahmad Yani (Simpang 5 – Rel Kereta Api), Jalan Naripan (Jl. Sukarno – Jl. Sunda), Jalan Sudirman (JL. Asia-afrika – Jl. Astana Anyar), Jalan Cibadak (Jl. Otista – Jl. Astana Anyar), dan Jalan Buahbatu (Jl. BKR – Jl. Bypass).

Selanjutnya di Jalan Moch Toha (Jl. BKR – Jl. Bypass), Jalan Kopo (JL. Peta – Pintu Tol Cipularang), Jalan Wastukancana (Seputar Balaikota, Sisi Balkot), Jalan Aceh (Jl. Wastukancana – Jl. Sumatra), Jalan Jakarta (Seputar Kiara Artha Park, Sisi KAP), Jalan Cibaduyut (Sepanjang trotoar)

“Alhamdulillah selama ini Pemkot sebetulnya sudah punya fasilitas ducting, lubang-lubang untuk kabel di beberapa ruas jalan. Hari ini mulai aktivasi, pertama kita lakukan di koridor Jalan Dago,” ucap Yana usai menurunkan kabel di Jalan Ir. H. Djuanda, Jumat, 17 Desember 2021.

Yana berharap, proses penurunan kabel telekomunikasi di Jalan Dago ini bisa tuntas dalam waktu satu bulan. Karena infrastrukturnya sudah tersedia, hanya tinggal memindahkan saja.

“Ini demi keamanan termasuk estetika kota yang lebih baik,” cetusnya.

Sehingga, sambung Yana, proses ducting bisa berlanjut ke ruas jalan lainnya. Hal ini sesuai Peraturan Walikota No. 589 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Saluran Serat Optik Bawah Tanah.

Khusus untuk ducting sebagai bagian dari program pembangunan dan pengolahan pasif infrastruktur telekomunimasi ini, Pemkot sudah menugaskan PT. Bandung Infra Investama (BII) melalui Peraturan Walikota Nomor 363 Tahun 2018 Tentang Penugasan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi.

“Sudah ada 13 titik. Ke depan itu tugas PT. BII untuk menurunkan semua kabel menjadi ducting. Ini kabel telekomunikasi, sedangkan listriknya belum. Karena jalurnya juga harus beda,” ujarnya.

Lebih lanjut Yana mengungkapkan, proses pemindahan kabel telekomunikasi ini tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Karena, segala infrastrukturnya sudah tersedia. Sehingga tidak akan ada proses pembongkaran jalan atau trotoar secara masif.

“Jadi sekarang sudah tertanam, tidak ada penggalian. Infrastrukturnya sudah ada, tinggal dimasukin kabelnya saja. Jadi tidak ada gangguan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyatakan, proses pengalihan sistem ducting kabel telekomunikasi ini tidak akan mengganggu sinyal.

Yayan juga akan berupaya agar proses pemindahan infrastruktur kabel telekomunikasi ke fasilitas ducting di 13 ruas jalan terlaksana secepatnya. Setidaknya mampu memenuhi target dari Plt Wali Kota yang berharap bisa tuntas pada 2022 mendatang.

“Ada 13 ruas jalan di antaranya Braga, AH. Nasution, Ahmad Yani, Riau, Dago. Memang harus ada pembersihan, ada pemeliharaan. Semuanya sudah dibangun tapi belum turun, makanya sekarang harus diturunkan,” kata Yayan.

Yayan memaparkan, untuk infrastruktur ducting lama ini masih dipegang oleh Diskominfo. Sedangkan pengerjaan baru nantinya dilanjutkan oleh BUMD milik Pemkot Bandung, PT.Bandung Infra Investama (BII).

“Yang lama ini karena sudah ada fasilitas. Pemkot minta asosiasi membereskan, menurunkan, memelihara. Tiang juga nanti oleh asosiasi. Tapi di Jalan Dago yang asalnya banyak tiang nanti tinggal butuh beberapa tiang aja untuk crossing aja,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kelurahan Jamika Terkait Pasokan Air PDAM

    Pemkot Bandung Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kelurahan Jamika Terkait Pasokan Air PDAM

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Menanggapi keluhan warga Gang Holili, RW 09, Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler karena pasokan air PDAM yang belum mengalir ke wilayah tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd. meninjau langsung lokasi, pada Jumat, 10 Oktober 2025. Pada kesempatan itu, Erwin memastikan pemerintah kota akan segera menindaklanjuti pengadaan Sistem Air […]

  • Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyambangi langsung korban terdampak bencana kebakaran di Kampung Malimping Jalan Jeruk Nyelap RT 02 RW 03, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kamis (23/3/2023) pagi. Dalam kunjungannya tersebut, Fahmi mendengarkan langsung keterangan dari warga yang rumahnya menjadi korban terdampak bencana kebakaran yang terjadi pada beberapa hari lalu. Baca Juga: Pawai […]

  • Gelar Bimtek Bersama Sekolah, Disdikbud Kota Sukabumi Tekankan Penerapan Pendidikan Inklusif

    Gelar Bimtek Bersama Sekolah, Disdikbud Kota Sukabumi Tekankan Penerapan Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, menekankan kepada satuan pendidikan di tingkat TK, PAUD, SD dan SMP, untuk menerapkan pendidikan yang inklusif untuk peserta didik. Hal tersebut disampaikan dala kegiatan bimbingan teknis (bimtek) “Strategi Kreatif Menciptakan Ruang Belajar Inklusif Melalui Inovasi dan Kreativitas”. Kegiatan tersebut, diikuti oleh guru TK, PAUD, SD dan […]

  • Menghadapi Ancaman TBC RO, Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas Perlu Diperkuat Untuk Eliminasi TBC

    Menghadapi Ancaman TBC RO, Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas Perlu Diperkuat Untuk Eliminasi TBC

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA – Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyelenggarakan “Dialog Multistakeholder untuk Penguatan Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas dalam Perawatan Pengobatan Orang Dengan TBC Resisten Obat (RO)” pada Selasa 28 Februari 2023 di Hotel Royal Kuningan secara hybrid. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi situasi, tantangan dan peluang, serta input rencana tindak lanjut untuk memperkuat peran […]

  • UU Sudah Diteken Presiden, Usia Minimal Perkawinan Kini 19 Tahun Untuk Pria dan Wanita

    UU Sudah Diteken Presiden, Usia Minimal Perkawinan Kini 19 Tahun Untuk Pria dan Wanita

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 14 Oktober 2019 lalu telah menandatangani Undang-Undang (UU)  Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perkawinan. UU ini sebelumnya telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 16 September 2019. Perubahan utama UU No. 16 Tahun 2019 dibanding UU Nomor 1 […]

  • Perhiptani-IAEA Audensi Dengan DPRD Jabar

    Perhiptani-IAEA Audensi Dengan DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Indonesia Agricultural Extentionist Association) PERHIPTANI -IAEA Provinsi Jawa Barat lakukan audensi dengan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat pada Kamis 15 September 2022. Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa dalam aspirasinya para Tenaga Harian Lepas (THL) yang bergerak di […]

expand_less