Breaking News
Trending Tags

Meski Tak Berdampak, Diskominfo Kota Sukabumi Lakukan Antisipasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, telah menyiapkan beberapa Langkah antisipasi kedepannya. Meskipun, peretasa Pusat Data Nasional (PDN) tersebut tak begitu berdampak pada data di Diskominfo Kota Sukabumi, karena data digital yang ada belum terintegrasi secara langsung.

“Untuk Kota Sukabumi tidak terdampak, karena kami belum menyangkutkan data kami di PDN itu. Baru awal tahun ini, kami mengajukan untuk bekerja sama dengan pengintegrasian di PDN. Jadi, tidak terdampak dengan adanya peretasan tindak PDN ini,” ujar Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, Selasa, (9/7/2024).

Rahmat mengatakan, sejauh ini belum ada edaran resmi dari Kemenkominfo menyusul peretasan di PDN. Namun, pihak kementrian mendorong Diskominfo di daerah untuk terus menguatkan keamanan digital.

“Secara resmi surat edaran tidak ada, namun yang jelas kita harus pastikan kualitas system keamanan informasinya. Kami sendiri di kota, website, server, pernah juga dilakukan peretasan beberapa kali. Ya, itulah konsekuensinya masuk dalam dunia digital. Perkuat SDM, perkuat infrastruktur, dan sistem keamanan informasi,”terangnya.

Rahmat mengklaim, dalam dua tahun terakhir ini, Diskominfo selalu melakukan bersih-bersih atau pun perawatan (maintenance) server secara rutin.

“Ibaratkan server itu rak buku, kita bersihkan rak buku itu. Jangan sampai berantakan, atau bahkan ada virus di satu sekat yang akan menyebar ke yang lain,” jelasnya.

Kedepan, pihaknya berharap, setiap SKPD memiliki server mandiri yang cukup untuk mewadahi data dan dokumentasi kegiatan. Namun, tetap disimpan di repository Diskominfo sebagai pusat data.

“Jadi, dari segi keamanan kita akan lebih aman. Karena jendela masuk di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa di karantina dan tidak menyebar ke yang lain. Untuk portalnya tetap satu di sukabumikota..go.id tetapi nanti windows nya itu berikut servernya. Ini demi keamanan informasi data,”pungkasnya.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Perdana Gugatan di PN Medan, Pemegang Saham Electra : Minta Keadilan

    Sidang Perdana Gugatan di PN Medan, Pemegang Saham Electra : Minta Keadilan

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Alexander pemegang saham KTV Electra atau CV Setia Laju Sejahtera yang berada di komplek CBD Polonia Medan mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Medan dalam dugaan perkara perbuatan melawan hukum. Didampingi kuasa hukum dari Tim Ran Law Firm Kota Medan, Sarozinema Laia, SH, MH, Rahmat Junjung Mulia Sianturi, SH, Faisal Hasibuan, SH […]

  • Oded Berharap Koperasi Menjadi Soko Perekonomian Kota Bandung

    Oded Berharap Koperasi Menjadi Soko Perekonomian Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Gerakan koperasi di indonesia lahir tahun 1947, tepatnya di Tasikmalaya Jawa Barat. Sebagai tanah kelahiran gerakan koperasi, warga Jawa Barat, seharusnya bangga dan menjadi pelopor koperasi di Indonesia terutama di Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Peringatan Hari Jadi ke-74 […]

  • Aliansi Nano Sebut Ridwan Kamil Telah Mempolitisasi Pandemi Covid-19

    Aliansi Nano Sebut Ridwan Kamil Telah Mempolitisasi Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Aliansi Nano Jabar menolak politisasi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait korban pandemi Covid-19. Penolakan politisasi ini dituangkan dalam pernyataan sikap bersama yang ditandatangani oleh beberapa tokoh dari berbagai elemen masyarakat di Grand Kosamabi, Bandung pada Jum’at (22/10/2021). Menurut Herry Mei Oloan, Ketua Presidium Nano Jabar, Gubernur Jabar Ridwan Kamil […]

  • Asep Sudrajat Minta Pejabat Pemkot Hadirkan Inovasi Layanan Publik

    Asep Sudrajat Minta Pejabat Pemkot Hadirkan Inovasi Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrasi dan Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, (20/6/2022). Asep memberikan selamat kepada ASN yang telah dilantik […]

  • Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    Akibat Lonjakan Kasus COVID-19, RSUD Al Ishan Bandung Menambah 40 Kamar Dan 37 Tenaga Perawat

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Pasca libur lebaran, Pemda Provinsi Jawa Barat terus menyiapkan diri guna mengantisipasi skenario terburuk yakni kondisi rumah sakit  akibat lonjakan kasus COVID-19. Di RSUD Al Ishan Bandung yang merupakan rumah sakit provinsi, Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat akan menambah 37 tenaga perawat. Kamar perawatan khusus […]

  • Diduga Keracunan Makanan, 19 Orang Warga Kecamatan Citamiang Mendapatkan Penanganan Medis

    Diduga Keracunan Makanan, 19 Orang Warga Kecamatan Citamiang Mendapatkan Penanganan Medis

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 19 orang warga Gang Gempar Kelurahan Gedongpanjang, diduga menjadi korban keracunan makanan, Minggu (07/08). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja, usai meninjau langsung ke lokasi kejadian. “Kejadian pertama kali diketahui oleh warga, yang melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedongpanjang,” ujar Arif kepada awak media. “Dari informasi yang diberikan […]

expand_less