Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

MUI Jabar Menolak Keras Legalisasi Ganja Untuk Pengobatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBImews.id  – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menolak upaya beberapa kalangan di Indonesia yang menuntut legalisasi ganja untuk pengobatan. Penolakan itu disampaikan Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar, Jumat (19/7/2019).

Menurut Rafani, kajian legalisasi ganja untuk pengobatan belum tuntas. Dari kajian yang pernah diia ikuti, banyak pendapat yang menyatakan ganja tidak bisa digunakan untuk obat. Selain itu, ukuran atau parameter kedaruratan ganja sebagai obat pun tidak jelas.

“Justru unsur memabukkan atau mudaratnya lebih besar dibanding manfaatnya (sebagai obat). Karena itu (ganja) tetap haram,” kata Rafani.

Atas dasar pertimbangan itu, ujar Rafani, MUI Jabar tegas menolak legalisasi ganja apa pun alasan yang mendasarijya, termasuk menjadikan ganja sebagai obat atau pengobatan suatu penyakit.

“Jika dilegalkan, justru akan semakin disalahgunakan atau penggunaan ganja tanpa pengetahuan medis. Orang bisa berdalih untuk obat atau apa gitu. Tapi nanti digimanain lagi lah, dioplos, dicampur. Jangankan dilegalisasi untuk obat, tidak (dilegalisasi atau dilarang) pun orang merekayasa ya,” ujar dia.

Disinggung tentang dalih orang bahwa ganja dapat menyembuhkan beberapa penyakit, Rafani menuturkan, hal itu harus dinilai dari keseriusan penyakit dan tindakan medisnya terlebih dulu.

“Makan babi pun boleh kalau dalam keadaan darurat. Orang nyasar di tengah hutan enggak ada apa-apa, kalau enggak makan dia mati, ada babi, baru dia boleh (makan). Jadi keadaan daruratnya jelas.  Tapi kan sekarang keadaan darurat dibutuhkannya ganja itu seperti apa? Sekarang obat masih banyak, macem-macem. Maka kami menolak dan tidak merekomendasi (ganja sebagai obat), karena banyak tidak manfaatnya,” tutur Rafani. (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembahasan LKPJ Pansus 6 DPRD Kota Bandung Untuk Rekomendasi Kinerja Walikota tahun 2025

    Pembahasan LKPJ Pansus 6 DPRD Kota Bandung Untuk Rekomendasi Kinerja Walikota tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mninews — Pansus 6 DPRD Kota Bandung, tengah membahas Laporan Keterangan Pertanggungjwaban Wali Kota Bandung 2023-2024 yang kala itu dijabat oleh penjabat walikota (pj). Ketua Pansus 6 DPRD Kota Bandung Eko Kurniato W, S.T., M.PMat. mengatakan, pembahasan LKPJ oleh Pansus 6 ini, merupakan amanah Undang-undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Derah. Bahwa setelah […]

  • Akhirnya, Pedagang Kopi Tuna Daksa Dapat Bantuan

    Akhirnya, Pedagang Kopi Tuna Daksa Dapat Bantuan

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terkejut, namun Iyus Yusuf akhirnya tersenyum. Karena ternyata, orang yang turun dari mobil yang di kawal oleh patwal, dan mendekatinya adalah orang nomor satu di Kota Sukabumi. Saat itu Iyus yang sedang berjualan kopi di sekitaran Jalan Surya Kencana, tepatnya di sebrang Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, merasa kaget. Karena sebelumnya, […]

  • Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

    Lewat Kolaborasi, Sungai Cipamokolan Mulai Bersih Dan Nyaman

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berusaha menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat. Seperti yang baru saja diresmikan penataan di bantaran Sungai Cipamokolan. Kendati di tengah keterbatasan kemampuan anggaran, penataan ini akhirnya terwujud atas kolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Sektor 22 Satgas […]

  • Musrenbang Tingkat Kelurahan Gedong Panjang, Lebih Banyak Usulkan Kegiatan Fisik

    Musrenbang Tingkat Kelurahan Gedong Panjang, Lebih Banyak Usulkan Kegiatan Fisik

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Berbeda dengan kelurahan lainnya, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, lebih banyak mengusulkan pada sektor kegiatan fisik, dalam Musrenbang tingkat Kelurahan, untuk pembangunan di 2026. Lurah Gedong Panjang Bunyamin mengatakan, banyak sekali yang diusulkan oleh warga terkait dengan rencana pembangaun di tahun 2026 mendatang. Terutama pada kegiatan fisik. “Setelah kita musyawarahkan pada hari […]

  • HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    HUT Ke 80 RI Di luncurkan koleksi Perangko Berisi 79 Tokoh BPUPKI

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — Dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Kebudayaan meluncurkan koleksi prangko berisi 79 tokoh BPUPKI dan satu gedung bersejarah, di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil jerih payah yang tak boleh dilupakan, diwujudkan melalui desain artistik prangko yang sarat makna. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, penerbitan prangko […]

  • Februari Ini, Bye-bye Kabel Melintang

    Februari Ini, Bye-bye Kabel Melintang

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan tidak ada kabel melintang di Jalan Ir. H. Juanda pada Februari 2022 ini. Seluruh kabel di Jalan Ir. H. Juanda akan berada di bawah tanah. “Ini (kabel) masuk kepada fasilitas mainhole yang sudah disiapkan. Kita 25 Februari nanti penanganan penurunan kabel tiang. Mulai dari […]

expand_less