Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Ubah RPJMD 2018-2023 Akibat Pandemi Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terpaksa mengubah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) 2018-2023. Hal itu agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan Kota Bandung yang juga terdampak Covid-19.

Hal itu diakui oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) secara daring di Pendopo, Kamis, 19 Agustus 2021.

Oded mengungkapkan, salah satu poin yang mendasari perubahan RPJMD karena adanya kejadian luar biasa pandemi Covid-19. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang penetapan bencana nonalam penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional.

Menurutnya, sejak ditetapkannya sebagai pandemi, kasus positif di Indonesia, Provinsi Jawa Barat dan di Kota Bandung memperlihatkan peningkatan dan persebaran yang semakin meluas.

“Hal ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap berbagai sektor, termasuk dalam pelaksanaan dan penganggaran pembangunan nasional dan daerah. Sehingga dibutuhkan kebijakan refocusing dan realokasi anggaran dalam menghadapi pandemi Covid-19,” jelas Oded.

Perlu diketahui, Musrenbang digelar dalam rangka penyusunan perubahan RPJMD Kota Bandung tahun 2018-2023.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun kedua (2020) pelaksanaan RPJMD, Kota Bandung telah memenuhi syarat mendapatkan rekomendasi untuk melakukan perubahan.

Oded mengatakan, musrenbang ini merupakan momentum untuk menyusun sinergisitas, sinkronisasi, dan menyempurnakan tujuan serta sasaran, serta strategi dan arah kebijakan yang merupakan penjabaran dari visi dan misi yang telah ditetapakan.

Sehingga dalam tahapan pencapaiannya dapat direalisasikan sesuai target, kemampuan, dan batasan kewenanganan.

“Dengan demikian RPJMD menjadi landasan konstitusional dan operasional bagi penyelenggaraan pembangunan daerah yang tepat sasaran, dan dapat menjadi panduan dalam menyatukan langkah bersama yang harmonis, konsisten, dan berkesinambungan mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis,” paparnya.

“Kebijakan ini terutama diperuntukkan bagi penanganan dan peningkatan sistem kesehatan dan penanggulangan ekonomi melalui penyediaan jaring pengaman sosial serta berbagai kebijakan lainnya,” imbuh Oded.

Untuk itu, Oded berharap RPJMD ini tidak hanya menjadi ukuran dari kinerja Kota Bandung, tetapi juga menunjukan kinerja bagi segenap masyarakat sebagai bagian dari Kota Bandung.

“Saya berharap kepada para peserta musrenbang perubahan RPJMD Kota Bandung bisa mengikuti pertemuan ini secara aktif hingga acara usai, memberikan masukan, saran, kritikan yang inovatif, cerdas, dan membangun, guna kesempurnaan rancangan perubahan RPJMD,” harapnya.

Oded pun meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih mendalami dan memahami substansi RPJMD ini secara utuh.

“Semakin mendalam pemahaman terhadap RPJMD, kepala OPD mampu mewujudkan kinerja organisasinya sampai level terendah,” harapnya. (wil-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Epidemolog : Kota Bandung Belum Siap ” New Normal “

    Epidemolog : Kota Bandung Belum Siap ” New Normal “

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Hal itu karena berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung masih berada di zona kuning, atau cukup berat.  Pemkot Bandung pun masih mengkaji tentang kesiapan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau yang sering disebut New Normal. […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung menargetkan vaksinasi ketiga atau booster mencapai 50 persen pada Akhir Agustus mendatang. Saat ini, vaksinasi ketiga baru mencapai 35,07 persen. “Masih ada jeda waktu 10 hari untuk kita melakukan penanganan jelang Iduladha. Targetnya, di akhir bulan Agustus kita bisa mencapai 50 persen untuk vaksin dosis III,” ujar Ketua […]

  • YBM BRILiaN Resmikan Balai Rakyat Indonesia di Kampung Kostarea Kabupaten Garut

    YBM BRILiaN Resmikan Balai Rakyat Indonesia di Kampung Kostarea Kabupaten Garut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Garut || MBInews.id – YBM BRILiaN meresmikan Balai Rakyat Indonesia yang berlokasi di Kampung Kostarea, Desa Mekarluyu, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, pada Selasa, 13 Januari 2026. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat kegiatan pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong warga. Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua YBM BRILiaN Region 9, Teguh […]

  • Tambah Ruang Publik, Pemkot Bandung Resmikan Ciko Arena 1

    Tambah Ruang Publik, Pemkot Bandung Resmikan Ciko Arena 1

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerinta Kota (Pemkot) Bandung terus menambah ruang publik. Terbaru, Pemkot Bandung meresmikan ruang publik di area situ Otong Kawasan Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal. Ruang publik ini dibangun di lahan bekas penertiban bantaran sungai. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana secara resmi meresmikan ruang publik yang diberi nama Ciko Arena 1, Senin 25 Juli […]

  • LKPJ Walikota Bandung TA 2019, DPRD Kota Bandung  Rekomendasikan 18 Point “PAD Reklame Minim”

    LKPJ Walikota Bandung TA 2019, DPRD Kota Bandung Rekomendasikan 18 Point “PAD Reklame Minim”

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD Kota Bandung atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Bandung akhir tahun anggaran 2019 Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Fraksi Gerindra, Ade Supriadi mengatakan, rekomendasi yang disampaikan sudah dibahas oleh pansus secara komprehensif. Ia menambahkan, hasil pembahasan pansus LKPJ Walikota Bandung tahun 2019 […]

  • Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyambangi langsung korban terdampak bencana kebakaran di Kampung Malimping Jalan Jeruk Nyelap RT 02 RW 03, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kamis (23/3/2023) pagi. Dalam kunjungannya tersebut, Fahmi mendengarkan langsung keterangan dari warga yang rumahnya menjadi korban terdampak bencana kebakaran yang terjadi pada beberapa hari lalu. Baca Juga: Pawai […]

expand_less