Pers di Era Digital Jadi Sorotan dalam Workshop dan Halalbihalal Pokja PWI Kota Bandung
- account_circle MBI Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung,Mbinews — Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Kota Bandung menggelar Workshop dan Halalbihalal di Kota Bandung, Senin (25/5/2026).
Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Pers yang Sehat di Era Digital” tersebut menjadi momentum evaluasi akhir masa bakti kepengurusan Pokja PWI Kota Bandung periode 2024–2026.
Selain menjadi ajang silaturahmi antaranggota, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Laporan tersebut diserahkan langsung Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, kepada Sekretaris Jenderal PWI Jawa Barat, Tantan S. Bukhwan.
Zaenal Ihsan mengatakan, penyampaian laporan tersebut merupakan bentuk komitmen pengurus dalam menjaga transparansi, evaluasi, dan komunikasi organisasi selama menjalankan amanah kepengurusan.
“Ini memang bukan sesuatu yang wajib seperti di tingkat perwakilan, tetapi kami ingin menghadirkan tanggung jawab, evaluasi, dan komunikasi organisasi.
Harapannya, laporan ini dapat menjadi bahan introspeksi bagi siapa pun yang nantinya mengemban amanah di Pokja PWI Kota Bandung,” ujar Ihsan.
Dalam laporannya, Ihsan memaparkan sejumlah capaian organisasi selama dua tahun terakhir. Salah satunya di bidang pendidikan dan peningkatan kompetensi wartawan melalui perpanjangan nota kesepahaman dengan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia untuk jangka waktu lima tahun.
Tak hanya itu, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Pokja PWI Kota Bandung juga mencatat tingkat kelulusan hingga 90 persen. Menurut Ihsan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalistik.
“Ini capaian yang luar biasa dan menjadi dorongan bagi teman-teman anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui uji kompetensi,” katanya.
Di bidang inovasi organisasi, Pokja PWI Kota Bandung juga dinilai berhasil menghadirkan kanal podcast sebagai media komunikasi dan sosialisasi program organisasi. Bahkan, podcast tersebut disebut menjadi salah satu program percontohan yang kemudian diadopsi PWI Pusat.
“Podcast yang dikelola Pokja Kota Bandung ini menjadi yang pertama, bahkan sebelum PWI Pusat menghadirkan program serupa,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Ihsan turut menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) yang selama ini aktif mendukung berbagai program organisasi, termasuk kegiatan sosial rutin bertajuk PWI Berbagi.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada IKWI atas kontribusi luar biasa selama ini. Dukungan yang diberikan sangat berarti bagi keberlangsungan program organisasi,” tuturnya.
Menjelang berakhirnya masa kepengurusan periode 2024–2026, Ihsan juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama menjalankan amanah organisasi.
“Kesempurnaan hanya milik Allah SWT, namun kami terus berikhtiar memberikan yang terbaik. Mohon maaf atas segala kelemahan dan kekurangan selama mengelola organisasi sebesar PWI ini,” katanya.
Sementara itu, workshop menghadirkan narasumber Drs. Askur Rivai, praktisi media sekaligus akademisi Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba. Dalam pemaparannya, Askur membahas berbagai tantangan pers di era digital, mulai dari perubahan pola distribusi informasi, pengaruh algoritma media sosial, maraknya hoaks dan disinformasi, fenomena clickbait, kemunculan content creator dan influencer, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kerja jurnalistik.
Workshop tersebut menjadi ruang refleksi bagi insan pers untuk kembali memperkuat prinsip dasar jurnalistik seperti verifikasi, akurasi, independensi, dan tanggung jawab sosial. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut tetap menjaga kualitas karya jurnalistik tanpa meninggalkan Kode Etik Jurnalistik.
Melalui kegiatan ini, Pokja PWI Kota Bandung berharap wartawan dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap menjadikan etika, literasi digital, dan kepentingan publik sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kegiatan Workshop dan Halalbihalal Pokja PWI Kota Bandung ini turut mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB, Solusi Bangun Indonesia, Anata, bank bjb Syariah, dan Star. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi positif dalam memperkuat ruang edukasi, silaturahmi, dan pengembangan wawasan insan pers di tengah dinamika era digital.
Saat ini belum ada komentar