Breaking News
Trending Tags

Tekan Dampak Kenaikan Harga BBM, Komisi D Bahas Jaring Pengaman Sosial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Komisi D DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, membahas terkait rencana penyaluran dana perlindungan sosial, dampak kenaikan harga BBM bagi warga tidak mampu, di Ruang Rapat Komisi D, Rabu, (14/9/2022).

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., Sekretaris Komisi D, Drs. Heri Hermawan, serta dihadiri oleh para anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, yaitu, H. Erwin, S.E., Nunung Nurasiah, S.Pd., Yoel Yosaphat, S.T., drg. Susi Sulastri, H. Yusuf Supardi, S.IP., Hj. Salmiah Rambe, S.Pd.I., M.Sos, dan H. Andri Rusmana S.Pd.I.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Aries Supriyatna meminta agar proses pendataan hingga penyaluran bantuan pemerintah dapat tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.

“Hadirnya bantuan ini kan sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, jadi pendataan dan penyalurannya harus tepat by name by address. Jangan yang seharusnya mendapatkan, justru tidak dapat, dan sebaliknya, karena terjadi kesalahan pendataan di pemerintah Kota Bandung,” ujarnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan pun mendorong Pemerintah Kota Bandung, khususnya petugas verifikasi dan validasi pendataan melakukan cek ulang secara berkala antara data dengan kondisi dari penerima bantuan.

“Petugas verifikasi dan validasi harus terus meng-update kondisi dari para penerima bantuan, termasuk yang ada di DTKS. Karena dari beberapa kejadian, ada penerima bantuan yang sudah tidak perlu lagi mendapatkan bantuan, baik itu karena meningkatnya kondisi ekonomi, atau yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Makanya harus terus diperbaharui datanya,” ucapnya.

Sementara anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Erwin menilai, pemberian bantuan sosial pemerintah kerap menjadi persoalan antara masyarakat dengan aparat kewilayahan.

Hal tersebut karena banyak harapan masyarakat yang menginginkan mendapatkan bantuan. Maka dari itu perlunya edukasi dan sosialisasi dari pemerintah melalui aparat kewilayahan sejelas mungkin, terkait alur dan mekanisme untuk memperoleh bantuan sosial tersebut.

“Dari beberapa kejadian, bantuan sosial ini kerap jadi akar masalah kegaduhan di masyarakat. Karena ketidakpahaman masyarakat dan kurangnya sosialisasi juga edukasi dari proses mendapatkannya. Untuk itu, bantuan sosial dampak kenaikan BBM ini, harus dijelaskan sejelas-jelasnya agar masyarakat menjadi paham dan tidak terjadi kegaduhan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi D lainnya, Nunung Nurasiah. Menurutnya, kenaikan BBM turut berdampak pada kenaikan bahan pokok, yang semakin memberatkan masyarakat, khususnya golongan ekonomi lemah.

Maka dari itu, Pemerintah Kota Bandung harus mulai membuat program-program inovasi yang bisa meningkatkan geliat ekonomi masyarakat.

“Seperti kita ketahui bahwa baru saja ekonomi masyarakat mau mulai bangkit setelah diterpa badai pandemi Covid-19, sekarang langsung diberatkan oleh kenaikan harga BBM, yang akan berdampak pada kembali menurunnya kemampuan ekonomi masyarakat. Sehingga dibutuhkan program-program inovasi yang mampu memberikan kemudahan dan membantu masyarakat untuk tingkatkan kesejahteraannya,” katanya.*(Permana)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    Cagar Budaya di Kota Bandung Dihancurkan KAI Sindikat Mafia Muluskan Proyek INDOMARET

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, MBInews.id – Ini peristiwa di Kota Bandung. Setelah menghancurkan bangunan Masjid Cagar Budaya “Nurul Ikhlas” di Jl. Cihampelas 149, maka “proyek” penghancuran bagunan Cagar Budaya berlanjut pada Pusat Aset Non Produktif dan Mess Transit di Jl. Jawa No 40 serta Rumah Tinggal Jl Ir H Juanda No 166. Di atas penghancuran bangunan-bangunan tersebut […]

  • Diguyur Hujan, Massa Aksi Semangat, Dewan Berdiri  Ditinggal

    Diguyur Hujan, Massa Aksi Semangat, Dewan Berdiri Ditinggal

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Guyuran Hujan tak patah semangat bagi para demonstran yang berunjukrasa di Gedung DPRD Kota Sukabumi. Malah saat diguyur hujan mereka terasa dibakar semangatnya memolak UU Cipta Kerja. Kamis (15/10/20). Seperti diketahui, massa yang turun aksi kali ini adalah mahasiswa dari Cipayung Plus Sukabumi (PMII, HMI, GMNI, IMM, PB Himasi), Sapma PP Kota […]

  • DPRD Kota Bandung Menilai  Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota  Bandung

    DPRD Kota Bandung Menilai Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Peraturan Daerah (Perda) Bangunan Gedung sudah disahkan sejak tahun 2022,tapi kurang sosialisasi  di masyarakat  tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulu disebut Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Sehingga masyarakat Kota Bandung yang mengajukan PBG masih rendah. Anggota DRPD Kota Bandung,  Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, SH, MH, M.Si  mengatakan, banyak warga  yang beranggapan  […]

  • Raih Peringkat ke-6, Kota Sukabumi Raih Penghargaan Kota Toleran Versi SETARA Institute

    Raih Peringkat ke-6, Kota Sukabumi Raih Penghargaan Kota Toleran Versi SETARA Institute

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi meraih penghargaan peringkat ke-6 secara nasional, dalam Indeks Kota Toleran (IKT) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki di acara peluncuran dan penganugerahan IKT 2024 yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, belum lama ini. “Alhamdulillah, kita menerima penghargaan sebagai salah satu kota […]

  • Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    Wali Kota Pastikan Taat dan Patuh Hukum

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan akan taat dan patuh terhadap penegakan hukum. Termasuk dalam kasus yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Farhan siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan oleh penyidik Kejari Kota Bandung. Kendati demikian, hingga saat ini, Farhan belum menerima surat pemanggilan dari Kejari Kota Bandung. “Penegak hukum memiliki […]

  • Reses H. Hen Hen Akomodir Aspirasi Warga

    Reses H. Hen Hen Akomodir Aspirasi Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kab Bandung , Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD H. Hen Hen Asep Suhendar dari PDI.P dalam reses masa sidang l Tahun 2023,  berlangsung di Aula Kantor Desa Margamulya  (15/11/2023) turut hadir Kepala Desa Marga Mulya  dan juga konstituen PDI.P yang ada di wilayah Kec.Pasir Jambu Kab Bandung . Kades Marga Mulya Dede Odih mengatakan, dengan […]

expand_less