Wali Kota Sukabumi Temui Menkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id- Pemkot Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan langsung berbagai usulan penguatan fasilitas kesehatan kepada Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam pertemuan resmi yang digelar di Ruang Cut Meutia, Gedung Adiyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Plt. Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H, perwakilan Bappeda, dan Dewan Pengawas RSUD. Mereka membahas pengembangan kapasitas layanan rumah sakit dan Puskesmas sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan di tingkat lokal.
“Kami mengajukan sejumlah usulan, termasuk peningkatan fasilitas dan kinerja RSUD R. Syamsudin, S.H, RS Al Mulk, serta 15 Puskesmas di Kota Sukabumi. Syukur alhamdulillah, usulan kami disambut positif oleh Pak Menteri,” ujar Ayep dilansir dari situs resmi pemkotsukabumi.
Menurut Ayep, Menteri Kesehatan menyatakan dukungannya terhadap program penguatan layanan kesehatan di daerah, sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk memperluas akses dan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Tak hanya soal infrastruktur, Ayep juga menyoroti pentingnya pemanfaatan kelebihan pendapatan dari pengelolaan BLUD RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk membantu pembiayaan kesehatan masyarakat kurang mampu, termasuk dalam skema BPJS Kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena kendala biaya,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H, Yanyan Rusyandi, mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan akan memprioritaskan dukungan terhadap kebutuhan penting rumah sakit.
Bantuan yang direncanakan antara lain pengadaan alat hemodialisa, ruang bedah, endoskopi, serta perlengkapan penunjang seperti urine analyser, hematology analyser, dan alat kemoterapi.
“Bahkan, beberapa jenis obat sitostatika juga akan diprogramkan untuk memperkuat pelayanan di Puskesmas,” ujar Yanyan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkot Sukabumi dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat guna membangun layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
“Pak Wali Kota juga mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar upaya ini berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi warga Kota Sukabumi,” pungkasnya.ardan/wan/mbi..
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar