Breaking News
Trending Tags

Warga Bersyukur Bisa Diskusi Dengan dalam Rembug Bedas di Desa Kopo

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ratusan warga dari berbagai unsur hadir pada kegiatan Rembug Bedas ke-112 di GOR Desa Kopo Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Selasa (14/5/2024).

Lima warga dari sekian banyak yang hadir pada kesempatan itu, mengungkapkan harapan dan aspirasinya secara langsung kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

Apa yang menjadi aspirasi warga itu langsung diskusikan dengan melibatkan unsur pemerintahan. Pertemuan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat Desa Kopo itu sesuai dengan tema Rembug Bedas (Riungan Sareng Masyarakat Kabupaten Bandung Bedas), yaitu “Dina raraga ngarakeutkeun silaturahmi, ngawangun partisipasi, ngaguar aspirasi, bari mere solusi pikeun ngaronjatkeun pangwangunan ekonomi Kabupaten Bandung”.

Sutarya, Ketua RW 05 Desa Kopo mengucapkan syukur alhamdulillah atas program prioritas Bupati Bandung yang sudah digulirkan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Salah satunya adalah program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Alhamdulillah warga simkuring, khususnya pelaku UMKM sudah menerima program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu. Walaupun tak semuanya menerima,” katanya

“Hatur nuhun Pak Bupati yang sudah memberikan program begitu bagus. Salah satunya program pinjaman ini untuk mencegah bank emok,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya bantuan pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sebesar Rp 2 juta sampai Rp 4 juta itu, bisa ditingkatkan menjadi Rp 10 juta per pelaku usaha/UMKM.

Dani, perwakilan guru ngaji di Desa Kopo menghaturkan terima kasih kepada Bupati Bandung.

“Sepanjang ada bupati, baru pertama kali mendapat perhatian (insentif guru ngaji) untuk mengajar dan mengaji Alquran. Apakah program ini dipertahankan? Atau sepanjang Bapak menjabat bupati?” katanya.

“Kalau bisa masjid di Desa Kopo disuplai bayaran listrik masjidnya,” harapnya.

Yunus, kelompok tani khususnya di Desa Kopo mengatakan, banyak para petani yang datang ke Desa Kopo mengeluhkan karena kesulitan pupuk subsidi.

“Hampir semua petani mengeluh di 13 RW Desa Kopo. Petani beli pupuk non subsidi jauh dari untung karena kebanyakan penggarap bukan pemilik lahan pertanian,” katanya.

Ia berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dan PPL (penyuluh pertanian lapangan) bisa membantu.

Lebih lanjut Yunus mengatakan bahwa terkait Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, bahwa Desa Kopo sudah mendapatkan bantuan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle).

“Alhamdulillah masyarakat Desa Kopo sudah mandiri mengelola sampah. Namun masih ada keluhan masyarakat, karena sampah dibakar. Diharapkan Dinas Lingkungan Hidup bisa memberikan solusi melalui Rembug Bedas ini untuk menuntaskan keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Pak Bupati,” tuturnya.

Ai, Kader PKK Desa Kopo menghaturkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang sudah memberikan kanyaah insentif untuk para kader PKK.

“Baru pertama kali diperhatikan oleh Pak Bupati. Mudah mudahan bapak langkung nyaah. Minta ditambah insentifnya, untuk kader PKK yang lainnya. Hatur nuhun, Pak Bupati sudah memberikan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Kepala Desa Kopo Entang Suryana mengatakan, Desa Kopo sudah berstatus desa mandiri. Program prioritas Bupati Bandung sudah dirasakan manfaatnya.

Ia berharap ada solusi untuk menyelesaikan pembangunan Kantor Desa Kopo. “Berharap ada solusinya,” katanya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung merespon apa yang menjadi aspirasi dan curhatan warga yang hadir pada Rembug Bedas ke-112 di Desa Kopo itu.

“Program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan ini untuk mencegah maraknya bank emok di Kabupaten Bandung. Gara-gara bank emok, banyak di antara warga yang rumah tangganya tidak harmonis,” kata Bupati.

Ia mengatakan jika pinjaman awal Rp 2 juta lancar dan bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, bisa ditingkatkan menjadi Rp 5 juta.

“Program ini buat masyarakat yang memiliki niat usaha. Manfaatkan program ini, biar kami yang memberikan subsidi untuk bunganya,” ujarnya.

Selama dua tahun ini, Dadang menyebutkan nasabah pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sudah mencapai lebih dari 30.000 orang. Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung sudah menyiapkan anggaran Rp 70 miliar untuk program tersebut.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan bahwa program guru ngaji akan dilanjutkan selama dirinya menjadi Bupati Bandung.

Ia pun menyebutkan selama menjadi Bupati Bandung, sudah memberikan pelayanan kepada 250.000 warga untuk mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya 88.000 petani se-Kabupaten Bandung.

Menurutnya, para penerima BPJS Ketenagakerjaan itu, tercatat sudah ratusan warga yang meninggal dunia, dan masing-masing ahli warisnya menerima Rp 42 juta.

Saat berdiskusi dengan ratusan warga yang hadir, Kang DS mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan 13 program prioritas yang sudah digulirkan di tengah-tengah masyarakat itu.

Kang DS pun memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Bandung. Disaat pupuk anorganik sulit didapat, kata dia, para petani bisa memanfaatkan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan.

“Melalui lubang cerdas organik juga bisa membuat pupuk organik yang berasal dari sisa makanan maupun dedaunan yang dimasukkan ke dalam lubang cerdas organik itu,” katanya.

Bupati Bedas ini memberikan motivasi dan semangat kepada para petani, bahwa dengan berbagai inovasi pertanian bisa panen empat kali dalam setahun.

“Dengan cara ini bisa meningkatkan produksi pertanian dua kali lipat,” katanya.

Kang DS mendorong masyarakat petani untuk menyiapkan lahan demplot untuk ujicoba pertanian dengan menggunakan pupuk organik.

“Saya buatkan inovasi untuk membuat pupuk organik. Para petani penggarap maupun pemilik lahan jangan terpaku pupuk urea, cari inovasi,” katanya.

Untuk mendukung kelangsungan pertanian, ia mengatakan Pemkab Bandung sudah memberikan dana hibah puluhan miliar untuk pata petani.(Apih)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perda Minuman Beralkohol Perlu di Dosialisasikan dan  tindak Tegas yang Melanggar

    Perda Minuman Beralkohol Perlu di Dosialisasikan dan tindak Tegas yang Melanggar

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelarangan,  Pengawasan  dan Pengendalian Minuman Beralkohol ( Minol) baru disahkan tahun 2024 sehingga masih harus disosialisasikan selama dua tahun. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Dr  Uung Tanuwijaya SE.MM mengatakan, Minggu (03/11/2024). Perda minuman beralkohol ini membutuhkan sosialisasi selama 2 tahun ke masyarakat Selama masa sosialisasi bisa dilakukan penindakan […]

  • Wali Kota Sukabumi Lantik 86 Kepala Sekolah, Tekankan Pendidikan Tetap Prioritas

    Wali Kota Sukabumi Lantik 86 Kepala Sekolah, Tekankan Pendidikan Tetap Prioritas

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota  Sukabumi , Ayep Zaki melantik 86 kepala sekolah baru, terdiri dari Sebanyak 11 kepala SMP, 74 kepala SD, dan 1 kepala TK resmi menjabat, menggantikan posisi yang kosong dan menyesuaikan kebutuhan kualitas pendidikan di Kota Sukabumi. Pelantikan yang bertujuan menutup kekosongan 34 jabatan kepala sekolah yang terjadi sejak akhir 2023 tersebut, dihadiri […]

  • HUT RI Ke -77, Ketua KPK:  Bangsa Indonesia Benar-Benar Merdeka Jika Bebas dari Kejahatan Korupsi

    HUT RI Ke -77, Ketua KPK: Bangsa Indonesia Benar-Benar Merdeka Jika Bebas dari Kejahatan Korupsi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBINews.id – Hari ini, Rabu 17 Agustus 2022, segenap bangsa Indonesia dimanapun kita berada, dapat kembali memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke -77 Republik Indonesia. “Pulih lebih Cepat, Bangkit Lebih kuat” yang diusung pemerintah sebagai tema besar Peringatan HUT RI tahun ini, sangat tepat, mengingat bangsa kita dibawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, terbukti […]

  • Pengadilan Negeri Sukabumi, Keluarkan Inovasi e-SUKA

    Pengadilan Negeri Sukabumi, Keluarkan Inovasi e-SUKA

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pengadilan Negeri Sukabumi mengeluarkan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Inovasi yang disebut e- SUKA (Pendaftaran Surat Kuasa), dan serta aplikasi elektornik Pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Aplikasi tersebut langsung diresmikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Abdul Kadir, yang dihadiri oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Halaman Pengadilan Negri Sukabumi. Kamis, (3/6/2021). cara tersebut juga […]

  • Harga Beras Mahal, Bupati Bandung Pastikan Stok Beras Cadangan Aman

    Harga Beras Mahal, Bupati Bandung Pastikan Stok Beras Cadangan Aman

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Kenaikan harga beras di pasaran mulai membuat ibu-ibu rumah tangga ketar ketir. Terlebih sudah terjadi kelangkaan, khususnya untuk beras yang biasa beredar di supermarket. Namun Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan stok cadangan beras di Kabupaten Bandung masih dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan. Bupati Bandung mengatakan pihaknya melalui Dinas […]

  • Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    Tiga Pemenang Dapat Pembiayaan Bisnis dari Bank bjb

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam mendukung kemajuan wirausaha muda di Indonesia, bank bjb menggelar Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0. Acara ini merupakan program scale up bisnis untuk para pengusaha muda terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun kategori bisnis yang dilombakan dalam YEZ 3.0 yaitu Food & Beverages, Fashion & Handcraft (Kriya), dan bisnis untuk […]

expand_less