Breaking News
Trending Tags

Kabar Gembira Untuk Calon Pengantin, Pemkot Bandung Bakal Izinkan Digelarnya Resepsi Pernikahan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mengizinkan digelarnya resepsi pernikahan. Namun sebelum itu, Pemkot Bandung akan terlebih dahulu melihat kesiapan para pengelola gedung yang biasa menggelar resepsi pernikahan.

Pemkot Bandung ingin para pengelola gedung dan penyelengara acara (event organizer) siap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, saat ini Kota Bandung masih menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Salah satu pelonggaran pada PSBB proporsional yaitu membolehkan kembali kegiatan ekonomi yang tingkat penyebaran covid-19 rendah. Hal itu pun dengan syarat hanya untuk 30 persen dari kapasitas gedung atau bangunan.

Berkaitan dengan resepsi pernikahan, Yana menegaskan, para pengelola gedung dan penyelenggara acara juga wajib menggelar simulasi pelaksanaan protokol kesehatan. Hal itu agar acara resepsi tetap bisa tergelar tanpa menimbulkan penularan baru Covid-19.

“Misalnya buffet (prasmanan) resikonya tinggi, tidak boleh langsung oleh tamu tapi disajikan petugas. Tadi kita juga sepakati flow atau akses masuk dan keluar tidak boleh bertemu. Petugas juga memakai sarung tangan, masker dan face shield untuk yang interaksinya dekat,” ucap Yana Mulyana saat menerima Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Bandung, Balai Kota Bandung, Rabu (17/6/2020).

Perlu diketahui, Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung yang terdiri dari gabungan para pelaku usaha dari wedding organizer, dekorasi, katering, dan fotografi.

Yana mengatakan resepsi pernikahan termasuk kegiatan yang melibatkan banyak orang dengan interaksi yang cukup dekat. Sehingga perlu standar protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Untuk pemeriksaan tamu juga diterapkan standar protokol. Mulai masuk tamu periksa suhu tubuh dengan thermo gun. Kemudian undangan memakai qr code sebagai tanda bahwa ia memang tamu. Selain itu pelaminan juga dibuat trap (tangga) agar saat foto bersama tidak berjajar,” papar Yana.

Ia mengatakan, para pengelola gedung harus membuat surat permohonan ke dinas terkait untuk peninjauan, simulasi dan rekomendasi. Mereka juga harus membuat surat pernyataan kesiapan standar protokol kesehatannya.

“Kemungkinan nanti kalau ada masyarakat yang mengajukan resepsi mengajukan permohonan terlebih dahulu untuk adanya pengawasan. Pengawas tersebut dari petugas di kewilayahan. Diutamakan tempat outdoor. Seperti Puri Suryalaya, kita akan lihat,” katanya.

Termasuk juga jika resepsi di rumah. Hal itu tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan dan diawasi dengan ketat.

Sementara itu, Ketua Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung, Aries Ismullah Ardiansyah mengatakan sejak awal pandemi di Indonesia, pengusaha jasa pernikahan turut terdampak Covid-19

“Kalau dari WO (Wedding Organizer) di Kota Bandung ada 200 lebih. Belum organisasi lain seperti katering. Jadi yang terdampak itu ada ribuan pengusaha dan ribuan pekerja. Itu bisa lebih banyak lagi karena satu pengusaha dekorasi saja, bisa ratusan pegawai,” katanya.

“Jadi tadi kami beraudiensi dengan Pemkot Bandung, semoga ada kelonggaran. Kami mengajukan protap kesehatan yang nantinya dipakai di acara resepsi pernikahan, seperti katering dari mulai ‘loading’, pengolahan makanan, dan dari krunya menggunakan APD,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengaku juga tengah mencari jalan keluar dalam bentuk solusi dan inovasi dengan tetap menegakkan protokol kesehatan.

“Disbudpar juga sudah mengeluarkan beberapa protap tentang kesehatan di hotel, restoran, kemudian objek wisata. Mungkin ke depan untuk resepsi pernikahan juga. Usaha pariwisata yang lain ada 13 macam, wacananya kita akan coba juga bioskop,” katanya.

Kenny mengimbau para pelaku usaha tetap meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga dibutuh kerja sama dari pengelola tempat usaha dengan menegakkan protokol kesehatan.

“Hal itu untuk menjamin keamanan pengunjungnya juga. Karena nanti ada standar untuk pariwisata namanya CHS, (Clean, Health, and Safety). Itu menjadi tiga faktor utama yang akan diperhatikan untuk menjamin kenyamanan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Kota Bandung,” katanya. (agg/mbi/wanrun)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019). Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, […]

  • Sangsi Makser Mulai Diterapkan, Puluhan Masyarakat Terjaring

    Sangsi Makser Mulai Diterapkan, Puluhan Masyarakat Terjaring

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Puluhan masyarakat terjaring dalam razia penerapan sangsi masker yang dimulai hari ini. Jumat, (4/12/2020) di sekitar Jalan A.Yani Kota Sukabumi. Masyarakat yang tidak menggunakan masker langsung dijaring oleh petugas dari Pol PP untuk diberikan sangsi berupa denda sebesar Rp100 ribu. Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Sukabumi Sudrajat mengungkapkan, penerapan sangsi tersebut sesuai dengan […]

  • Bank Bjb Beri Bantuan 2.500 Paket Sembako Untuk Warga Kota Bandung

    Bank Bjb Beri Bantuan 2.500 Paket Sembako Untuk Warga Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kantor Wilayah 1 Bank BJB Kota Bandung memberikan bantuan 2.500 paket sembako untuk warga Kota Bandung. Bantuan ini untuk meringankan beban yang terdampak Covid-19 sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke-76 RI. Pemberian bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Kepala DPKP3, Dadang Darmawan selaku Koordinator Bidang […]

  • Tekad Pemkot Bandung, Pastikan Jamin Warga Terdampak Covid-19

    Tekad Pemkot Bandung, Pastikan Jamin Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad menjamin warga memperoleh bantuan selama Covid-19 mewabah. Anggaran sebesar Rp218,2 miliar untuk jaringan pengaman sosial bakal segera disalurkan agar warga terjamin penghidupannya. Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna selaku Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 menuturkan, dampak Covid 19 ini berdampak yang luar biasa dari segi ekonomi, sosial […]

  • Yunimar: Peran WPA Terhadap ODHA Sangat Penting

    Yunimar: Peran WPA Terhadap ODHA Sangat Penting

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Peran Warga Peduli AIDS (WPA) sangat penting untuk menggerakkan masyarakat dan ikut serta terlibat secara langsung dalam upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2 HIV-AIDS). Hal itu diungkapkan Ketua PKK Kota Bandung yang juga sebagai Ketua Pokja Pemberdayaan Masyarakat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Yunimar Mulyana saat menjadi narasumber Pelatihan Warga Peduli […]

  • Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    Diduga Tanpa Izin, Pabrik Garmen di Katapang Picu Protes Warga

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Keberadaan pabrik garmen PT Tonton di RW 11, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, memicu keresahan warga. Perusahaan tersebut diduga belum mengantongi izin operasional, namun telah menjalankan aktivitas produksi. Sekretaris RW 11, Opik, mengatakan awalnya bangunan tersebut diinformasikan hanya akan digunakan sebagai tempat bongkar muat barang. Namun dalam perkembangannya, lokasi itu […]

expand_less