Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Petani di Kota Sukabumi Keluhkan Harga Pupuk Naik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI-MBInews.id – Sejumlah petani padi di Kota Sukabumi terpaksa harus menghentikan kegiatan produksinya. Hal itu dipicu oleh naiknya beberapa jenis pupuk saat ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Kelompok Tani asal Kampung Cibungur, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Aisyah (57), dirinya mengaku dengan tingginya harga pupuk terpaksa harus menghentikan tanam padinya.Padahal Aisyah sebelumnya sudah melakukan penggemburan lahanya.”Pas saya mau beli pupuk untuk memupuk benih padi yang akan ditanam, eh harga pupuk naik, terpaksa saya hentikan dulu menanam padinya,”keluh Aisyah. Rabu, (23/9/2020).
Aisyah menuturkan, pupuk yang naik itu jenis urea yang biasanya satu kilo itu dibandrol sekitar Rp2.500, kini menjadi Rp7 ribu/kg, begitu juga dengan jenis phonska yang tentu saja akan lebih tinggi dari harga pupuk urea.”Dulu harga Pupuk urea itu per karung mencapai Rp90 ribu, dan phonska per karungnya Rp115 ribu, tapi kata teman saya phonska itu menjadi Rp140 ribu per karungnya. Selain naik, pupuk juga sulit didapat saat ini,”bebernya.
Aisyah mengutarkan, jika tetap dipaksakan tentu saja akan merugi, sebab tak sebanding dengan pendapatan. Apalagi saat ini tenaga penggarap juga ikut naik, tentu saja akan sangat merugi.”Rugi dong Pak, biaya produksi saya akan lebih tinggi dibanding dengan hasilnya nanti,”ungkapnya.
Aisyah merasa bingung kenapa harga pupuk bisa naik, sementara harga jual gabah tetap. Jika situasi ini berlanjut, tentu saja akan berdampak juga terhadap perkonomian petani di wilayahnya.”Harga gabah basah yang saya jual itu masih diangka Rp400 ribu per satu kwintal, dengan lahan yang saya miliki 2.500 are. Disisi lain harga pupuk naik, tapi harga gabah tetap. Saya pusing pak,”tuturnya.
Aisyah berharap pemerintah bisa memberikan solusinya, atas kenaikan pupuk tersebut. Ditambah pupuk subsidi juga susah didapat.”Saya minta pemerintah mencarikan solusinya, jangan sampai petani akam berhenti memproduksi padi,”pungkasnya. ardan

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung Haru Suandharu dan R. Dhani Witianata menegaskan bahwa semua anak-anak di Kota Bandung harus mendapatkan kualitas pendidikan terbaik. Akan menyiapkan beasiswa bagi anak berprestasi dan menyiapkan subsidi bagi anak tak mampu. Anak-anakdi Kota Bandung, harus dimudahkan untuk bisa sekolah dimanapun yang mereka mau. Bagi anak-anak […]

  • Ini Program Menarik Akhir Tahun Khusus UMKM, Bisa Dapat Pinjaman Bunga Ringan

    Ini Program Menarik Akhir Tahun Khusus UMKM, Bisa Dapat Pinjaman Bunga Ringan

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInrws.id – Kabar gembira bagi pelaku udara mikro kecil dan menengah (UMKM). Di tengah upaya recovery akibat pandemi Covid-19, pelaku usaha berkesempatan mendapatkan pinjaman dengan suku bunga rendah dan fasilitas menarik lainnya. Program ini diharapkan bisa mempercepat berkembangnya pelaku usaha di Indonesia. Adalah program keringanan suku bunga dan biaya provisi khusus bagi pelaku UMKM. […]

  • Herri Gunawan Penggiat Koperasi Dapat Penghargaan di HKI ke 76

    Herri Gunawan Penggiat Koperasi Dapat Penghargaan di HKI ke 76

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Koperasi Pena Karya Balarea PWI Kota Bandung, Heri Gunawan menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggiat Koperasi dalam kegiatan puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia (HKI) tahun 2023 yang ke-76 Tahun yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Bandung, di Gedung Senbik, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Rabu (2/8/2023). Puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-76 Tahun, […]

  • Yuk Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 31 Agustus

    Yuk Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 31 Agustus

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menunggak pajak kendaraan? Kini warga Kota Bandung tak perlu khawatir. Warga Kota Bandung bisa mengikuti pemutihan pajak kendaraan agar biaya pajak lebih hemat. Pemutihan pajak kendaraan 2022 ini berlaku untuk seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Bandung. Layanan ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mulai 1 Juli hingga 31 Agustus mendatang. […]

  • Wali Kota Sukabumi: 85 Persen DBHCHT Diperuntukkan Untuk Bidang Kesehatan

    Wali Kota Sukabumi: 85 Persen DBHCHT Diperuntukkan Untuk Bidang Kesehatan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengungkapkan, jika setiap tahun, seluruh pemerintah daerah mendapatkan dana transfer dari Pemerintah Pusat, melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Anggaran DBHCHT yang disalurkan berdasarkan undang-undang Nomor 39 tahun 2007 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tersebut, diarahkan untuk tiga bidang. Yakni, kesehatan, kesejahteraan rakyat, dan penegakan […]

  • Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sempat berhenti beroperasi bertahun-tahun, Tempat Pengolahan Sampah Reduce -Reuse – Recycle (TPS3R) Cisarua di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kini kembali aktif. Hal tersebut tentunya, menjadi solusi bagi masyarakat yang berada di Kelurahan Cisarua, dalam pengurangan volume pembuangan sampah rumah tangga.  Koordinator TPS3R Kota Sukabumi, Asep Juhadi, membenarkan terkait aktifitas TPS3R Cisarua yang […]

expand_less