Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Petani di Kota Sukabumi Keluhkan Harga Pupuk Naik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI-MBInews.id – Sejumlah petani padi di Kota Sukabumi terpaksa harus menghentikan kegiatan produksinya. Hal itu dipicu oleh naiknya beberapa jenis pupuk saat ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Kelompok Tani asal Kampung Cibungur, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Aisyah (57), dirinya mengaku dengan tingginya harga pupuk terpaksa harus menghentikan tanam padinya.Padahal Aisyah sebelumnya sudah melakukan penggemburan lahanya.”Pas saya mau beli pupuk untuk memupuk benih padi yang akan ditanam, eh harga pupuk naik, terpaksa saya hentikan dulu menanam padinya,”keluh Aisyah. Rabu, (23/9/2020).
Aisyah menuturkan, pupuk yang naik itu jenis urea yang biasanya satu kilo itu dibandrol sekitar Rp2.500, kini menjadi Rp7 ribu/kg, begitu juga dengan jenis phonska yang tentu saja akan lebih tinggi dari harga pupuk urea.”Dulu harga Pupuk urea itu per karung mencapai Rp90 ribu, dan phonska per karungnya Rp115 ribu, tapi kata teman saya phonska itu menjadi Rp140 ribu per karungnya. Selain naik, pupuk juga sulit didapat saat ini,”bebernya.
Aisyah mengutarkan, jika tetap dipaksakan tentu saja akan merugi, sebab tak sebanding dengan pendapatan. Apalagi saat ini tenaga penggarap juga ikut naik, tentu saja akan sangat merugi.”Rugi dong Pak, biaya produksi saya akan lebih tinggi dibanding dengan hasilnya nanti,”ungkapnya.
Aisyah merasa bingung kenapa harga pupuk bisa naik, sementara harga jual gabah tetap. Jika situasi ini berlanjut, tentu saja akan berdampak juga terhadap perkonomian petani di wilayahnya.”Harga gabah basah yang saya jual itu masih diangka Rp400 ribu per satu kwintal, dengan lahan yang saya miliki 2.500 are. Disisi lain harga pupuk naik, tapi harga gabah tetap. Saya pusing pak,”tuturnya.
Aisyah berharap pemerintah bisa memberikan solusinya, atas kenaikan pupuk tersebut. Ditambah pupuk subsidi juga susah didapat.”Saya minta pemerintah mencarikan solusinya, jangan sampai petani akam berhenti memproduksi padi,”pungkasnya. ardan

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Canangkan Kawasan Emisi Bersih, Pemkot Bandung Gelar Uji Emisi Gratis

    Canangkan Kawasan Emisi Bersih, Pemkot Bandung Gelar Uji Emisi Gratis

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kawasan parkir Balai Kota Bandung akan menerapkan Kawasan Emisi Bersih mulai 8 Agustus 2022 mendatang. Setiap kendaraan yang akan parkir di area parkir Balai Kota Bandung Wajib lulus emisi gas buang kendaraan yang dibuktikan dengan stiker lulus uji emisi. “Ini ikhtiar menjaga lingkungan, menjaga udara kota Bandung menjadi lebih baik,” kata Wali […]

  • Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sedikitnya 12 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi sepanjang Januari-Februari 2024. Aduan yang masuk melalui aplikasi E-Lapor tersebut, masih seputar fasilitas umum. Diantaranya, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air minum. “Berdasarkan data yang ada, aduan yang masuk dari masyarakat masih seputar fasilitas umum. Seperti, perbaikan PJU, air minum, dan […]

  • Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat: Pemprov Jabar Harus Perhatikan Pelestarian Budaya Jabar

    Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat: Pemprov Jabar Harus Perhatikan Pelestarian Budaya Jabar

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUMEDANG, MBINews.id – Kebudayaan merupakan dasar dari kemasyarakatan, oleh karena itu pemerintah berkewajiban untuk turun tangan langsung melestarikan kebudayaan tersebut. Atas dasar itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe, mengatakan pelestarian budaya daerah di Jawa Barat khususnya pada kawasan Sumedang yang mempunyai Saung Budaya Sumedang (Sabusu) dinilai dapat mempromosikan potensi unggulan […]

  • Pemkot Bandung Optimis, Sekda: Hingga Mei Pemkot Bandung Targetkan Vaksin 36.000

    Pemkot Bandung Optimis, Sekda: Hingga Mei Pemkot Bandung Targetkan Vaksin 36.000

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan memvaksin Covid-19 sebanyak 36.000 guru dan tenaga kependidikan hingga Mei 2021 mendatang. Hal tersebut berkaitan dengan bakal dimulainya Pembelajaran Tatap Muka pada Juli mendatang. “Totalnya 36 ribu (target). Kita optimis sampai bulan Mei selesai dosis kedua. Terpenting vaksinnya aman dengan jenisnya Sinovac,” ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung, […]

  • Jelang Nyepi, Pemkot Bandung Pastikan Kenyamanan Beribadah

    Jelang Nyepi, Pemkot Bandung Pastikan Kenyamanan Beribadah

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan seluruh masyarakat beragama di Kota Bandung mendapat kenyamanan beribadah sesuai kepercayaan yang dianut. Hal itu disampaikan Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana dalam acara silaturahmi bersama umat Hindu di Pendopo Kota Bandung, Rabu 23 Februari 2022. Silaturahmi ini berkaitan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru […]

  • Peringati Hari KemerdekaanRIke-78, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    Peringati Hari KemerdekaanRIke-78, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Berpamitan

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bahwa dengan kemerdekaan, Bangsa Indonesia memiliki kesempatan untuk menentukan kehidupan dan jati diri dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Oleh karena itu kemerdekaan harus senantiasa dijaga dengan cara memegang teguh prinsip yang terdapat dalam empat pilar kebangsaan. Yakni, Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, NKRI, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut diungkapkan […]

expand_less