Breaking News
Trending Tags

3 Tahun Oded-Yana, Pakar: Tiga Pilar Bahu Membahu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menilai tiga tahun kepemimpinan Oded M. Danial dan Yana Mulyana di Kota Bandung berjalan cukup baik. Sekalipun sejumlah program tersendat karena pandemi Covid-19, namun pasangan ini tetap menjaga solidaritas.

Menurut Asep, kekompakan antar pemimpin ini menjadi kunci penting. Karena apabila terjadi gesekan antara wali kota dengan wakilnya maka akan berpotensi mandeknya program pembangunan.

“Mereka terpuji. Saya ikuti berbagai langkah kiprah mereka sangat solid satu sama lain sangat menguatkan,” ucap Asep, Jumat, 17 September 2021.

Asep mengakui, kinerja kepemimpinan Oded-Yana secara politis dalam tiga tahun terakhir ini juga sulit terukur. Karena misi dan program yang dijanjikan hanya baru dijalankan lebih dari satu tahun.

“Selebihnya ada refocusing anggaran sehingga ada program yang ditunda. Mereka mendayagunakan semua perangkat untuk menangani Covid-19. Secara umum ada yang dijalankan dan ada yang tertunda problemnya lagi-lagi ada di persoalan Covid-19” ujarnya.

Selain faktor pandemi yang juga menjadi problem bagi semua level pemerintahan, secara internal Asep menilai dalam tiga tahun terakhir ini pasangan Oded-Yana lebih berkarakter ‘silent worker’. Sehingga sangat wajar apabila akseptabilitas masyarakat masih ada yang belum mengetahui pergerakan Oded-Yana.

Padahal, sambung Asep, kinerja Oded-Yana nyatanya membuahkan banyak apresiasi, seperti hadirnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kemudian 265 penghargaan lainnya yang datang sebagai apresiasi baik dari skala regional, nasional maupun internasional.

“Nah ini Mang Oded dan Kang Yana yang tidak terlalu bombastis dalam publikasi keberhasilan. Tapi yang mengukur ada orang yang memberikan penghargaan. Itu artinya ada orang, instansi atau organisasi yang menghargainya,” jelasnya.

Masih menurut Asep, Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah komando Oded-Yana juga piawai menjaga koordinasi dengan level pemerintahan yang lebih tinggi. Baik itu bersama provinsi ataupun pemerintah pusat.

Hal itu dinilai Asep juga didukung kekompakan di internal Pemkot Bandung. Oded-Yana bisa mengelola setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara maksimal menjalankan fungsi teknis.

“Saya belum pernah dengar itu di Pemkot Bandung, atau ada orang yang jadi oposisi terhadap pemerintahan itu tidak terdengar,” terangnya.

Asep mengungkapkan, kekompakan Oded-Yana ini terlihat sangat dilandaasi oleh kepercayaan yang besar antara satusama lain. Sehingga pembagian porsi moril dan materil antara Oded dan Yana bisa diterima dengan penuh rasa adil.

“Masing-masing percaya bahwa mereka tidak berkhianat pada niat awal. Ini penting karena kalau tidak percaya itu akan menimbulkan saling curiga, dan ujungnya saling ‘ngewa’ dan akhirnya saling menjatuhkan,” Asep menegaskan.

“Kedua itu, karena partai tidak mengganggu, alhamdulillah baik PKS atau Gerindra terlihat tidak seperti itu karakter politiknya. Mengalir saja, ini penting menjaga kekompakan karena bisa jadi orang agak pecah karena ambisi politik di luar ini mempengaruhi,” tambahnya.

Asep lantas membeberkan kunci pentingnya stabilitas Pemkot Bandung juga dipegang oleh Oded-Yana yang sangat memahami potensi dan karakter Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. Sehingga psikologis dan kompetensi Ema dapat terkelola secara tepat.

“Mereka pegang betul. Bukan berarti menjinakan harus nurut tapi Pak Ema diberikan kesempatan berkreasi. Dan Pak Ema juga percaya tidak dizolimi pimpinan,” cetusnya.

Masih menurut Asep, kecermatan Oded-Yana dalam memberikan porsi kepada Sekda inilah yang membuat Ema nyaman menjalankan perannya. Walhasil birokrasi Pemkot Bandung berjalan optimal sesuai dengan arahan Oded-Yana dan tetap mengakomodir gagasan Ema.

“Ini membuat nyaman Pak Ema sehingga lurus menjalankan birokraksi. Karena sepanjang Pak Ema bagus, mereka (Oded-Yana) sangat mendorong. Tapi kalau ada apa-apa mereka (Oded-Yana) selalu menunjukan Sekda dihargai martabatnya. Pak Ema bisa ‘ngigelan’ dan ‘ngigelkeun’ pimpinan,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT  Pertama Di Indonesia

    Raih Rekor MURI, Festival Kuliner KRAFT Pertama Di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Festival kuliner KRAFT bertema “Beragam Rasa Satu Keju”  yang digelar di jalan majapahit,Gasibu,Bandung,Sabttu (7/9/19), Festival tersebut pun mendapatkan sertifikat pemecahan rekor penyajian terbanyak untuk kuliner keju dari Museum Rekor Indonesia. Sejak pukul 9.00 WIB dibuka, festival sudah dipenuhi pengunjung. Beberapa di antaranya mengetahui dari media sosial kuliner kegemarannya masing-masing. President Director Mondelez […]

  • Penting Untuk Diketahui, Kang DS: Ini Enam Komponen Literasi yang Bisa Dipahami Masyarakat

    Penting Untuk Diketahui, Kang DS: Ini Enam Komponen Literasi yang Bisa Dipahami Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung HM.Dadang Supriatna sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya Festival Literasi Bedas yang dilaksanakan pada Sabtu 25 Mei 2024 lalu di Lapangan Upakarti Soreang Komplek Pemkab Bandung. Pada kegiatan Festival Literasi Bedas 2024 itu, bersamaan dengan pemecahan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai Kabupaten Bandung yang memiliki Bunda Literasi terbanyak se-Indonesia […]

  • Nunung Nurasiah Tekankan Pentingnya Pembentukan PAUD Generasi Cerdas

    Nunung Nurasiah Tekankan Pentingnya Pembentukan PAUD Generasi Cerdas

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews,id –  Anggota DPRD Kota Bandung Nunung Nurasiah, S.Pd., menghadiri kegiatan “Short Training Kepala TK dan RA” bersama Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sunan Gunung Djati, di Hotel Shakti Bandung, Kamis (3/2/2022). Dalam acara itu, Nunung juga dipercaya sebagai narasumber bersama Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sunan Gunung Djati yaitu Dr. H. Dindin Jamaludin. Dalam kegiatan ini, […]

  • Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

    Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan kasus kumulatif-aktif Covid-19 di Kota Bandung terjadi penurunan. Dari 9.000 kasus, saat ini ada sekitar 1.800 kasus kumulatif-aktif. “Mudah-mudahan ini semakin turun, BOR (Ber Occupancy Rate) kita juga semakin membaik sudah di angka 26,84 jauh di ambang batas WHO,” katanya di […]

  • Tahun 2019, Ini Empat Dinas Penerima  Program DBHCHT Kota Sukabumi

    Tahun 2019, Ini Empat Dinas Penerima Program DBHCHT Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digulirkan oleh Pemerintah pusat ke Pemkot Sukabumi tergolong berjalan baik. Bahkan, Pemkot Sukabumi setiap tahunnya mendapatkan dana dari program tersebut selalu alami peningkatan setiap tahunya. “Kalau lihat dari perjalanan program DBHCHT yang digulirkan oleh pusat ke Pemkot Sukabumi, trennya selalu meningkat,”ujar Kepala Bagian […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan Jaminan Kesehatan Kepada RT/RW se-Kota Sukabumi

    Pemkot Sukabumi Berikan Jaminan Kesehatan Kepada RT/RW se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Melalui Program peningkatan peran Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wilayah, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berusaha untuk meguatkan kembali peran RT dan RW, khususnya dalam penanganan Covid-19 saat ini. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi Adri Setiawan Hamami, saat menghadiri kegiatan pelatihan dan bimbingan kepada RT dan […]

expand_less