Breaking News
Trending Tags

Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Meski telah melewati masa darurat sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap menerapkan sejumlah strategi dalam menangani peningkatan volume sampah.

Mulai dari memilah, mengedukasi, Maggotasi, hingga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi.
Pj Wali Kota Bandung bambang Tirtoyuliono mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi.

Di antaranya perilaku mindset, edukasi sosialisasi, dan koordinasi yang masih kurang, volume produksi sampah tinggi, serta minimnya penegakan hukum.
“Edukasi sosialisasi terus kita lakukan. Secara bertahap itu mendorong mindset yang berubah. Dari masyarakat yang tadinya hanya membuang sampah, sekarang jadi mengolah sampah.

Tujuannya agar volume sampah yang dibuang ke TPA itu semakin berkurang,” ungkap Bambang kepada wartawan di balaikota belum lama ini.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi menjelaskan, saat ini sampah organik sudah tidak boleh dibuang ke TPA Sarimukti. Sehingga pengolahannya harus diperbanyak di hulu.

Sejak Januari 2024, dari 151 kelurahan di Kota Bandung, sudah ada 125 kelurahan yang mengoperasikan rumah maggot. Dengan ini, total sampah organik yang sudah diolah dengan maggotisasi mencapai 377 ton hingga

Dudy berharap, targetnya rumah maggot bisa mengolah 1 ton sampah organik per hari di setiap kelurahan. Sehingga totalnya sebanyak 151 ton sampah per hari bisa berkurang jika semua kelurahan aktif mengoperasikan rumah maggot.

Namun, maggot itu siklusnya 35 hari. Sehingga penambahan kapasitasnya perlu waktu. Rencananya kami akan bantu sediakan mesin bubur untuk mengolah sampah organik, sehingga bisa mempercepat pengolahan oleh maggot,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyuplai maggot ukuran besar dari KBS ke rumah maggot di seluruh kelurahan agar peningkatan sampah organik bisa lebih cepat.
“Kami juga mendorong hotel, resto, kafe di sekitar rumah maggot untuk menyuplai sampah organik ke rumah maggot yang ada di kelurahannya. Rumah maggot yang sudah dibangun bisa dikolaborasikan dengan Buruan Sae agar lebih produktif dalam menghasilkan pangan,” imbuh Dudy.

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) siap membantu Pemerintah Kota Bandung mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung. ITB siap mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah.
Pegiat Lingkungan ITB, Indria Diah Pratiwi menyampaikan,ada sejumlah solusi dalam penanganan sampah di Kota Bandung.

“Pendekatan yang coba kami lakukan itu tidak hanya ambil sampah terus dibawa ke satu lokasi, tetapi menitikberatkan pada edukasinya,” jelas Indria.
Menurut Indria, pihak yang bertanggung jawab dalam menangani sampah adalah sumber sampah tersebut.
“Kami Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB memiliki beberapa mitra dalam penanganan sampah komersil di Kota Bandung. Salah satunya adalah hotel bintang 5. Kami mengedukasi dengan cara menjelaskan bahwa dalam pengolahan sampah ini tetap yang bertanggung jawab adalah sumbernya,” jelasnya.

Penggiat lingkungan ITB lainnya, Ramadhani Eka Putra menyampaikan solusi penanganan sampah di Kota Bandung dengan cara mengedukasi sejak pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Salah satu solusi penanganan sampah yang sudah kami (SITH) terapkan adalah dengan mengedukasi ke PAUD, sekolah dasar dan tingkat selanjutnya,” jelas Rama.

Menurutnya, mengedukasi sejak usia dini akan lebih efektif karena mereka belum memiliki kesadaran ego yang tinggi sehingga bisa mudah diedukasi.
“Ke depannya kami akan mengusahakan kepanduan lingkungan sejak PAUD. Semacam Pramuka,” jelasnya.
ITB juga meminta untuk membuat pilot project pengelolaan sampah di salah satu pasar di Kota Bandung.
Menanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memberikan lampu hijau kepada SITH untuk pengelolaan sampah kompos di salah satu pasar sebagai pilot project.

Baik akan saya izinkan piloting project pengelolaan sampah kompos. Kemungkinan antara Pasar Gedebage atau Pasar Caringin,” jelasnya.

Bambang berharap, ITB bisa mencarikan solusi karena Pemkot Bandung juga memiliki keterbatasan.
“Masalah sampah ini tidak akan selesai jika hanya dari Pemerintah saja, karena membutuhkan peran dari berbagai stakeholder,” pungkasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai salah satu perusahaan melek fintech, Jawa barat menjadi pengguna salah satu daerah terbanyak dengan koinworks terbanyak Koinworks sendiri yang telah resmi berizin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan OJK pada Desember 2019 lalu, Koinworks hadir lebih dekat dengan pengguna pelayanan aflikasi virtual Koinworks yang berlokasi di Conclave jalan Ahmad Yani, kota […]

  • Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    Bapenda Kabupaten Bandung Dukung Kebijakan Pemprov Jabar Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Kabupaten Bandung, Mbinews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan kebijakan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa kewajiban melampirkan KTP pemilik. Aturan ini mulai berlaku pada 6 April 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 47/01.03.02 yang diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat. Aturan […]

  • Gelar Bincang Jumat Bisnis bank bjb Bagikan Tips Laris Produk UMKM

    Gelar Bincang Jumat Bisnis bank bjb Bagikan Tips Laris Produk UMKM

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – bank bjb kembali menggelar Bincang Jumat Bisnis pada Jumat (24/7/2020). Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PESAT) ini merupakan salah satu upaya bank bjb dalam mendorong pelaku usahamikro, kecil dan menengah (UMKM) agar senantiasa berdaya khusus di tengah situasipandemi COVID-19. Seperti agenda-agenda serupa yang telah dilakukan secara online sebelumnya, […]

  • PT Posindonesia Resmi melakukan Rebranding Posfin Menjadi Pos Digi

    PT Posindonesia Resmi melakukan Rebranding Posfin Menjadi Pos Digi

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) resmi melakukan rebranding anak Perusahaannya dari Posfin menjadi PosDigi. Rebranding sebagai langkah strategis dalam transformasi menuju perusahaan teknologi digital yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Menurut Direktur PosDigi Sandi Mardiansyah, rebranding ini bukan hanya perubahan logo dan akronim, melainkan penegasan identitas baru sebagai penyedia solusi […]

  • Milad ke-8 Masjid Baiturrahman, “Gebyar Mubarokah” Jadi Tonggak Pembangunan Pustu di Gegerbitung

    Milad ke-8 Masjid Baiturrahman, “Gebyar Mubarokah” Jadi Tonggak Pembangunan Pustu di Gegerbitung

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Masjid Baiturrahman Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, akan memperingati milad ke-8 dengan menggelar perhelatan sosial-keagamaan bertajuk “Gebyar Mubarokah, Menggema Kebaikan”, Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dimulainya pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) bagi masyarakat setempat. Pembangunan Pustu tersebut, merupakan hasil kolaborasi antara PT Tsurraya Anugerah Alam dan Masjid Baiturrahman yang dipelopori oleh […]

  • Kembali Dibuka, MPP Kota Sukabumi Siap Berikan Pelayanan Optimal Kepada Masyarakat

    Kembali Dibuka, MPP Kota Sukabumi Siap Berikan Pelayanan Optimal Kepada Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji meresmikan langsung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi, yang saat ini berlokasi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Jalan Mayawati Atas, Kecamatan Cikole. Dalam MPP Kota Sukabumi tersebut, terdapat 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi serta instansi […]

expand_less