Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

LKPJ Walikota Bandung TA 2019, DPRD Kota Bandung Rekomendasikan 18 Point “PAD Reklame Minim”

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id -DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD Kota Bandung atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Bandung akhir tahun anggaran 2019

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Fraksi Gerindra, Ade Supriadi mengatakan, rekomendasi yang disampaikan sudah dibahas oleh pansus secara komprehensif. Ia menambahkan, hasil pembahasan pansus LKPJ Walikota Bandung tahun 2019 merupakan rekomendasi yang telah terakomodir. “Pansus telah mengkaji, melakukan pemantauan di lapangan, klarifikasi SKPD terkait dan masukan dari unsur komisi-komisi masih ditemukan beberapa hal yang perlu upaya perbaikan” ujarnya.

“Selain realiasi kinerja, Pansus juga masih melihat banyak pengaduan masyarakat yang masuk ke pemerintahan kota,” kata Ade saat rapat paripurna catatan strategis dan rekomendasi DPRD Kota Bandung terhadap LKPJ Walikota Bandung TA 2019, Rabu (17/06/2020).

Rapat Paripurna secara umum dinilai kuorum karena dihadiri 33 anggota dewan. Hadir, secara langsung 28 orang, lewat video conference 5 anggota dewan.

Pengaduan masyarakat yang masuk ke pemerintahan kota Bandung diantaranya, terkait gangguan ketertiban umum, PJU, pelayanan prima (SDM), jalan rusak, reklame, bantuan untuk masyarakat miskin, parkir di tepi jalan umum dan sebagainya.

Yang menjadi rekomendasi DPRD harus ditindaklanjuti, minimal tindak lanjutnya tergambar dalam penyusunan APBD perubahan TA 2020, dan pada penyusunan APBD murni TA 2021.

“Baik yang menyangkut perencanaan penganggaran, pelaksanaan, maupun pengendalian dan evaluasi,” tambahnya.

Selain itu, Ade juga menjelaskan rekomendasi DPRD Kota Bandung terhadap LKPJ Walikota Bandung TA 2019 dibagi 3, diantaranya pendapatan, belanja dan urusan.

Ade menjelaskan berdasarkan dokumen APBD Kota Bandung TA 2019, pendapatan daerah Kota Bandung 2019 mencapai 86,20 persen. Realisasinya hanya Rp 6,3 triliun dari target Rp 7,3 triliun.

Tidak tercapainya target tersebut, kata Ade, tidak terlepas dari masih lemahnya koordinasi perangkat daerah terkait, serta belum serius dan optimalnya upaya yang dilakukan dalam pengelolaan sumber-sumber potensi PAD.

“Diantaranya, masih lemahnya tatakelola PAD yang didalamnya terdapat unsur-unsur sistem, organisasi dan SDM pengelola,” jelasnya.

Selain itu, juga masih ada pembiaran atas maraknya reklame tidak berizin. Padahal UU No28/2009 telah mengatur bahwa penarikan pajak terhadap reklame tidak didasarkan pada izin, tapi pada penggunaan ruang publik.

“Jadi harus ada perubahan paradigma penagihan pajak reklame. Serta koordinasi antar OPD terkait untuk melakukan penertiban reklame tidak berizin,” ungkapnya.

Untuk itu, Ade meminta Pemkot Bandung harus lebih serius dalam meningkatkan penerimaan pajak reklame.

“Karena hanya mencapai 13,78 persen dari target yang telah ditetapkan di tahun 2019,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Bandung, Oded m danial mengapresiasi kinerja DPRD dalam menyelesaikan 6 raperda dan rekomendasi DPRD atas LKPj Walikota tahun anggaran 2019 di tengah pandemi Covid-19. “Tentu tidak mudah di tengah pandemi saat ini, Pemda Kota Bandung sangat terbantu atas segala kerja dan tugas mulia DPRD Kota Bandung ,” katanya.

Menindaklanjuti hasil paripurna tersebut, kata oded, “Rekomendasi dewan adalah salah satu tugas dan fungsi dewan dalam hal pengawasan yah tentu saja, ini. Kami harus mensikapinya sebagai bahan evaluasi,” ucap Oded.

Oded menjelaskan, rekomendasi dewan terhadap LKPJ TA 2019 terdiri dari 18 point. Yang paling menonjol adalah soal reklame.

“Mereka mengingatkan, reklame. Sekarang ini PAD dari reklame memang baru diangka 13 persen. Ini yang akan kita perhatikan. Segera, insya allah,” pungkasnya. (MBI)

Editor : Alfaz K

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Rumah Deret Tamansari, Ketua KNPI : Kutuk Keras Pihak Yang Memanfaatkannya

    Polemik Rumah Deret Tamansari, Ketua KNPI : Kutuk Keras Pihak Yang Memanfaatkannya

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.ID – DPD KNPI Jawa Barat akhirnya angkat bicara soal polemik rumah deret Tamansari Bandung. Sepenuhnya KNPI mendukung pemerintah kota Bandung merealisasikan pembangunan rumah deret tersebut. Ketua KNPI DPD Jabar, Rio F Wilantala mengatakan, pihaknya mengutuk keras pihak – pihak yang memanfaatkan polemik ini. “Kita harus memberikan kesempatan pada pemerintah kota Bandung yang sedang […]

  • DPRD Kabupaten Bandung, Hj Titik: Musrembang, Bahas IPM Sampai Level Nasional

    DPRD Kabupaten Bandung, Hj Titik: Musrembang, Bahas IPM Sampai Level Nasional

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Musrenbang yang setiap tahun dilaksanakan, seperti halnya Musrenbang yang sekarang di Dapil I Kecamatan Kutawaringin Kab Bandung di Kedai Baso depan Jalak Harupat Kab Bandung , ” Ujar Hj. Titik Kartika Anggota DPRD Kab Bandung dari PKB Kab Bandung (26/2/2025). Hj Titik berharap dengan Musrenbang yang sekarang ini di gelar tingkat […]

  • Konsep hybrid,  IDI Siap Gelar Muktamar Ke-31 Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah

    Konsep hybrid, IDI Siap Gelar Muktamar Ke-31 Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapannya apabila terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar Ke-31 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang rencananya akan diselenggarakan pada Oktober 2021. Muktamar IDI merupakan musyawarah nasional yang akan dihadiri dokter-dokter seluruh Indonesia untuk menetapkan pemimpin baru IDI, dan menghasilkan kebijakan strategis nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana […]

  • Pemkot Bandung Siap Buka Jejaring Smart City Dengan Kota-Kota Asia Pasifik

    Pemkot Bandung Siap Buka Jejaring Smart City Dengan Kota-Kota Asia Pasifik

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap membuka jejaring kolaborasi dalam penerapan Smart City Indonesia dan kota-kota lain di luar negeri khususnya kawasan Asia Pasifik yang tergabung dalam CityNet. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung saat menghadiri The CityNet National Chapter Indonesia Meeting di Bali, tengah pekan ini. “Masing-masing kota […]

  • Sekda  Kota Bandung  Positif, Kadis Dinkes: Vaksin Covid-19 Tidak Jamin Seseorang Tidak Terpapar Covid

    Sekda Kota Bandung Positif, Kadis Dinkes: Vaksin Covid-19 Tidak Jamin Seseorang Tidak Terpapar Covid

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna terkonfirmasi positif sejak Selasa, 9 Maret 2021. Saat ini Ema sedang menjalani perawatan di RSKIA Bandung. Namun secara keseluruhan kondisinya baik-baik saja. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara kepada Humas Kota Bandung, Rabu (10/3/2021). “Baru tadi malam (masuk […]

  • Polres Bogor Buru Pelaku Pembunuh Anak SD

    Polres Bogor Buru Pelaku Pembunuh Anak SD

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan FAN (8) bocah kelas 2 SD di Kampung Cinangka, Desa Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya, polisi membentuk tim khusus. Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mengungkap kasus pembunuhan berencana dan kekerasan […]

expand_less