Ngabarin PWI Kota Bandung Tetap Istiqamah Sambut Tahun Baru Hijriah
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 7 Jul 2025
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, Mbinews – Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, kegiatan rutin Ngaji Bareng Wartawan Indonesia atau Ngabarin Pokja PWI Kota Bandung terus dilaksanakan sebagai ruang pembelajaran keagamaan sekaligus sumber motivasi rohani bagi para wartawan.
Program Ngabarin sudah berjalan tiga tahun lebih sejak pertama kali diinisiasi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Kamis malam di Sekretariat PWI Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani 262 (Stadion Sidolig), dan diikuti anggota Pokja PWI bersama insan pers Kota Bandung. Dalam pelaksanaannya, peserta membaca ayat suci Al-Qur’an bersama, menerjemahkan, mendalami tafsir, hingga menelaah kandungan ayat dari berbagai sudut pandang keilmuan, lalu ditutup dengan doa bersama.
Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, menyebutkan Ngabarin adalah salah satu upaya menanamkan nilai moral dan etika di kalangan wartawan.
> “Ngabarin menjadi sumber siraman rohani, menambah wawasan agama, dan memperkuat integritas. Ini penting untuk mendampingi aktivitas jurnalistik yang dinamis,” ujar Ihsan di Sekretariat Pokja, Jumat (4/7/2025).
Kegiatan ini dipandu oleh Duddy Supriadi, S.Ag., bersama Asep Budi Haryanto, keduanya merupakan anggota Pokja PWI Kota Bandung yang istiqamah mendampingi jalannya kajian. Bahkan, Ngabarin sempat dijadikan bahan penelitian mahasiswa pascasarjana STAI Al Azhary Cianjur untuk penulisan tesis.
Ngabarin juga sering dihadiri publik figur hingga pejabat, mulai dari artis, pemain Persib, Wali Kota Bandung, sampai Ketua DPRD Kota Bandung. Selain menjadi ajang silaturahmi, kehadiran tokoh publik diharapkan dapat menginspirasi wartawan agar semakin rajin memperdalam literasi keagamaan.
Duddy Supriadi menambahkan, memasuki Tahun Baru Islam 1447 Hijriah ini, Ngabarin fokus mengkaji Surat Al-Kahfi yang sarat pelajaran tentang iman, kesabaran, dan kebijaksanaan.
“Surat Al-Kahfi memberi banyak teladan, salah satunya tentang kisah Ashabul Kahfi yang berani mempertahankan keimanan meski dihadapkan pada penindasan penguasa zalim. Semoga kita bisa meneladani semangat mereka,” ucap Duddy.
Zaenal Ihsan pun mengapresiasi dukungan Baznas Jawa Barat, Pos Indonesia, dan Perumda Tirtawening Kota Bandung yang konsisten memberi atensi bagi keberlanjutan Ngabarin. Dirinya berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi PWI kota/kabupaten se-Jawa Barat agar terus menjaga semangat literasi keagamaan di kalangan wartawan.**
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar