Breaking News
Trending Tags

UPI Dan Pemkot Bandung Kembangkan Mesin Sampah Teknologi Jepang Ramah Lingkungan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tengah mengembangkan mesin pengolahan sampah ramah lingkungan.

Mesin ini merupakan tindak lanjut kerja sama Pemerintah (Pemkot) Bandung dengan Jepang terkait penataan lingkungan serta teknologi bidang pengelolaan sampah pada Februari 2020 lalu.

Untuk mengetahui perkembangannya, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meninjau langsung mesin tersebut yang terletak di Kampus UPI Jalan Setiabudi, Senin 13 September 2021.

Ketua Tim Riset Mesin Pengelolaan sampah, Sriyono menerangkan, kapasitas mesin tersebut yaitu 0,5 meter kubik. Salah satu keungulannya yaitu mesin tersebut tidak menggunakan sumber energi listrik.

“Kapasitas produksinya 1/2 meter kubik itu sama halnya incinerator yang sudah ada. Hanya yang menjadi keunggulannya, tanpa menggunakan sumber energi listrik,” tuturnya.

“Pembakarannya alamiah. Jadi hanya dengan meningkatkan asupan oksigen yang masuk dalam ruang bakar utama ini. Sehingga bisa dilakukan teknologi magnet ini,” bebernya.

Ia mengungkapkan, mesin tersebut bertemperatur rendah, sehingga pembakarannya berkelanjutan.

“Terus diisi, sampai sampah habis pun bisa dioperasikan,” katanya.

Mesin tersebut dioperasikan sama halnya seperti memasak pada tungku menggunakan kayu.

“Sama seperti masak menggunakan ‘hawu’ atau kayu bakar. Dibakar dengan sampah yang mudah terbakar dulu. Berikutnya sampah basah maupun plastik,” katanya.

Hasil dari pembakaran sampah tersebut yaitu dalam bentuk abu yang mampu dimanfaatkan untuk penguatan bata, paving blok, atau pot bunga.

“Hasilnya dalam bentuk abu. Itu bisa dimanfaatkan untuk bata, paving blok atau pot bunga,” jelasnya.

Anggota Tim Peneliti Mesin Sampah MGU-300 Jepang, Mori menerangkan, mesin tersebut sangat aman digunakan. Untuk kapasitas panasnya pun berbeda.

“Bagian bawah itu 1.700-2.000 derajat. Atasnya kurang dari 100 derajat, sehingga tidak membahayakan. Asap yang keluar dari mesin ini sudah melalui uji coba. Sudah dalam standar aman bagi lingkungan,” tuturnya via zoom meeting.

Ia mengungkapkan, sampah yang masuk bisa hancur dalam hitungan jam.

“Untuk sampah kering itu cepat hancurnya 2-3 jam. Sampah basah, seperti sisa makan dapur itu 5-6 jam. Pengoperasian mesin ini pun bisa 24 jam,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap ketika mesin sudah sempurna, maka bisa dilaksanakan di setiap RW.

“Kalau berhasil saya harap akan mulai pengelolaan sampah itu bisa disentralisasi, tiap RW,” ujarnya.

Menurut Oded, mesin ini memiliki keunggulan karena skalanya kecil. Sehingga bisa dikelola oleh hanya satu orang.

“Pertama skalanya kecil. Dengan skala kecil ini bisa dilakukan di tingkat RW. Pengelolaan sampah itu harus disentralisasi,” tuturnya.

Soal harga, Oded belum bisa memastikan karena masih dalam tahap pengembangan yang ditargetkan secepatnya bisa beroperasi.

“Harganya belum, ini masih dikembangkan oleh UPI. Targetnya secepatnya,” kata Oded.

Saat peninjauan Oded didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wakil Rektor Bidang Riset, International, Kerja sama dan Usaha, Adang Suherman. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayep Zaki Sebut Dana Wakaf Milik Masyarakat, Bukan Yayasan atau Pemerintah

    Ayep Zaki Sebut Dana Wakaf Milik Masyarakat, Bukan Yayasan atau Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pengelolaan dana wakaf di Kota Sukabumi sepenuhnya mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, dana wakaf bersifat abadi dan tidak memiliki kaitan dengan masa jabatan kepala daerah yang sedang menjabat. Pernyataan itu disampaikan Ayep Zaki dalam wawancara eksklusif di rumah dinasnya, Sabtu (18/10/2025). “Wakaf itu kan diatur […]

  • Penemuan Arkeologi di Gunung Tangkil Sukabumi: Jejak Sejarah Masa Megalitikum yang Terungkap

    Penemuan Arkeologi di Gunung Tangkil Sukabumi: Jejak Sejarah Masa Megalitikum yang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah ahli local, menemukan sebuah arca batu rusak dikawasan Gunung Tangkil, Kabupaen Sukabumi, yang diyakini berasal dari zaman megalitik Menariknya, arca ini memiliki keunikan kesamaan material dan bentuk arca dengan koleksi yang saat ini dipajang di Museum Prabu Siliwangi, Sukabumi Pemilik Museum Prabu Siliwangi, Kh. […]

  • Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp3,6 Miliar Untuk Insentif Tenaga Pendidik dan Marbot

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 2000 tenaga pendidik keagamaan dan marbot masjid di Kota Sukabumi, mendapatkan insentif dari Pemerintah setempat. Insentif tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, di acara pembinaan di GOR Merdeka Kota Sukabumi. Selasa, (20/6/2023). “Pemberian insentif ini, bagian dari mendorong terwujudnya masyarakat religius dengan penguatan lembaga keagamaan,”kata Fahmi. Fahmi mengatakan, penguatan karakter […]

  • Raperda Pembudayaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sangat Strategis Bagi Internalisasi Nilai Luhur Pancasila

    Raperda Pembudayaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sangat Strategis Bagi Internalisasi Nilai Luhur Pancasila

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Panitia Khusus (Pansus) 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembudayaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Menurut Anggota Pansus 2, Eko Kurnianto W, S.T., MP.Mat, Perda ini memiliki nilai sangat strategis bagi internalisasi nilai nilai luhur Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan mewarnai kehidupan baik […]

  • Optimis Juara, Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Para Atlet NPCI

    Optimis Juara, Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Para Atlet NPCI

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Perhelatan Pekan Paralympic Daerah Tingkat Provinsi (Peparprov) Jawa Barat akan digelar November mendatang. Kota Bandung akan menerjunkan 225 atlet paralimpiade dan 90 pelatih serta teknisi pada pagelaran tersebut. Optimis kontingennya akan juara, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan anggaran bonus untuk para atlet National Paralympic Committee […]

  • Kadin Pusat Intruksikan Kadin Jabar Cabut “SK” Pemberhentian Dony Dan Jahja

    Kadin Pusat Intruksikan Kadin Jabar Cabut “SK” Pemberhentian Dony Dan Jahja

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berdasarkan surat dari KADIN INDONESIA yang ditandatangani oleh Ketua Umum Kadin Indonesia , Rosan Perkasa Roeslani, dan di tujukan kepada Ketua Umum KADIN JABAR, Tatan Pria Sudjana, dengan Nomor Surat : 061/DP/I/2020, tertanggal: Jakarta, 17 Januari 2020 Dony memaparkan , dengan menunjuk SKEP KADIN JABAR No : 00250/DP/XI/2019, pemberhentian Yahya B. Soenarjo, […]

expand_less