Breaking News
Trending Tags

Relaksasi Diperluas, Pengendalian Tetap Ketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berhati-hati memberikan relaksasi meski kasus Covid-19 terus melandai. Hal itu berkaitan dengan pengendalian dan penanganan Covid-19 yang tak mengendur.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan pelonggaran lebih luas akan diberikan pada sektor pariwisata. Pihaknya juga akan mencoba membuka museum-museum yang ada di Kota Bandung.

Meski begitu, Oded memastikan, protokol kesehatan terkait prosedur pelaksanaan operasional harus ketat. Sebab, dia enggan kecolongan kasus positif aktif kembali meningkat akibat pengawasan yang kurang ketat di sektor pariwisata.

“Ada beberapa hal kita berikan relaksasi. Barang kali uji coba perluasan tempat wisata. Insyaallah dengan prinsip kehati-hatian dan memperketat prokes,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas evaluasi penanganan Covid-19 di Balai Kota Bandung, Jumat, 1 Oktober 2021.

Oded menuturkan, sejumlah pembatasan tetap diberlakukan yang disesuaikan antara Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dengan kondisi Kota Bandung. Seperti pelaksanaan ‘meetings, incentives, conferences, and exhibitions’ (MICE), lalu pernikahan yang hanya boleh dihadiri 20 orang per sesi.

“Pernikahan juga harus ada rekomendasi dari satgas, karena ini demi kehati-hatian. Museum juga akan beri relaksasi. Kemudian kapasitas MICE tetap dibatasi,” ujarnya.

Menurut Oded, kebijakan pengaturan lalu lintas juga akan tetap diberlakukan di Kota Bandung. Sebab, dari hasil laporan dari kepolisian, penerapan ganjil genap cukup mampu menekan volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung.

Untuk pelaksanaan konser secara terbuka di Kota Bandung, Oded menyatakan, hal itu masih riskan. Sebab, hasil kajian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menunjukan konser tetap berpotensi besar menjadi sumber klaster penyebaran Covid-19.

“Konser ruang terbuka sesuai usulan dari Disbudpar masih belum disepkati. Kalau kelanjutan ganjil genap ini diputuskan, dalam dua pekan ke depan tetap dilaksanakan. Karena kita tidak mau euforia dan menjaga kehati-hatian,” jelasnya.

Perihal evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PMT), Oded menyebutkan, sejauh ini berjalan cukup lancar. Di samping protokol kesehatan, salah satu syarat yang harus menjadi perhatian utama yakni izin orang tua.

“Evaluasi PTM terbatas, hasil pantauan di lapangan masih ada pro kontra dari orang tua. Karena ada pro kontra ini tetap kita berikan keleluasaan kepada orang tua murid. Ketika tidak ada izin orang tua, maka tidak boleh,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan tes acak di lingkungan sekolah. Hal ini untuk melihat kondisi terkini setelah dijalankan PTMT.

“Jadi itu 10 persen dari sekolah yang sudah diizinkan PTMT. Nanti dari hasil random kalau di bawah 1 persen di-tracing (dilacak) kontak erat. Kalau 1-5 persen itu satu rombongan belajar dilacak, tapi kalau di atas 5 persen itu sekolahnya ditutup,” ungkap Yana.

kemudian terkait relaksasi tempat wisata dan museum, Yana menyatakan tempat-tempat yang mulai diberi kelonggaran beraktivitas akan dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan pengendalian pengunjung.

“Di semua yang akan diberi relaksasi, PeduliLindungi harus digunakan. Karena bisa diketahui status pengunjung, termasuk jumlahnya,” tutur Yana.

Yana menambahkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sangat memungkinkan dilakukan di Kota Bandung yang saat ini cakupan pemberian vaksinnya sudah cukup luas. Terhitung tanggal 30 September 2021, pemberian dosis pertama mencapai 85,02 persen dan dosis kedua 57,42 persen.

“Kita percaya diri menerapkan itu karena proses vaksinasi Kota Bandung sudah luar biasa. Itu juga diharapkan mendorong orang yang tadinya tidak mau divaksin untuk mau divaksin,” ucapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghujung Tahun 2019,  Dishub Kota Sukabumi Pasang Puluhan PJU Di Lima Wilayah

    Penghujung Tahun 2019, Dishub Kota Sukabumi Pasang Puluhan PJU Di Lima Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dipenghujung tahun 2019 kemarin, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi pasang puluhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima wilayah. Yakni, di Kelurahan Jayaraksa, Benteng, Sriwidari, Cibeureum Hilir dan Lembursitu.”Ada sekitar 45 titik PJU kita pasang di lima wilayah tersebut,”ujar Kabid Keselamatan Lalulintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi Dion Sanaha didampingi oleh Kepala […]

  • Bawaslu Kota Sukabumi Kakukan Refleksi Tahapan Pemilu 2019

    Bawaslu Kota Sukabumi Kakukan Refleksi Tahapan Pemilu 2019

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Bawaslu Kota Sukabumi lakukan refleksi tahapan pemilu 2019 bersama unsur partai politik bertempat di salah satu Hotel kawasan Jalan Siliwangi Kota Sukabumi, Kamis (29/08/19). Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Ending mengatakan, kegiatan tersebut juga diselengarakan serentak Bawaslu se-Jawa Barat. “Kegiatan ini merupakan bagian refleksi dari semua tahapan penyelengaraan pemilu tahun 2019 yang dilakukan serentak […]

  • e-Samsat Online bank bjb, Tandamata untuk Negeri

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews — Kemudahan dalam bertransaksi untuk berbagai keperluan menjadi sesuatu yang sangat diperlukan dewasa ini. Derap langkah perkembangan teknologi yang semakin berlari kenang membuat orang-orang harus ikut menyesuaikan ritme keseharian mereka agar tak terlibas persaingan dan tangan zaman. Untuk menunjang tuntutan pekerjaan yang serba cepat, diperlukan piranti-piranti teknologi yang menunjang penyediaan kebutuhan tak kalah […]

  • USB YPKP Bandung Gelar Workshop Internasional Generative AI, Hadirkan Pakar Korea dan Dorong Inovasi Mahasiswa

    USB YPKP Bandung Gelar Workshop Internasional Generative AI, Hadirkan Pakar Korea dan Dorong Inovasi Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews  – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) sukses menggelar workshop internasional bertajuk “Mastering Generative AI for Technical Innovation”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa menghadapi perkembangan pesat teknologi, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI). Workshop ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga wadah eksplorasi […]

  • DPRD Jabar dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Bahas Prosedur hingga Mekanisme Reses

    DPRD Jabar dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Bahas Prosedur hingga Mekanisme Reses

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan berdiskusi soal kegiatan reses. Mulai dari aturan, prosedur, mekanisme pelaksanaan kegiatan hingga anggaran. “Kita kedatangan kunjungan kerja dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Kunjungan kerja berkaitan prosedur dan mekanisme reses bagi anggota […]

  • Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Kuliner

    Wali Kota Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Kuliner

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, terus mendorong penguatan pelaku ekonomi kreatif, yang saat ini keberadaanya terus tumbuh di Kota Sukabumi. Terutama, sektor kuliner. “Sumber Daya Alam (SDA) di Kota Sukabumi terbatas, dan harus ada potensi lain yang dikuatkan, salah satu ekonomi kreatif sub sektornya adalah kuliner,”ujar Fahmi. Senin, (12/6/2023). Meskipun, kata Fahmi, pada 2020 […]

expand_less