Breaking News
Trending Tags

Ombudsman Apresiasi Penanganan Aduan Masyarakat Lewat SP4N LAPOR! Pemkot Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan aduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Sebanyak 97,4 persen aduan sepanjang tahun 2021 tuntas terselesaikan.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan dari Ombudsman Jabar terkait zona kuning pelayanan publik yang masih terjadi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bandung.

Untuk memastikan pelayanan publik Kota Bandung bisa menjadi percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya, Kepala Ombudsman Perwakilan Jabar, Dan Satriana mengusulkan, perlu dibentuknya tim monitoring dan evaluasi (monev).

Tim ini berfungsi sebagai penyamarataan kualitas pelayanan publik di seluruh SKPD Kota Bandung.

“Kami berharap ada tim yang melakukan monev secara berkala karena ini juga dijadikan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB),” kata Dan seusai diskusi bersama Wali Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin, 13 Juni 2022.

“Sehingga di Kota Bandung tidak terjadi jomplang zona, ada yang sudah hijau, tapi yang lain masih kuning, bahkan merah,” imbuh Dan.

Ia juga menekankan agar Pemkot Bandung terus mengoptimalkan aplikasi LAPOR! dengan memperkuat kapasitas para operator yang ada di seluruh unit layanan.

“Sebab, indikator dari kota cyber itu bukan banyaknya jumlah aplikasi, tapi seberapa besar manfaat dari aplikasi ini untuk masyarakat dan menjadi bahan pengambilan keputusan bagi pemerintah,” jelasnya.

Senada dengan Dan, Kepala Keasistenan Pencegahan Malaadministrasi Ombudsman Jabar, Fitri Agustin mengatakan, beberapa pihak terkait yang bisa menjadi tim monev pelayanan publik antara lain Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Bagian Organisasi.

“Ada kolaborasi antar SKPD maupun lintas instansi. Harapannya, di era digital ini, website pelayanan publik bisa lebih baik,” tuturnya.

“Kami tidak melihat dari sisi mewahnya, tapi lebih kepada kejelasan dari informasi yang diberikan SKPD kepada masyarakat. Sehingga potensi dari malaadministrasi jadi rendah,” papar Fitri.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, Pemkot Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik terutama dalam menyelesaikan semua pengaduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR!.

“Kami distribusikan ke dinas-dinas, bahkan sampai kewilayahan. Setiap pengaduan yang masuk ke LAPOR! dalam tiga hari sudah harus direspon oleh dinas terkait atau yang memberikan pelayanan publik di Kota Bandung,” ujar Yana.

Ia juga mengakui, masih banyak pelayanan yang perlu ditingkatkan, terutama pada fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang menjadi kebutuhan banyak orang.

“Di Kota Bandung, SKPD yang masih zona kuning itu ada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) mkarena memang dinamikanya sangat luar biasa,” kata Yana.

“Dinkes juga karena memang garda terdepan dalam kesehatan melalui 80 puskesmas, pasti ada hal-hal yang perlu kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Dalam diskusi ini, Diskominfo Kota Bandung ditetapkan sebagai penanggung jawab utama tim monev pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana mengaku akan memastikan agar seluruh aduan yang masuk dalam LAPOR! bisa terselesaikan dalam waktu maksimal 14 hari pasca menerima laporan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan seluruh admin LAPOR! yang ada di SKPD untuk menyelesaikan semua aduan masyarakat. 3 persen laporan yang belum tuntas tahun 2021 juga alhamdulillah sudah kami selesaikan,” kata Yayan

Ia juga memastikan akan membantu para SKPD di Kota Bandung untuk memiliki standar pelayanan yang terbaik melalui website.

“Kita harus memberikan standar pelayanan yang baik di website. Website yang bagus itu jika komunikatif, informatif, dan terigrasi. Maka, kami juga membuka pengaduan terbuka lewat PPID,” imbuhnya.

Masukan lain dari Ombudsman Jabar dalam pelayanan publik Pemkot Bandungberupa penataan dan pengelolaan aset daerah yang harus terinventarisasi dengan baik sampai pada sertifikasi. Dengan begitu, bisa meminimalisasi aduan-aduan aset di kemudian hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalsel Dan Pwi Pusat Resmi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perayaan Puncak HPN 2020

    Gubernur Kalsel Dan Pwi Pusat Resmi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perayaan Puncak HPN 2020

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Pemerintah  Provinsi Kalimantan Selatan Sepakat  Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama HPN 2020, Perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2020 yang akan dipusatkan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah menjadi pembicaraan hangat. Perjanjian kerja sama pelaksanaan HPN 2020 sudah ditandatangani pada Jumat (29/11/2019) di […]

  • Atasi Banjir, Pemkot Dan Pemkab Bandung Kolaborasi Bangun Kolam Retensi Di Tegalluar

    Atasi Banjir, Pemkot Dan Pemkab Bandung Kolaborasi Bangun Kolam Retensi Di Tegalluar

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sepakat membangun kolam retensi di Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Hal ini sebagai upaya mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di kawasan Bandung timur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi daerah dan pelayanan publik, infrastruktur serta menyelesaikan persoalan di Bandung Raya. “Alhamdulillah […]

  • Pemkot Bandung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Emmeril Khan

    Pemkot Bandung Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Emmeril Khan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung menggelar doa bersama untuk Emmeril Khan Mumtaz di Masjid Al Ukhuwab, Jumat 3 Juni 2022. Sebelumnya, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu diyakini telah meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Aare, Swiss. Doa bersama diawali kegiatan salat asar berjamaah dan dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekretaris Daerah […]

  • Aktifis PKB  Sambangi DPRD  Fraksi PKB Kota Bandung

    Aktifis PKB Sambangi DPRD Fraksi PKB Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews,id – Ngopi alias Ngobrol Pintar para aktivis PKB di Fraksi PKB Silaturahmi antara sesama aktivis pejuang DPC PKB kota Bandung berlangsung hangat dengan obrolan positif terkait perkembangan kota Bandung ke depan. Hadir Dicky Kushendar, Mochammad Nasir dan Nandang M. yang tergabung dalam komunitas aktivis PKB DPC Kota Bandung dalam acara NGOPI tersebut. jalan […]

  • Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MBInews.id, Majalengka  – Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin, menegaskan bahwa munculnya tindakan radikalisme adalah berawal dari persoalan ekonomi sosial dan ketidakadilan. Menurutnya, puncaknya sejak reformasi bergulir dengan bermunculan kelompok atau gerakan bebas baik semisal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan lain sebagainya. Dengan muculnya gerakan itu membuka ruang organisasi ekonomi sosial agama maupun […]

  • bank bjb Semakin Ekspansif Salurkan Dana PEN

    bank bjb Semakin Ekspansif Salurkan Dana PEN

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- bank bjb terus mengakselerasi penyaluran dana stimulus percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diberikan pemerintah untuk mendorong laju perekonomian di berbagai daerah. Dalam kurun waktu kurang dari 1 (satu) bulan sejak dana PEN ditempatkan, bank bjb telah menyalurkan porsi pendanaan sebesar 32% dari total leverage dana PEN sebesar Rp5 triliun atau 2 (dua) […]

expand_less